Nova Arianto (Foto : AFC)
PONTIANAK INFORMASI, Sports – Pelatih Timnas Indonesia U-17, Nova Arianto, menyampaikan harapannya agar skuadnya dapat kedatangan lebih banyak pemain diaspora saat menjalani pemusatan latihan (TC) di Bulgaria yang dijadwalkan berlangsung dari 1 hingga 14 September 2025. Hal ini menjadi bagian penting dalam persiapan tim menjelang keikutsertaan mereka di Piala Dunia U-17 2025 di Qatar pada November mendatang.
Sebelumnya, Timnas U-17 Indonesia telah mengikuti Piala Kemerdekaan 2025 di Deli Serdang, Sumatra Utara, pada 12-18 Agustus dengan membawa hanya empat pemain diaspora yang berkarier di luar negeri, yaitu Mathew Baker, Elzar Jacob, Noha Pohan, dan Aaron Liam Suitela. Dalam turnamen tersebut, Timnas U-17 harus puas sebagai runner-up setelah kalah dari Mali di laga terakhir.
Nova Arianto menilai pemusatan latihan di Bulgaria menjadi momen krusial untuk mengevaluasi dan memperkuat komposisi tim. Dia mengungkapkan, “Pastinya sistem promosi dan degradasi akan terus berjalan. Setelah ini kita akan melakukan pemusatan latihan di Bulgaria dari tanggal 1-14 September. Direncanakan kita akan menjalani tiga kali uji coba di sana.” Ia berharap pemain diaspora yang belum sempat ikut di Piala Kemerdekaan bisa bergabung saat TC di Bulgaria.
Ia menyebut nama beberapa pemain diaspora yang diharapkan bisa hadir, seperti Lucas Lee, Nicholas Indra, dan Mike Rajasa. Nova berharap, “Saya harapkan pemain-pemain yang diaspora yang tidak bisa hadir di Piala Kemerdekaan, bisa datang ke Bulgaria… Sehingga, sekali lagi, saya bisa melihat komposisi tim ini sudah kuat atau tidak.”
Selain itu, Nova juga menegaskan bahwa pemusatan latihan ini merupakan bagian dari persiapan panjang yang juga meliputi pemusatan latihan di Yogyakarta dan Dubai sebelum akhirnya bertolak ke Qatar. Ia ingin memastikan seluruh proses tersebut membuat tim menjadi lebih solid untuk menghadapi Piala Dunia U-17.
Menurut Nova, pendekatan ini penting karena kompetisi di Piala Dunia U-17 mendatang akan sangat menantang, dengan Indonesia tergabung di Grup H bersama Brasil, Zambia, dan Honduras. Evaluasi dan seleksi ketat dalam TC di Bulgaria diyakini akan membantu menemukan kombinasi pemain terbaik.
