PONTIANAK INFORMASI – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2026 PT Asuransi Bangun Askrida di Hotel The Tavia Heritage, Jakarta Pusat, Selasa (30/6).
Kehadiran Norsan dalam rapat tersebut sebagai representasi Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat yang menjadi salah satu pemegang saham perusahaan asuransi milik pemerintah daerah itu.
RUPST digelar untuk mengevaluasi kinerja perseroan selama tahun buku 2025, sekaligus membahas strategi pengembangan perusahaan, laporan direksi, hingga evaluasi terhadap jajaran direksi dan dewan komisaris.
Usai rapat, Norsan menegaskan dukungan Pemprov Kalbar terhadap upaya penguatan PT Asuransi Bangun Askrida agar terus tumbuh secara sehat, profesional, dan memberikan manfaat bagi masyarakat maupun pemerintah daerah.
“Kita dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat sangat mendukung apa yang dilakukan oleh pengurus PT Askrida saat ini,” kata Norsan.
Menurutnya, RUPS tidak hanya menjadi forum pertanggungjawaban manajemen kepada para pemegang saham, tetapi juga menjadi momentum untuk memastikan perusahaan menerapkan tata kelola yang baik atau *Good Corporate Governance* (GCG).
Ia juga mengapresiasi berbagai langkah yang telah dilakukan direksi dan dewan komisaris dalam mengembangkan perusahaan. Menurut Norsan, perusahaan asuransi milik daerah memiliki peran strategis dalam memberikan perlindungan terhadap masyarakat maupun aset-aset pemerintah.
Karena itu, ia berharap PT Askrida terus berinovasi menghadirkan produk asuransi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan perkembangan dunia usaha.
Selain inovasi, Norsan juga mendorong terjalinnya sinergi antara PT Askrida dengan organisasi perangkat daerah (OPD) serta badan usaha milik daerah (BUMD) di Kalimantan Barat.
“Kolaborasi ini strategis untuk memperluas layanan asuransi, khususnya dalam mendukung perlindungan aset daerah dan program prioritas pembangunan,” ujarnya.
PT Asuransi Bangun Askrida merupakan perusahaan asuransi umum nasional yang sahamnya dimiliki oleh pemerintah daerah, dana pensiun, serta bank pembangunan daerah (BPD). Perusahaan ini menyediakan berbagai layanan asuransi, mulai dari kendaraan bermotor, kebakaran, rekayasa (*engineering*), kecelakaan diri, kesehatan, hingga perlindungan aset pemerintah.
