Gunung Merapi Erupsi dan Rekam Aktivitas Merapi Sebelum Meletus

0
140

Sumber Gambar: https://yogyakarta.kompas.com/

Gunung Merapi Erupsi pada Kamis (13/2) pagi ini, dengan tinggi kolom abu mencapai 2 kilometer.

Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) dalam akun twitter resminya menyatakan erupsi terjadi pada pukul 05.16 Wib. Erupsi terekam di Seismogram dengan amplitudo 75 mm dengan durasi 150 detik.

“Erupsi terekam di sismogram dengan amplitudo 75 mm dan durasi 150detik,” kicau akun BPPTKG.

Pada erupsi ini mengalami kolom abu yang teramat tinggi yaitu sekitar 2 kilometer mengarah ke Barat Laut.

“Teramat tinggi kolom erupsi ±2.000 meter. Arah angin ke Barat Laut.” Tulis akun twitter BPPTKG.

BPPTKG menetapkan status Gunung Merapi Waspada sejak tahun Mei 2018.

Sebelum terjadi letusan erupsi ini, tercatat telah terjadi letusan eksplosif sebanyak empat kali dalam rentang waktu September sampai November 2019, yang diiringi aktivitas gempa vulkanik dalam (>1,5km).

Pada pertengahan Desember 2019 sampai dengan pertengahan bulan Januari 2020, kembali terjadi peningkatan aktivitas gempa vulkanik dalam. Kemudian diikuti peningkatan aktivitas di permukaan seperti gempa Gugur atau rook -fall, yang tercatat telah terjadi lima kali. Setelah itu lah terjadi letusan  tanggal 13 Februari 2020.

Berdasarkan data observasi, BPPTKG juga menyatakan kemungkinan Gunung Merapi menunjukan kelanjutan aktivitasnya, yaitu aktivitas intrusi magma menuju permukaan. Ini merupakan fase ke tujuh dari kronologi erupsi  Gunung Merapi.

Diperkirakan erupsi masih dapat terus terjadi sebagai indikasi suplai magma dari dapur magma masih berlangsung. Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menghimbau warga tidak melakukan aktivitas dalam radius tiga kilometer dari puncak Gunung Merapi.

Dikarenakan ada ancaman bahaya letusan berupa lontaran material vulkanik dan awan panas dengan jangkauan tiga kilometer yang diperkirakan bersumber dari bongkaran material kubah lava.

Selain itu BPPTKG menghimbau masyarakat yang melakukan aktivitas di sungai-sungai yang berhulu di Merapi untuk mengantisipasi bahaya lahar, karena terjadi hujan di sekitar puncak merapi pukul 12.06 Wib, dengan total curah hujan 42 mm yang tercatat hingga 13.17 Wib.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here