Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • News
  • Kehilangan Momentum, Rehan/Melati Gagal Tembus Final Indonesia Masters di Pontianak
  • Lokal
  • News
  • Sports

Kehilangan Momentum, Rehan/Melati Gagal Tembus Final Indonesia Masters di Pontianak

Editor PI 05/09/2026
IMG_8390

PONTIANAK INFORMASI – Langkah ganda campuran Indonesia Rehan Naufal Kusharjanto/Melati Daeva Oktavianti harus terhenti di babak semifinal Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026.

Tampil di hadapan publik GOR Terpadu Ahmad Yani Pontianak, Sabtu (5/9/2026), Rehan/Melati harus mengakui keunggulan pasangan China Liao Pin Yi/Zhang Jia Han dalam pertandingan dua gim.

Rehan/Melati kalah dengan skor 18-21 dan 18-21.

Pada gim pertama, Rehan/Melati sebenarnya mengawali pertandingan dengan cukup baik. Mereka mampu membuka keunggulan 4-1 dan kemudian menjauh hingga 8-5.

Namun, pasangan China perlahan mampu mengejar. Setelah kedudukan 9-9, Liao/Zhang berbalik memimpin 10-11 dan terus menjaga momentum hingga unggul 10-14.

Rehan/Melati sempat berusaha memperkecil ketertinggalan. Namun, pasangan China mampu mempertahankan permainan hingga kedudukan 14-18 sebelum akhirnya menutup gim pertama 18-21.

Memasuki gim kedua, pertandingan berlangsung lebih ketat. Kedua pasangan saling mengejar sejak awal hingga kedudukan 4-4.

Rehan/Melati kemudian mampu menemukan momentum dan berbalik unggul 9-6, sebelum memperlebar jarak menjadi 11-7.

Namun, keunggulan tersebut kembali terkejar. Pasangan China menyamakan kedudukan 13-13 dan pertandingan berlangsung semakin sengit.

Rehan/Melati sempat kembali memimpin 16-14. Akan tetapi, Liao/Zhang terus memberikan tekanan hingga menyamakan kedudukan 17-17.

Pertandingan semakin menegangkan ketika kedua pasangan kembali imbang 18-18. Setelah itu, pasangan China mampu mengambil dua poin berikutnya untuk unggul 18-20.

Rehan/Melati berusaha mengejar, tetapi momentum sudah berada di tangan lawan. Liao/Zhang akhirnya menutup gim kedua 18-21 sekaligus memastikan tiket ke final.

Melati mengatakan, kualitas pasangan China menjadi salah satu pelajaran penting bagi dirinya dan Rehan, terlebih keduanya masih berstatus pasangan baru.

Menurutnya, pemain China memiliki kualitas tinggi, baik yang berstatus junior maupun senior.

“Yang pasti kita tahu pemain China, mau junior maupun senior, semuanya punya kualitas yang sangat bagus. Ini jadi satu pelajaran buat kita sebagai partner baru,” ujar Melati.

Ia mengakui pertandingan tersebut memperlihatkan sejumlah kekurangan yang masih dimiliki keduanya.

Menurut Melati, salah satu persoalan muncul ketika pasangan China mengubah pola permainan setelah Rehan/Melati sempat memimpin.

“Kalau menurut saya, mereka mengubah pola permainan. Pas kita leading, mereka mengubah pola permainan dan kita lambat untuk mengatasi itu. Jadinya, kita banyak melakukan kesalahan sendiri,” jelasnya.

Situasi tersebut membuat keunggulan yang sempat diraih Rehan/Melati tidak mampu dipertahankan.

Selain perubahan pola permainan lawan, komunikasi di antara keduanya juga menjadi pekerjaan rumah setelah pertandingan semifinal.

Rehan mengakui apa yang disampaikan Melati. Menurutnya, pertandingan semifinal justru memberikan gambaran lebih jelas mengenai bagian permainan yang masih perlu diperbaiki.

“Benar seperti yang dikatakan Meli tadi, jadi kita tahu yang lemah kita di mana. Nanti ke depannya kita bakal perbaiki itu. Kita bakal tutup itu semua,” kata Rehan.

Bagi Rehan/Melati, perjalanan hingga semifinal juga menjadi pengalaman penting karena ini merupakan debut mereka sebagai pasangan di pertandingan.

