Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • News
  • Pj Gubernur Keluarkan Surat Edaran untuk Perusahaan Bantu Penanganan Stunting
  • Lokal
  • News

Pj Gubernur Keluarkan Surat Edaran untuk Perusahaan Bantu Penanganan Stunting

Editor PI 04/07/2024
Pj Gubernur

Pj Gubernur Kalbar, Harisson (tengah) saat sampaikan arahan. (Dok. ADPIM Pemprov Kalbar)

PONTIANAK INFORMASI, LOKAL- Pj Gubernur Kalimantan Barat, Harisson memimpin Rapat Koordinasi Pembahasan Evaluasi Pelaksanaan Pengukuran Intervensi Serentak Pencegahan Stunting tahun 2024 bertempat di Ruang Data Analytic Room (DAR) Kantor Gubernur Kalbar, Kamis (4/7/2024).

Rapat yang dilaksanakan secara daring tersebut diikuti seluruh jajaran Dinas Kesehatan dan Puskesmas seluruh Kalbar. Bertujuan agar seluruh langkah intervensi serentak ini dapat dilaksanakan dengan baik sehingga target pemerintah bisa tercapai.

Dalam arahannya, Pj Gubernur Harisson menekankan akan pentingnya intervensi pemberian makanan bagi anak stunting dan peningkatan pengetahuan para ibu untuk mencapai penurunan stunting yang signifikan. Hal ini dikarenakan prevalensi stunting di Kalbar masih tinggi, dengan target penurunan menjadi 14 persen di tahun 2024.

“Penurunan stunting memerlukan usaha yang sungguh-sungguh, intervensi serentak nasional yang digagas Menko PMK bertujuan untuk menurunkan stunting dengan cepat, dengan target anak stunting bebas stunting dalam waktu tiga bulan,” kata Harisson.

Dirinya menambahkan bahwa intervensi di Kalbar masih rendah, dengan penimbangan serentak mencapai 80 persen namun intervensi baru 4 persen. Hal ini menjadikan Kalbar sebagai salah satu provinsi yang menjadi perhatian khusus Menko PMK, Sekretariat Wakil Presiden dan Menteri Dalam Negeri.

“Penyebab stunting umumnya adalah faktor ekonomi, ketahanan pangan, pengetahuan ibu, dan kesehatan lingkungan. Saat ini, fokus kita adalah pada peningkatan pengetahuan ibu dan intervensi langsung pemberian makanan tambahan. Untuk mengatasi stunting akibat faktor ekonomi, kami akan memberikan jatah makanan setiap hari selama tiga bulan kepada anak-anak stunting dari keluarga kurang mampu,” papar Harisson.

Sebagai langkah untuk mempercepat penurunan stunting, maka Dinas Kesehatan perlu data anak stunting yang valid, kemudian program fokus bagaimana setiap anak mendapatkan makanan pendamping asi.

Selain itu, Harisson juga mengambil langkah dengan akan membuat surat edaran kepada perusahaan pertambangan, perkebunan dan lainnya, untuk bersama-sama membantu tambahan makanan kepada masyarakat kurang mampu.

“Kita minta dinas kesehatan untuk mengecek, termasuk juga perkebunan, pertambangan dan juga bupati untuk mengecek hal ini. Jika langkah itu dilakukan, saya yakin bisa cepat penurunan stunting yang drastis,” pungkasnya.

Tags: Kalbar Kesehatan Pemprov Kalbar Pontianak

Continue Reading

Previous: Sempat Viral di FB! Warga Bodok Sanggau Dilaporkan Atas Pencemaran Nama Baik ACWI
Next: DPRD Kalbar Dorong Percepatan Serapan Anggaran Infrastruktur

Related Stories

fe7faf29-a008-4bc6-a524-f00fbd75377c
  • Lokal
  • News

Naik Dango ke-3 Dimulai, Wako Edi: Jaga dan Lestarikan Nilai Kearifan Lokal

Editor PI 21/04/2026
207d7534-45d8-453c-b458-14f0713907f7
  • Lokal
  • News

Sosialisasikan PPDB 2026, Bahasan Sebut Akan Tindak Tegas Praktik Siswa Titipan

Editor PI 21/04/2026
IMG_2277
  • News

DPRD Kalbar: Kenaikan BBM Non Subsidi Bisa Picu Kenaikan Harga Barang

Editor PI 21/04/2026

Berita Terbaru

  • Naik Dango ke-3 Dimulai, Wako Edi: Jaga dan Lestarikan Nilai Kearifan Lokal 21/04/2026
  • Sosialisasikan PPDB 2026, Bahasan Sebut Akan Tindak Tegas Praktik Siswa Titipan 21/04/2026
  • DPRD Kalbar: Kenaikan BBM Non Subsidi Bisa Picu Kenaikan Harga Barang 21/04/2026
  • Ketua DPRD Kalbar Hadiri Musrenbang RKPD 2027, Dorong Percepatan Tol Supadio–Kijing 21/04/2026
  • Pria Jambret HP Bocah di Pontianak Berhasil Ditangkap, Kenangan Foto Bersama Almarhum Ayah Hilang 21/04/2026
  • IBI di Garda Terdepan: Menguatkan Peran Bidan dalam Transformasi Kesehatan Ibu dan Anak 21/04/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

fe7faf29-a008-4bc6-a524-f00fbd75377c
  • Lokal
  • News

Naik Dango ke-3 Dimulai, Wako Edi: Jaga dan Lestarikan Nilai Kearifan Lokal

Editor PI 21/04/2026
207d7534-45d8-453c-b458-14f0713907f7
  • Lokal
  • News

Sosialisasikan PPDB 2026, Bahasan Sebut Akan Tindak Tegas Praktik Siswa Titipan

Editor PI 21/04/2026
IMG_2277
  • News

DPRD Kalbar: Kenaikan BBM Non Subsidi Bisa Picu Kenaikan Harga Barang

Editor PI 21/04/2026
IMG_2237
  • Lokal
  • News

Ketua DPRD Kalbar Hadiri Musrenbang RKPD 2027, Dorong Percepatan Tol Supadio–Kijing

Editor PI 21/04/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.