PONTIANAK INFORMASI – Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyaksikan langsung final Polytron Pontianak International Challenge 2026 di GOR Terpadu Ahmad Yani, Pontianak, Minggu (30/8/2026).
Edi mengapresiasi penyelenggaraan turnamen bulu tangkis internasional tersebut yang berlangsung lancar dengan antusiasme penonton yang tinggi.
“Alhamdulillah berjalan lancar. GOR Terpadu Ahmad Yani, Pontianak ini kedap sekali dan aman dari BWF untuk penyelenggaraan bulu tangkis internasional. Antusiasme penonton juga sangat tinggi,” kata Edi.
Menurutnya, keberhasilan menjadi tuan rumah turnamen internasional menjadi momentum bagi Pontianak untuk semakin dikenal sebagai kota yang mampu menggelar berbagai event berskala besar.
Edi mengatakan, setelah International Challenge, Pontianak akan kembali menjadi tuan rumah Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 1–6 September 2026.
Ia berharap kabut asap yang melanda Kalimantan Barat tidak mengganggu pelaksanaan turnamen tersebut.
“Mudah-mudahan kabut asap tidak menghalangi kegiatan olahraga yang sudah berjalan dan sudah dijadwalkan,” ujarnya.
Edi juga menilai kehadiran turnamen internasional di Pontianak dapat menjadi motivasi bagi atlet-atlet muda Kalimantan Barat. Menurutnya, banyak klub dan pemain berbakat di Pontianak yang membutuhkan kesempatan untuk melihat langsung persaingan atlet di level internasional.
“Gelaran ini akan menjadi motivasi tersendiri bagi atlet bulu tangkis, tidak hanya di Kota Pontianak tetapi di Kalbar,” ungkapnya.
Selain olahraga, Edi berharap event internasional dapat memberikan dampak positif bagi kota, sekaligus memperkenalkan Pontianak kepada atlet, ofisial, dan tamu dari berbagai daerah maupun negara.
Ia memastikan Pemkot Pontianak akan terus menjaga kondusivitas serta memberikan pelayanan terbaik selama berbagai event digelar di kota tersebut.
“Kita terus menjaga kondusifitas dan memberikan pelayanan yang terbaik dengan pelayanan khas Kota Pontianak, yakni humanis,” pungkasnya.
