Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • Nasional
  • Krisis Guru di Sekolah Rakyat: Lebih dari 160 Guru Mengundurkan Diri Karena Penempatan Jauh
  • Nasional

Krisis Guru di Sekolah Rakyat: Lebih dari 160 Guru Mengundurkan Diri Karena Penempatan Jauh

Tyo 30/07/2025
Krisis Guru di Sekolah Rakyat: Lebih dari 160 Guru Mengundurkan Diri Karena Penempatan Jauh

(Dok. Kemensos RI)

PONTIANAK INFORMASI, Nasional – Sebanyak lebih dari 160 guru di Sekolah Rakyat secara serentak mengundurkan diri sejak pembukaan sekolah berasrama yang diinisiasi pemerintah pada pertengahan Juli 2025. Kejadian ini menyorot perhatian publik dan menimbulkan kekhawatiran mengenai kelangsungan pembelajaran di institusi pendidikan baru yang ditujukan khusus bagi anak-anak keluarga kurang mampu.

Dilansir dari Kompas.com, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul, mengonfirmasi banyaknya guru yang memutuskan mundur dari Sekolah Rakyat. Gus Ipul mengatakan, “Kira-kira 160-an. Sebabnya apa? Karena mereka merasa penempatannya itu jauh dari domisilinya, jauh dari tempat tinggalnya,” jelasnya saat diwawancarai media pada akhir Juli 2025.

Menurut Gus Ipul, proses rekrutmen dan penempatan guru di Sekolah Rakyat memang menggunakan sistem otomatisasi, bukan dilakukan langsung oleh Kementerian Sosial. Hal inilah yang kerap menjadi alasan utama guru sulit bertahan karena lokasi ditempatkan terlalu jauh dari wilayah asal mereka.

Gus Ipul menambahkan, pemerintah tidak memaksakan para guru untuk bertahan jika memang keputusan mereka adalah mundur. “Kami menghormati keputusan mereka selama mengikuti proses seleksi dan setelah diterima memutuskan untuk mundur, kami tidak bisa memaksakan,” tegasnya.

Menteri Sosial juga menegaskan bahwa pengganti untuk posisi yang ditinggalkan sudah dipersiapkan. “Kami telah memprosesnya dan Insya Allah penggantinya sudah tersedia,” ucapnya. Ribuan guru lulusan Pendidikan Profesi Guru (PPG) yang belum mendapatkan penempatan akan diupayakan mengisi posisi kosong di Sekolah Rakyat.

Kondisi ini juga membuka diskusi baru mengenai tantangan logistik dan infrastruktur pendidikan di Indonesia, terutama terkait penyebaran tenaga pengajar ke daerah-daerah terpencil. Dalam kunjungannya ke Sekolah Rakyat, Gus Ipul sempat menyoroti bahwa fasilitas air, listrik, hingga jarak ke sekolah memang menjadi kendala yang perlu segera diatasi demi kelancaran proses belajar mengajar.

Sekolah Rakyat sendiri merupakan program pendidikan berasrama gagasan Presiden Prabowo Subianto yang telah berjalan sejak 14 Juli 2025. Saat ini terdapat lebih dari 100 sekolah dengan 9.700 siswa di berbagai jenjang dan difokuskan pada anak-anak dari keluarga tidak mampu. Kurikulum dirancang sesuai dengan kebutuhan peserta dan lingkungannya.

Tags: Guru Mengundurkan Diri Program Pemerintah Sekolah Rakyat

Continue Reading

Previous: Kabupaten Kubu Raya dan Mempawah Tetapkan Status Darurat Bencana Asap
Next: Polisi Tegaskan Kematian Diplomat Arya Daru Karena Mati Lemas, Keluarga Minta Penyidikan Terus Dilanjutkan

Related Stories

6b14877a-2b4d-4e9a-8d90-fac85e9becf3
  • Lokal
  • Nasional
  • News

Calon Manajer Kopdes Asal Singkawang Meninggal Dunia, Sempat Sesak Napas usai Belajar di Kelas

Editor PI 29/06/2026
Dua Mobil Patroli Polisi Dirusak OTK Usai Pengamanan HUT Jakarta di Bundaran HI
  • Nasional

Dua Mobil Patroli Polisi Dirusak OTK Usai Pengamanan HUT Jakarta di Bundaran HI

Editor PI 23/06/2026
LPSK Beri Perlindungan Darurat untuk Korban Penyekapan di Bandung, Komnas Perempuan Kecam Kekerasan
  • Nasional

LPSK Beri Perlindungan Darurat untuk Korban Penyekapan di Bandung, Komnas Perempuan Kecam Kekerasan

Editor PI 23/06/2026

Berita Terbaru

  • Sekda Harisson Gaungkan Gerakan Ayah Antar Anak Sekolah, Sebut Dukungan Keluarga Kunci Pendidikan 13/07/2026
  • Gubernur Ria Norsan Minta Karang Taruna Kalbar Mandiri, Jangan Bergantung pada Pemerintah 13/07/2026
  • Kriya Kalbar Diminati Hingga Mancanegara, Ketua Dekranasda Dorong Penjualan Lewat Marketplace 13/07/2026
  • Pemadaman Bergilir Dihentikan, PLN Pastikan Listrik di Kalbar Kembali Normal 13/07/2026
  • Laga Final Soeratin U-15 Kalbar Berujung Ricuh, Keributan Meluas hingga Luar Stadion 13/07/2026
  • Wako Edi Kamtono: Kehadiran Ayah di Hari Pertama Sekolah Bentuk Dukungan untuk Anak 13/07/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

67d88fdc-ed27-4035-af22-13c535396509
  • Lokal
  • News

Sekda Harisson Gaungkan Gerakan Ayah Antar Anak Sekolah, Sebut Dukungan Keluarga Kunci Pendidikan

Editor PI 13/07/2026
30c012aa-4043-4018-be1a-61128a3bf6e8
  • Lokal
  • News

Gubernur Ria Norsan Minta Karang Taruna Kalbar Mandiri, Jangan Bergantung pada Pemerintah

Editor PI 13/07/2026
96ff315d-13eb-4e61-9ee1-00257aabd283
  • Lokal
  • News

Kriya Kalbar Diminati Hingga Mancanegara, Ketua Dekranasda Dorong Penjualan Lewat Marketplace

Editor PI 13/07/2026
IMG_9754
  • Lokal
  • News

Pemadaman Bergilir Dihentikan, PLN Pastikan Listrik di Kalbar Kembali Normal

Editor PI 13/07/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.