Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • News
  • Sekda Kalbar Minta Bapenda Berani Pasang Target PAD Lebih Tinggi
  • Lokal
  • News

Sekda Kalbar Minta Bapenda Berani Pasang Target PAD Lebih Tinggi

Editor PI 20/07/2026
93a07752-cbe5-45c0-8e8b-b0a793f78a47

PONTIANAK INFORMASI – Sekretaris Daerah Kalimantan Barat Harisson meminta Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) kabupaten/kota tidak hanya berfokus memenuhi target Pendapatan Asli Daerah (PAD), tetapi berani menetapkan target yang lebih tinggi dengan menggali seluruh potensi penerimaan yang ada.

Hal itu disampaikan Harisson saat memberikan materi bertajuk Strategi Penggalian Potensi dan Optimalisasi Penagihan Pajak Daerah kepada jajaran Bapenda kabupaten/kota se-Kalimantan Barat di Kantor Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kalbar, Senin (20/7).

Menurut Harisson, target PAD yang terlalu rendah memang lebih mudah dicapai. Namun, kondisi tersebut tidak akan mendorong pemerintah daerah bekerja maksimal dalam meningkatkan kemampuan fiskal.

“Kalau target kita terlalu rendah, kemudian realisasinya sedikit di atas target, memang terlihat bagus di atas kertas. Tetapi yang kita inginkan bukan itu. Kita ingin target yang tinggi sehingga seluruh jajaran benar-benar bekerja keras untuk mencapainya,” kata Harisson.

Ia menegaskan, kemampuan fiskal daerah menjadi faktor penting dalam menentukan besarnya pembangunan dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“APBD pada dasarnya harus digunakan sebesar-besarnya untuk menyejahterakan masyarakat. Karena itu daerah harus memiliki kemampuan fiskal yang kuat,” ujarnya.

Harisson mengakui pemerintah daerah saat ini menghadapi tantangan berupa tingginya belanja pegawai yang mengurangi ruang fiskal. Karena itu, menurutnya, daerah tidak bisa terus bergantung pada dana transfer dari pemerintah pusat.

“Daerah harus mampu memperkuat sumber pendapatannya sendiri melalui optimalisasi PAD,” katanya.

Ia juga mengajak aparatur pemerintah mengubah pola pikir birokrasi menjadi lebih inovatif dalam mencari sumber-sumber pendapatan yang sah.

Menurut Harisson, peningkatan PAD bukan berarti membebani masyarakat dengan pungutan baru, melainkan mengoptimalkan potensi yang selama ini belum tergarap.

“Yang kita lakukan bukan menambah beban masyarakat, tetapi memperbaiki sistem, memperkuat pengawasan, dan memastikan seluruh objek pajak yang seharusnya membayar benar-benar memenuhi kewajibannya,” ujarnya.

Harisson mencontohkan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) sebagai dua sektor yang masih memiliki potensi besar untuk meningkatkan pendapatan daerah.

Ia juga menilai pengawasan terhadap distribusi BBM bersubsidi perlu diperkuat agar penggunaannya tepat sasaran.

“Kalau subsidi benar-benar dinikmati masyarakat yang berhak, penggunaan BBM non-subsidi akan meningkat. Dampaknya penerimaan pajak daerah juga ikut naik,” katanya.

Di akhir arahannya, Harisson meminta seluruh kepala Bapenda kabupaten/kota menjadi motor penggerak peningkatan PAD di daerah masing-masing.

“Saya berharap Bapenda tidak hanya bekerja secara administratif, tetapi hadir dengan ide, inovasi, analisis, dan strategi agar potensi pajak yang ada benar-benar dapat dioptimalkan,” tutupnya.

Tags: PAD Pemprov Kalbar Sekda Kalbar

Continue Reading

Previous: Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Ribuan Warga Bersorak Saat Nobar di Jalan Rahadi Oesman Pontianak
Next: Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Ria Norsan Ajak Atlet Kalbar Tiru Semangat La Furia Roja

Related Stories

03efa603-3573-4d3a-af91-959e46cea553
  • Lokal
  • News

Dongkrak Penghasilan Nelayan, Pemkot Pontianak Salurkan Bantuan Genset hingga Alat Tangkap

Editor PI 21/07/2026
IMG_1753
  • Lokal
  • News

Musim Kemarau, Dinkes Pontianak Perketat Pemantauan Jentik Nyamuk untuk Cegah DBD

Editor PI 21/07/2026
IMG_1747
  • Lokal
  • News

Warga Lapor 110, Polisi Bubarkan Pesta Miras di Gang Nurul Huda Kubu Raya

Editor PI 21/07/2026

Berita Terbaru

  • Dongkrak Penghasilan Nelayan, Pemkot Pontianak Salurkan Bantuan Genset hingga Alat Tangkap 21/07/2026
  • Musim Kemarau, Dinkes Pontianak Perketat Pemantauan Jentik Nyamuk untuk Cegah DBD 21/07/2026
  • Warga Lapor 110, Polisi Bubarkan Pesta Miras di Gang Nurul Huda Kubu Raya 21/07/2026
  • Musim Kemarau, Dinkes Pontianak Wanti-wanti ISPA, DBD hingga Heatstroke 21/07/2026
  • Sempat Tak Direstui Ortu Jadi Barista, Nova Asal Ngabang Kini Juara IBRC 21/07/2026
  • LPK Starboard Pontianak Tawarkan Kerja ke Jepang Lewat Jalur Resmi, Fokus Latih Hospitality dan Caregiver 21/07/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

03efa603-3573-4d3a-af91-959e46cea553
  • Lokal
  • News

Dongkrak Penghasilan Nelayan, Pemkot Pontianak Salurkan Bantuan Genset hingga Alat Tangkap

Editor PI 21/07/2026
IMG_1753
  • Lokal
  • News

Musim Kemarau, Dinkes Pontianak Perketat Pemantauan Jentik Nyamuk untuk Cegah DBD

Editor PI 21/07/2026
IMG_1747
  • Lokal
  • News

Warga Lapor 110, Polisi Bubarkan Pesta Miras di Gang Nurul Huda Kubu Raya

Editor PI 21/07/2026
IMG_1572
  • Lokal
  • News

Musim Kemarau, Dinkes Pontianak Wanti-wanti ISPA, DBD hingga Heatstroke

Editor PI 21/07/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.