Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • News
  • Gubernur Ria Norsan Apresiasi Sinergi Penanganan Karhutla, Hotspot Kalbar Turun dari 2.000 Jadi 100 Titik
  • Lokal
  • News

Gubernur Ria Norsan Apresiasi Sinergi Penanganan Karhutla, Hotspot Kalbar Turun dari 2.000 Jadi 100 Titik

Editor PI 05/09/2026
03198a93-5c9e-4abb-9832-8c7dd29c1000

PONTIANAK INFORMASI – Upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat mulai menunjukkan hasil. Gubernur Kalbar Ria Norsan menyebut jumlah titik panas atau hotspot yang sebelumnya mencapai lebih dari 2.000 titik kini turun menjadi sekitar 100 titik.

Penurunan tersebut, menurut Ria Norsan, tak lepas dari sinergi lintas sektor dalam penanganan karhutla. Pemerintah daerah bersama TNI-Polri, Manggala Agni, BPBD, masyarakat peduli api hingga dukungan pemerintah pusat terus melakukan pemadaman dan pemantauan di sejumlah wilayah.

Hal tersebut disampaikan Ria Norsan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Karhutla bersama Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni dan Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto di Lanud Supadio, Pontianak, Jumat (4/9/2026).

“Kami bersama Forkopimda dan seluruh masyarakat peduli api, Manggala Agni, TNI-Polri sudah berupaya semaksimal mungkin untuk memadamkan karhutla di Kalbar,” ujar Ria Norsan.

Ia mengatakan dukungan pemerintah pusat, terutama melalui pengerahan personel dan peralatan, turut memperkuat penanganan karhutla di berbagai wilayah Kalbar.

“Alhamdulillah, titik api itu menurun dari sebelumnya yang sempat 2.000 lebih, sekarang tinggal 100 titik,” tambahnya.

Meski hotspot menurun signifikan, Ria Norsan meminta seluruh pihak tidak lengah. Pemantauan dan pemadaman tetap harus dilakukan hingga kondisi benar-benar aman.

“Kita tidak boleh lengah. Walaupun titik api sudah menurun, pemantauan dan pemadaman tetap kita lakukan sampai kondisi benar-benar aman,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto menyebut luas lahan yang terbakar di Kalimantan Barat sejak awal penanganan karhutla hingga saat ini mencapai 38.310 hektare.

Ia mengingatkan bahwa data hotspot yang terdeteksi melalui satelit maupun pemantauan BMKG masih perlu diverifikasi di lapangan. Tidak seluruh hotspot merupakan titik kebakaran.

“Dari 166 hotspot, setelah dicek lewat patroli dan visual secara nyata di lapangan, yang benar-benar fire spot hanya 61 titik dengan luas sekitar 802,17 hektare,” ujar Suharyanto.

Ria Norsan kembali mengapresiasi seluruh personel dan masyarakat yang terlibat dalam penanganan karhutla. Ia menilai penurunan titik panas merupakan hasil kerja bersama yang harus terus dipertahankan.

“Terima kasih kepada seluruh personel yang sudah bekerja di lapangan, baik TNI-Polri, Manggala Agni, BPBD, relawan maupun masyarakat. Ini adalah kerja bersama kita,” katanya.

Pemprov Kalbar bersama seluruh unsur terkait memastikan penanganan dan pemantauan karhutla terus dilanjutkan untuk mencegah titik api kembali meluas.

Tags: Gubenur Ria Norsan Kabut Asap Akibat Karhutla Karhutla di Kalbar Pemprov Kalbar

Continue Reading

Previous: Hadapi Karhutla Kalbar, Pemerintah Maksimalkan OMC hingga Water Bombing
Next: Perintah Presiden Prabowo, Menhut Raja Juli Bekukan Izin 5 Korporasi Terkait Karhutla di Kalbar

Related Stories

cf0adce3-c775-4e4c-be10-ee105c80d0cc
  • Lokal
  • News

Kasus ISPA di Pontianak Tembus 300 Per Hari, Dinas Kesehatan Siapkan Oksigen Gratis untuk Warga

Editor PI 05/09/2026
f46167e2-f5cd-4db8-83ee-eba2dfe99eba
  • Lokal
  • News

Pastikan Aman Dikonsumsi Warga, Wako Edi Minum Air Tawar di Booster Imam Bonjol

Editor PI 05/09/2026
Screenshot
  • Lokal
  • News

Perintah Presiden Prabowo, Menhut Raja Juli Bekukan Izin 5 Korporasi Terkait Karhutla di Kalbar

Editor PI 05/09/2026

Berita Terbaru

  • Kasus ISPA di Pontianak Tembus 300 Per Hari, Dinas Kesehatan Siapkan Oksigen Gratis untuk Warga 05/09/2026
  • Pastikan Aman Dikonsumsi Warga, Wako Edi Minum Air Tawar di Booster Imam Bonjol 05/09/2026
  • Perintah Presiden Prabowo, Menhut Raja Juli Bekukan Izin 5 Korporasi Terkait Karhutla di Kalbar 05/09/2026
  • Gubernur Ria Norsan Apresiasi Sinergi Penanganan Karhutla, Hotspot Kalbar Turun dari 2.000 Jadi 100 Titik 05/09/2026
  • Hadapi Karhutla Kalbar, Pemerintah Maksimalkan OMC hingga Water Bombing 05/09/2026
  • Muhammadiyah Kalbar Hadirkan Rumah Oksigen, Sediakan Layanan Pertolongan Pertama bagi Warga Terdampak Kabut Asap 05/09/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

cf0adce3-c775-4e4c-be10-ee105c80d0cc
  • Lokal
  • News

Kasus ISPA di Pontianak Tembus 300 Per Hari, Dinas Kesehatan Siapkan Oksigen Gratis untuk Warga

Editor PI 05/09/2026
f46167e2-f5cd-4db8-83ee-eba2dfe99eba
  • Lokal
  • News

Pastikan Aman Dikonsumsi Warga, Wako Edi Minum Air Tawar di Booster Imam Bonjol

Editor PI 05/09/2026
Screenshot
  • Lokal
  • News

Perintah Presiden Prabowo, Menhut Raja Juli Bekukan Izin 5 Korporasi Terkait Karhutla di Kalbar

Editor PI 05/09/2026
03198a93-5c9e-4abb-9832-8c7dd29c1000
  • Lokal
  • News

Gubernur Ria Norsan Apresiasi Sinergi Penanganan Karhutla, Hotspot Kalbar Turun dari 2.000 Jadi 100 Titik

Editor PI 05/09/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.