PONTIANAK INFORMASI – Hujan deras yang mengguyur Kota Pontianak tak menyurutkan semangat peserta Pawai Budaya Naik Dango ke-3. Ratusan peserta tetap antusias mengikuti arak-arakan dari Rumah Betang hingga finis di Rumah Radakng, Senin (20/4/26)
Kegiatan Naik Dango ke-3 yang digelar Dewan Adat Dayak (DAD) Kota Pontianak ini dijadwalkan berlangsung selama lima hari, mulai 21 hingga 25 April 2026.
““Selama lima hari, kami menghadirkan berbagai stand, mulai dari kuliner, pameran, hingga stand asongan. Selain itu, panggung utama juga akan dimeriahkan oleh penampilan artis-artis Dayak,” ujar Yohanes Nenes, selaku Ketua DAD Kota Pontianak.
Yohanes menjelaskan, naik dango berbeda dengan pekan gawai dayak. Ia mengatakan Pekan Gawai Dayak lebih berfokus pada seni budaya sementara naik dango lebih menonjolkan unsur adat.
“Naik Dango ini sekitar 60 persen berisi adat budaya dan 40 persen seni budaya. Jadi memang lebih sarat dengan nilai-nilai adat,” jelasnya.
Untuk karnaval budaya sendiri, tercatat sebanyak 38 kelompok ambil bagian, berasal dari berbagai etnis, termasuk perwakilan DAD dari enam kecamatan. Total peserta diperkirakan mencapai sekitar 900 orang. Menariknya, kegiatan ini juga diikuti tamu dari Sarawak, Malaysia.
“Selain karnaval, Naik Dango ke-3 juga diramaikan dengan berbagai perlombaan,” katanya.
Terkait kenyamanan pengunjung, panitia mengaku sudah menyiapkan sejumlah langkah antisipasi, terutama dalam hal kebersihan dan pengaturan parkir. Hal ini dilakukan mengingat tingginya aktivitas masyarakat di sekitar lokasi acara.
“Selama kegiatan naik dango berlangung kami dari panitia sudah mengantisipasi segala kemungkinan yang terjadi termasuk kebersihana terutama parkir karena berkaitan dengan maysrakat oengguna jalan,” tukasnya.
