Yamaha Aerox-e
Yamaha Aerox-e resmi dipasarkan di India dengan harga 2,82 lakh rupee atau sekitar Rp52 juta. Harga tersebut lebih rendah dibandingkan perkiraan sebelumnya yang mencapai 2,90 lakh rupee atau sekitar Rp55 juta.
Skutik listrik tersebut sebelumnya diperkenalkan Yamaha pada akhir 2025 dan menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam memperluas jajaran kendaraan listrik di pasar global. Meski berstatus sebagai produk global, Yamaha Aerox-e hingga kini belum dipasarkan secara resmi di Indonesia.
Dilansir dari Gaadiwaadi, Aerox-e mempertahankan karakter desain agresif yang menjadi ciri khas keluarga Aerox. Konsep X-center tetap terlihat pada bagian bodi, sementara desain lampu depan yang tajam mempertahankan kesan sporty meski sistem penggeraknya telah beralih dari mesin bensin ke motor listrik.
Perbedaan paling mudah dikenali terdapat pada sistem penggerak serta penggunaan sejumlah aksen berwarna biru muda yang menjadi identitas kendaraan listrik Yamaha. Emblem bertuliskan āeā juga disematkan pada bodi sebagai pembeda dari Aerox bermesin konvensional.
Tenaga 9,5 kW dan Torsi 48 Nm
Untuk sektor penggerak, Yamaha Aerox-e menggunakan motor listrik yang mampu menghasilkan tenaga maksimum 9,5 kW dengan torsi mencapai 48 Nm.
Tenaga tersebut bersumber dari baterai lithium-ion berkapasitas 3 kWh dengan konfigurasi ganda. Dalam kondisi baterai penuh, Yamaha mengklaim Aerox-e mampu menempuh jarak hingga 117 kilometer.
Pengendara dapat memilih tiga mode berkendara, yakni Eco, Standard, dan Power. Ketiganya memungkinkan karakter penyaluran tenaga disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi perjalanan.
Selain itu, tersedia Boost Mode yang dapat digunakan ketika pengendara membutuhkan tambahan tenaga untuk menghasilkan akselerasi lebih cepat.
Fitur lain yang cukup menarik adalah mode mundur. Fitur tersebut dapat membantu pengendara ketika harus memindahkan atau memarkir motor di ruang yang terbatas, terutama mengingat bobot kendaraan listrik umumnya cukup besar akibat penggunaan baterai.
Terhubung ke Smartphone
Yamaha juga membekali Aerox-e dengan sejumlah teknologi pintar. Sistem Y-Connect memungkinkan motor terhubung dengan smartphone melalui Bluetooth.
Melalui konektivitas tersebut, pengguna dapat memantau berbagai informasi dan kondisi kendaraan secara real-time melalui perangkat seluler.
Dari sisi kelengkapan, Aerox-e menggunakan sistem pencahayaan full LED serta panel instrumen TFT full-colour yang menampilkan berbagai informasi berkendara.
Fitur pendukung lainnya meliputi soket pengisian perangkat, sistem smart keyless, serta antilock braking system (ABS) untuk membantu menjaga keamanan ketika melakukan pengereman.
Peluang Masuk Indonesia
Meski untuk saat ini baru dipasarkan di India, Yamaha Aerox-e memiliki status sebagai produk global. Kondisi tersebut membuat peluang kehadirannya di negara lain, termasuk Indonesia, tetap terbuka.
Namun, hingga kini belum ada informasi resmi mengenai rencana Yamaha Indonesia untuk memasarkan Aerox-e, termasuk waktu peluncuran maupun harga jualnya apabila nantinya masuk ke pasar Tanah Air.
Kehadiran Aerox-e di India menjadi salah satu langkah Yamaha dalam membawa karakter skuter sport Aerox menuju era elektrifikasi. Yamaha berupaya mempertahankan desain agresif yang menjadi identitas model tersebut, sekaligus menyematkan teknologi motor listrik dan berbagai fitur pintar untuk kebutuhan mobilitas masa kini.
Jika nantinya masuk Indonesia, Aerox-e berpotensi menjadi salah satu pilihan baru di segmen skutik listrik dengan karakter sporty. Namun, keputusan Yamaha untuk membawanya ke pasar Tanah Air tentunya akan bergantung pada strategi produk, kesiapan ekosistem kendaraan listrik, serta respons konsumen Indonesia.
