PONTIANAK INFORMASI – Beragam jajanan hadir dalam Festival Kuliner Merdeka 2026 yang digelar di Ayani Megamal Pontianak, Selasa (19/8/2026). Salah satu yang menarik perhatian pengunjung yakni es pisang ungu dari Cemilan Teteh yang disebut laris hingga habis diserbu pelanggan sejak pagi.
Cemilan Teteh menawarkan dua varian es pisang, yakni es pisang hijau dan es pisang ungu. Keduanya disajikan dengan sejumlah bahan pelengkap seperti mutiara, santan, dan susu kental manis.
Perbedaan kedua varian tersebut terletak pada bagian luar pisang. Es pisang hijau menggunakan adonan tepung yang diberi warna dari pandan, sedangkan varian ungu menggunakan ubi ungu.
“Yang membedakan itu hanya kulit luarnya saja. Kalau kulit luarnya, pisang ungu itu dia menggunakan ubi ungu. Kalau yang pisang hijau ini dia dari tepung yang dikasih warna dari pandan,” ujarnya.
Menurut penjual Cemilan Teteh, varian es pisang ungu sebenarnya sudah ada dan dijual di luar Pontianak. Namun, varian tersebut belum banyak ditemukan di Pontianak sehingga mereka mencoba menghadirkannya sebagai pilihan baru bagi pengunjung festival.
“Di sini kan di Pontianak belum ada. Inovasi sendiri istilahnya berbagai macam ya. Kita coba,” katanya.

Kehadiran varian tersebut mendapat respons positif dari pengunjung. Penjual menyebut es pisang ungu telah ramai diminati sejak pagi hingga stoknya habis.
“Pagi sudah ramai,” ujarnya.
Meski varian ungu menjadi perhatian, es pisang hijau juga tetap diminati. Menurut penjual, anak muda cenderung lebih memilih varian hijau, sementara varian ungu juga diminati pengunjung yang lebih tua.
Cemilan Teteh telah menjalankan usaha tersebut selama sekitar delapan tahun. Selama ini, penjualan lebih banyak dilakukan secara daring. Mereka juga berjualan secara langsung di depan Mega Mall pada hari Minggu saat Car Free Day (CFD).
Es pisang ungu menjadi salah satu jajanan unik yang hadir dalam Festival Kuliner Merdeka 2026. Kehadirannya turut menarik rasa penasaran pengunjung, terlihat dari stok yang telah diserbu sejak pagi hingga habis.
