PONTIANAK INFORMASI – Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, meminta Perumda Tirta Khatulistiwa terus meningkatkan kualitas pelayanan air bersih kepada masyarakat di usia ke-51 tahun.
Hal itu disampaikan Edi usai apel peringatan HUT Perumda Tirta Khatulistiwa di Pontianak, Senin (18/5).
Menurutnya, meski cakupan pelayanan air bersih sudah mencapai 90,54 persen dengan kapasitas terpasang sebesar 2.358 liter per detik, kualitas layanan tetap harus ditingkatkan secara profesional dan berorientasi pada kepuasan pelanggan.
“Saya menekankan di usia ke-51 ini agar PDAM terus bekerja meningkatkan kualitas pelayanan secara profesional, menjadikan pelanggan atau masyarakat sebagai model dalam memberikan kepuasan terhadap layanan air bersih,” ujarnya.
Edi mengatakan, tantangan pelayanan air bersih di Kota Pontianak tidak hanya berkaitan dengan jaringan distribusi, tetapi juga dipengaruhi kondisi air baku, termasuk ancaman intrusi air laut ke Sungai Kapuas.
Menurutnya, kondisi tersebut dapat berdampak pada kualitas air yang diterima masyarakat sehingga diperlukan pengelolaan yang profesional dan disiplin.
“Pengaruh air baku tidak bisa dipungkiri. Kondisi intrusi air laut juga akan berpengaruh terhadap kualitas air,” katanya.
Selain itu, Edi juga menyoroti tingginya angka kebocoran air atau non revenue water (NRW) yang saat ini berada di angka 28,77 persen. Ia meminta agar angka tersebut dapat ditekan hingga di bawah 28 persen.
“Kebocoran itu disebabkan jaringan distribusi yang sebagian sudah tua dan rusak. Itu harus diganti,” tegasnya.
Ia turut mendorong pengembangan layanan berbasis digital, mulai dari pengelolaan data pelanggan, pembayaran, hingga sistem pengaduan masyarakat agar pelayanan lebih cepat dan responsif.
Sementara itu, Direktur Utama Perumda Tirta Khatulistiwa, Abdullah, mengatakan pihaknya terus berupaya memenuhi target pelayanan yang telah ditetapkan.
Salah satunya melalui pengoperasian Instalasi Pengolahan Air Nipah Kuning berkapasitas 300 liter per detik yang kini membuat total kapasitas produksi mencapai 2.358 liter per detik.
“Dengan selesainya dan beroperasinya instalasi Nipah Kuning 300 liter per detik, sekarang total kapasitas kami menjadi 2.358 liter per detik,” ujarnya.
Dalam rangka HUT ke-51, Perumda Tirta Khatulistiwa juga memberikan diskon 51 persen biaya sambung kembali bagi pelanggan pasif yang ingin mengaktifkan kembali layanan air bersih.
Program tersebut berlaku untuk pelanggan rumah tangga golongan 2A1, 2A2, dan 2A3 mulai 18 Mei hingga 31 Juli 2026.
