Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • News
  • Anak-Istri Ditemukan Tewas Berpelukan dalam Rumah Akibat Banjir, Pria di Sukabumi Ini Bikin Warga Geram karena Dinilai Cuek
  • Nasional
  • News

Anak-Istri Ditemukan Tewas Berpelukan dalam Rumah Akibat Banjir, Pria di Sukabumi Ini Bikin Warga Geram karena Dinilai Cuek

Editor PI 10/03/2025
Tewas Berpelukan

Suami dari anak dan istri yang tewas berpelukan karena banjir. (Istimewa)

PONTIANAKINFORMASI.CO.ID, NASIONAL – Seorang pria bernama Aang, warga Kampung Gumelar, Pelabuhanratu, Sukabumi, viral di media sosial setelah diduga mengunci istri dan anaknya di dalam rumah saat banjir bandang melanda.

Aksi Aang membuat warga geram, terutama setelah ia mengunggah video berdurasi 34 detik yang menyatakan bahwa istrinya, Santi, dan anaknya yang berusia tiga tahun, Nurul, selamat dari banjir. Padahal, tim SAR masih melakukan pencarian dan kemudian menemukan jenazah keduanya di balik reruntuhan rumah kontrakan mereka.

Kronologi Kejadian

Banjir mulai naik pada Kamis (6/3), namun Aang tetap berjualan di pasar tanpa memeriksa kondisi rumahnya. Sementara itu, Santi dan Nurul tidak bisa menyelamatkan diri karena rumah kontrakan mereka terkunci. Saat banjir menghantam, kontrakan tersebut roboh.

Kapolsek Cikakak, AKP Dudung Masduki, menyebut Aang tidak berniat berbohong dan mengira istri serta anaknya telah mengungsi ke Kampung Ciganas. Namun, pernyataan Aang yang sempat menyesatkan ini membuat tim SAR kebingungan saat melakukan pencarian.

Jenazah Santi dan Nurul akhirnya ditemukan dan dimakamkan di Kampung Ciganas, Desa Sirnarasa, Jumat (8/3) malam.

Warga Geram

Ketua RW 22 Kampung Gumelar, Reza, mengatakan Aang berkali-kali ditanya soal keberadaan keluarganya tetapi tetap bersikeras bahwa mereka sudah pulang ke kampung halaman. Warga semakin geram setelah mengetahui kebenarannya, hingga meluapkan emosi saat bertemu Aang.

Situasi yang memanas membuat pihak kepolisian mengamankan Aang untuk dimintai keterangan terkait pengakuannya yang viral di media sosial.

Tags: Banjir Nasional Peristiwa Viral

Continue Reading

Previous: Order Online Dibuka, Dapatkan GEAR ULTIMA Motor Kuat, Hebat, No Debat
Next: Ini Menu Makanan Bergizi Gratis Selama Ramadhan di Kota Pontianak

Related Stories

IMG_7903
  • Lokal
  • News

APBD Kalbar Tertekan, Gubernur Ria Norsan Minta Gaji PPPK Kembali Ditanggung APBN

Editor PI 15/06/2026
IMG_7942
  • Lokal
  • News

Heri Mustamin Soroti Aturan Belanja Pegawai 30 Persen: Daerah Bisa Kewalahan

Editor PI 15/06/2026
ade6f1c0-4cb3-4bce-ae25-74fc112a4417
  • Lokal
  • News

Empat Tambak Udang di Bengkayang dan Sambas Disegel KKP, Langgar Izin dan Gunakan Obat Ikan Ilegal

Editor PI 15/06/2026

Berita Terbaru

  • APBD Kalbar Tertekan, Gubernur Ria Norsan Minta Gaji PPPK Kembali Ditanggung APBN 15/06/2026
  • Heri Mustamin Soroti Aturan Belanja Pegawai 30 Persen: Daerah Bisa Kewalahan 15/06/2026
  • Empat Tambak Udang di Bengkayang dan Sambas Disegel KKP, Langgar Izin dan Gunakan Obat Ikan Ilegal 15/06/2026
  • Hadiri Haul Agung Raja Kubu, Wagub Krisantus: Tak Ada Lagi Istilah Asli dan Pendatang di Kalbar 15/06/2026
  • Gubernur Ria Norsan Main Bola Bareng Warga saat Gema Membangun Desa di Temajuk 15/06/2026
  • Gubernur Ria Norsan Hidupkan Lagi Gema Membangun Desa di Temajuk, Dorong Ekonomi Perbatasan 15/06/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

IMG_7903
  • Lokal
  • News

APBD Kalbar Tertekan, Gubernur Ria Norsan Minta Gaji PPPK Kembali Ditanggung APBN

Editor PI 15/06/2026
IMG_7942
  • Lokal
  • News

Heri Mustamin Soroti Aturan Belanja Pegawai 30 Persen: Daerah Bisa Kewalahan

Editor PI 15/06/2026
ade6f1c0-4cb3-4bce-ae25-74fc112a4417
  • Lokal
  • News

Empat Tambak Udang di Bengkayang dan Sambas Disegel KKP, Langgar Izin dan Gunakan Obat Ikan Ilegal

Editor PI 15/06/2026
75c101a9-b648-44e0-8264-e718f086f10d
  • Lokal
  • News

Hadiri Haul Agung Raja Kubu, Wagub Krisantus: Tak Ada Lagi Istilah Asli dan Pendatang di Kalbar

Editor PI 15/06/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.