Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • News
  • Kesalahan Teknis, Subhan Kecewa Pengerjaan Proyek Waterfront Sambas
  • Lokal
  • News

Kesalahan Teknis, Subhan Kecewa Pengerjaan Proyek Waterfront Sambas

Editor PI 30/12/2022
Subhan Nur

Ketua Komisi IV DPRD Kalbar 2019-2024, Subhan Nur. (Foto: Humas DPRD Kalbar)

PONTIANAK INFORMASI, LOKAL – Ketua Komisi IV DPRD Kalbar, Subhan Nur meninjau pengerjaan proyek renovasi Waterfront City di Kabupaten Sambas, awal pekan lalu. Hasilnya, dia kecewa terhadap proyek tersebut.

Kekecewaan Subhan lantaran proyek tersebut malah membuat rusak tebing sungai yang ada di lokasi tersebut. Menurutnya hal itu akibat kesalahan teknis pengerjaan oleh kontraktor.

“Tebing Muare Ulakan hancur bukan karena bencana, tapi murni karena kesalahan teknis dari kontraktor,” katanya, kemarin.

Menurutnya, jika kerusakan dinyatakan akibat bencana tentu disertai surat keterangan dari instansi terkait. Dengan analisa dan surat keputusan. Namun dalam konteks ini, jelas akibat kesalahan teknis yang menyebabkan abrasi.

Subhan menjelaskan, kesalahan teknis yang dilakukan kontraktor pelaksana terlihat saat monitoring yang dia lakukan. Kawasan tebing sungai itu tidak boleh ditumpuk barang yang berat.

“Ini kunjungan kerja kedua. Dulu kita juga Kunker pada awal pekerjaan, dan ingatkan pekerjaan menggunakan tongkang, kenyataan masih di darat. Akibatnya jalan rusak, dan tebing ambruk,” sesal Subhan.

Akibat kesalahan teknis proyek tersebut, berdampak terhadap kerusakan di kawasan depan Istana Alwatzikoebillah. Dia meminta OPD terkait dalam hal ini Dinas PUPR melakukan tindakan administrasi untuk kontraktor.

Atas persoalan ini, subhan juga meminta Gubernur Kalbar untuk menganggarkan kembali pengerjaan proyek tersebut sehingga dapat memperindah Cagar Budaya Istana Alwaazikoebillah.

“Kita minta dianggarkan kembali tahun depan. Karena runtuhnya tebing memutus jalan masuk istana, hingga mendekati Gerbang Segi Delapan Kesultanan Sambas,” tegasnya.

Proyek renovasi kawasan Waterfront Istana Alwatzikoebillah Sambas ini bernilai kontrak Rp8.826.828.000,00. Dengan waktu pelaksanaan pengerjaan 180 hari kalender, dalam mata anggaran 2022.

Tags: DPRD Kalbar Kalbar Sambas

Continue Reading

Previous: Pererat Silahturahmi, Polres Kubu Raya Gelar Jumat Curhat dalam Program Besile Bingke Kopi
Next: PPKM Resmi Dicabut, Presiden: Tak Ada Lagi Pembatasan Kerumunan dan Pergerakan Masyarakat!

Related Stories

IMG_9053
  • Lokal
  • News

Thomas Budiman Daftar Calon Ketua PASI Kalbar, Siap Tingkatkan Prestasi Atlet ke Level Internasional

Editor PI 12/09/2026
Screenshot
  • Lokal
  • News

Wagub Krisantus Sentil Korporasi Ikut Padamkan Karhutla: Jangan Nonton Doang

Editor PI 12/09/2026
IMG_9016
  • Lokal
  • News

Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kualitas Udara Pontianak Masuk Kategori Berbahaya

Editor PI 12/09/2026

Berita Terbaru

  • Thomas Budiman Daftar Calon Ketua PASI Kalbar, Siap Tingkatkan Prestasi Atlet ke Level Internasional 12/09/2026
  • Wagub Krisantus Sentil Korporasi Ikut Padamkan Karhutla: Jangan Nonton Doang 12/09/2026
  • Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kualitas Udara Pontianak Masuk Kategori Berbahaya 12/09/2026
  • Dikira Bajak Laut, Hebohnya Warga Saat Lihat Kapal Amfibi Jepang Bantu Karhutla Menepi di Pantai Karta Bengkayang 12/09/2026
  • Raperda Perubahan APBD Kalbar 2026 Disetujui, Tambah Rp550 Miliar untuk Pembangunan dan Karhutla 12/09/2026
  • Usia 81 Tahun, RRI Ubah Paradigma: Jemput Bola Pendengar di Era Digital 11/09/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

IMG_9053
  • Lokal
  • News

Thomas Budiman Daftar Calon Ketua PASI Kalbar, Siap Tingkatkan Prestasi Atlet ke Level Internasional

Editor PI 12/09/2026
Screenshot
  • Lokal
  • News

Wagub Krisantus Sentil Korporasi Ikut Padamkan Karhutla: Jangan Nonton Doang

Editor PI 12/09/2026
IMG_9016
  • Lokal
  • News

Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kualitas Udara Pontianak Masuk Kategori Berbahaya

Editor PI 12/09/2026
Screenshot
  • Lokal
  • News

Dikira Bajak Laut, Hebohnya Warga Saat Lihat Kapal Amfibi Jepang Bantu Karhutla Menepi di Pantai Karta Bengkayang

Editor PI 12/09/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.