Keduanya mengaku sudah terbiasa berlatih bersama. Namun, situasi pertandingan memberikan tekanan dan tantangan yang berbeda sehingga sejumlah kekurangan baru terlihat ketika berada di lapangan.

“Kalau latihan kita memang sudah biasa, tapi kalau di pertandingan lebih kelihatan. Jadi, tahu di pertandingan apa yang harus kita benahi lagi, apa yang kurang dari kita,” ungkap Rehan.

Ia mengatakan, belum ada rencana khusus mengenai agenda berikutnya. Rehan/Melati masih akan melihat perkembangan ke depan setelah menjalani debut bersama.

Meski gagal melangkah ke final, hasil semifinal menjadi modal penting bagi pasangan tersebut untuk mengevaluasi permainan.

Mereka bertekad menutup kekurangan yang terlihat selama pertandingan sekaligus meningkatkan kelebihan yang sudah dimiliki.

“Kalau bisa, kekurangan itu ditutup dan kelebihan kita ditambah lagi,” pungkas Rehan.

Perjalanan Rehan/Melati di Pontianak pun berakhir di empat besar. Namun, bagi pasangan baru tersebut, semifinal Indonesia Masters Super 100 menjadi pengalaman penting untuk membangun chemistry, memperbaiki komunikasi dan mematangkan pola permainan menghadapi persaingan di level internasional.

Tags: badminton bulu tangkis Polytron Pontianak Polytron Pontianak Indonesia Master Super 100 Rehan/Melati

Continue Reading

Previous: Kasus ISPA di Pontianak Tembus 300 Per Hari, Dinas Kesehatan Siapkan Oksigen Gratis untuk Warga

Related Stories

cf0adce3-c775-4e4c-be10-ee105c80d0cc
  • Lokal
  • News

Kasus ISPA di Pontianak Tembus 300 Per Hari, Dinas Kesehatan Siapkan Oksigen Gratis untuk Warga

Editor PI 05/09/2026
f46167e2-f5cd-4db8-83ee-eba2dfe99eba
  • Lokal
  • News

Pastikan Aman Dikonsumsi Warga, Wako Edi Minum Air Tawar di Booster Imam Bonjol

Editor PI 05/09/2026
Screenshot
  • Lokal
  • News

Perintah Presiden Prabowo, Menhut Raja Juli Bekukan Izin 5 Korporasi Terkait Karhutla di Kalbar

Editor PI 05/09/2026

Berita Terbaru

  • Kehilangan Momentum, Rehan/Melati Gagal Tembus Final Indonesia Masters di Pontianak 05/09/2026
  • Kasus ISPA di Pontianak Tembus 300 Per Hari, Dinas Kesehatan Siapkan Oksigen Gratis untuk Warga 05/09/2026
  • Pastikan Aman Dikonsumsi Warga, Wako Edi Minum Air Tawar di Booster Imam Bonjol 05/09/2026
  • Perintah Presiden Prabowo, Menhut Raja Juli Bekukan Izin 5 Korporasi Terkait Karhutla di Kalbar 05/09/2026
  • Gubernur Ria Norsan Apresiasi Sinergi Penanganan Karhutla, Hotspot Kalbar Turun dari 2.000 Jadi 100 Titik 05/09/2026
  • Hadapi Karhutla Kalbar, Pemerintah Maksimalkan OMC hingga Water Bombing 05/09/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

IMG_8390
  • Lokal
  • News
  • Sports

Kehilangan Momentum, Rehan/Melati Gagal Tembus Final Indonesia Masters di Pontianak

Editor PI 05/09/2026
cf0adce3-c775-4e4c-be10-ee105c80d0cc
  • Lokal
  • News

Kasus ISPA di Pontianak Tembus 300 Per Hari, Dinas Kesehatan Siapkan Oksigen Gratis untuk Warga

Editor PI 05/09/2026
f46167e2-f5cd-4db8-83ee-eba2dfe99eba
  • Lokal
  • News

Pastikan Aman Dikonsumsi Warga, Wako Edi Minum Air Tawar di Booster Imam Bonjol

Editor PI 05/09/2026
Screenshot
  • Lokal
  • News

Perintah Presiden Prabowo, Menhut Raja Juli Bekukan Izin 5 Korporasi Terkait Karhutla di Kalbar

Editor PI 05/09/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.