Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • Nasional
  • Tragedi Timothy Anugrah Saputra: Korban Bullying di Universitas Udayana yang Mengakhiri Hidupnya
  • Nasional

Tragedi Timothy Anugrah Saputra: Korban Bullying di Universitas Udayana yang Mengakhiri Hidupnya

Tyo 18/10/2025
Tragedi Timothy Anugrah Saputra: Korban Bullying di Universitas Udayana yang Mengakhiri Hidupnya

Timothy Anugrah Saputra: Korban Bullying di Universitas Udayana (Foto: Instagram)

PONTIANAK INFORMASI, Nasional – Timothy Anugrah Saputra, mahasiswa Universitas Udayana, meninggal dunia setelah terjun dari lantai dua Gedung FISIP Kampus Sudirman pada Rabu, 15 Oktober 2025. Peristiwa tragis itu diduga kuat dipicu oleh tindakan bullying yang dialaminya dari sesama mahasiswa. Berdasarkan keterangan pihak rumah sakit, Timothy mengalami luka serius akibat jatuh dari lantai dua.​

Menurut kronologi yang tersebar di media sosial, Timothy menjadi korban bullying yang dilancarkan oleh rekan-rekannya di kampus. Salah satu ulah para mahasiswa yang meledek kematian Timothy bahkan terekam dalam bentuk video dan menuai kecaman luas. Profesor Zubairi Djoerban mengutuk keras sikap mahasiswa yang menertawakan kematian Timothy. Dalam cuitannya, ia menyatakan, “Seolah kematian belum cukup untuk membuat mereka berhenti menghakimi Timothy,” menurut posting-an di Instagram.​

Menanggapi kejadian ini, Universitas Udayana telah memberikan sanksi kepada enam mahasiswa yang terlibat dalam bullying terhadap Timothy. Sanksi tersebut berupa pengurangan nilai softskill, video permintaan maaf, serta surat pernyataan meminta maaf secara resmi. Diharapkan hal ini dapat mendorong pelaku untuk introspeksi dan tidak mengulangi perilaku tersebut di masa depan.​

Kasus ini menjadi sorotan publik, tidak hanya karena hilangnya nyawa seorang mahasiswa, tetapi juga mengenai pentingnya empati dan penanganan serius terhadap perundungan di lingkungan kampus. Beberapa warganet mengusulkan agar pelaku bullying diberi sanksi tegas, mulai dari dikeluarkan dari kampus hingga blacklist di dunia kerja dan pendidikan.​

Pihak kampus juga melakukan penyelidikan internal terhadap kejadian ini untuk menguak fakta dan memberikan perlindungan bagi mahasiswa lainnya agar tidak mengalami nasib serupa. Institusi pendidikan diharapkan memberikan ruang aman dan mendukung kesejahteraan mental para mahasiswa.​

Ibadah kremasi Timothy Anugrah Saputra dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 17 Oktober 2025, di Krematorium MPUK Mumbul. Meninggalnya Timothy meninggalkan duka mendalam sekaligus mengingatkan akan bahaya bullying dan pentingnya sikap kepedulian di lingkungan akademik.​

Tragedi ini mengawali diskursus penting tentang nir empati dan perlunya peraturan lebih tegas dalam menangani kasus perundungan, demi meminimalisir korban serupa yang kehilangan harapan dan nyawa mereka di masa mendatang.

Tags: Kasus Bullying Korban Bullying Timothy Anugrah Saputra Universitas Udayana

Continue Reading

Previous: Temuan Paparan Radioaktif Cesium-137 di Kawasan Industri Cikande Banten
Next: Korea Selatan Melarang Warganya Bepergian ke Kamboja Karena Maraknya Penipuan dan Kekerasan

Related Stories

Dua Mobil Patroli Polisi Dirusak OTK Usai Pengamanan HUT Jakarta di Bundaran HI
  • Nasional

Dua Mobil Patroli Polisi Dirusak OTK Usai Pengamanan HUT Jakarta di Bundaran HI

Editor PI 23/06/2026
LPSK Beri Perlindungan Darurat untuk Korban Penyekapan di Bandung, Komnas Perempuan Kecam Kekerasan
  • Nasional

LPSK Beri Perlindungan Darurat untuk Korban Penyekapan di Bandung, Komnas Perempuan Kecam Kekerasan

Editor PI 23/06/2026
Dedi Mulyadi
  • Nasional

Dedi Mulyadi Respons Penangkapan Taufik Hidayat: Harus Dihukum Setimpal

Editor PI 23/06/2026

Berita Terbaru

  • Warga Ketapang Masih Sulit Dapat LPG 3 Kg Dipangkalan, Terpaksa Beli Dipengecer Tembus Rp45 Ribu 24/06/2026
  • Kejagung Sita Lamborghini hingga Aset Milik Aseng dalam Kasus IUP Tambang di Kalbar 24/06/2026
  • Prabowo Hadiri Penutupan Munas-Konbes NU 2026 di Bangkalan 24/06/2026
  • Istana Minta Publik Tunggu Persidangan soal 41 Nama di Kasus Korupsi MBG 24/06/2026
  • Dua Mobil Patroli Polisi Dirusak OTK Usai Pengamanan HUT Jakarta di Bundaran HI 23/06/2026
  • LPSK Beri Perlindungan Darurat untuk Korban Penyekapan di Bandung, Komnas Perempuan Kecam Kekerasan 23/06/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

IMG_8551
  • Lokal
  • News

Warga Ketapang Masih Sulit Dapat LPG 3 Kg Dipangkalan, Terpaksa Beli Dipengecer Tembus Rp45 Ribu

Editor PI 24/06/2026
IMG_8681
  • Lokal
  • News

Kejagung Sita Lamborghini hingga Aset Milik Aseng dalam Kasus IUP Tambang di Kalbar

Editor PI 24/06/2026
Prabowo Sindir Keras Kritikus Pintar MBG: Lihatlah Anak-Anak yang Menanti!
  • Politik

Prabowo Hadiri Penutupan Munas-Konbes NU 2026 di Bangkalan

Editor PI 24/06/2026
Kejagung Dalami Dugaan Korupsi Pengadaan CCTV di Badan Gizi Nasional
  • Politik

Istana Minta Publik Tunggu Persidangan soal 41 Nama di Kasus Korupsi MBG

Editor PI 24/06/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.