Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • News
  • Masyarakat Simpang Empt Wajok Hilir Resah Akibat di Beri Janji Palsu Oleh Bupati Mempawah
  • Lokal
  • News

Masyarakat Simpang Empt Wajok Hilir Resah Akibat di Beri Janji Palsu Oleh Bupati Mempawah

Redaksi PI 24/06/2022
1C2C45F1-8448-42C6-B6A1-63D6B710C03F

PONTIANAK INFORMASI, MEMPAWAH – Warga jalan Simpang Empat (Jl.Gusti Moch Taufik) Kecamatan Wajok Kabupaten mempawah menuntut janji bupati Mempawah Herlina untuk memperbaiki jalannya yang rusak.

Jamaludin salah seorang warga jalan Simpang Empat. Mengatakan kepada awak media belum lama ini mengungkapkan, saat kampanye di kampungnya Herlina menjanjikan bila dirinya terpilih menjadi bupati Mempawah maka jalan yang rusak akan segera diperbaiki.

“Kenyataannya sampai sekarang,  selama empat tahun menjabat sebagai bupati Mempawah jalan kami ini tidak ada tanda tanda akan diperbaiki. Sekarang musim hujan jalan kami semakin tambah rusak”, jelasnya.

“Bapak ibu wartawan lihat sendirilah jalan kami ini, kalau musim hujan jalannya becek berlumpur. Kami masih menunggu janji yang disampaikan bu Herlina sampai sekarsng ini”, ungkapnya lagi.

“Ya kalau bisa mengingat jalannya sudah terlalu parah sekali,  secepatnyalah dibangun karena waktu itu kan bu Herlina pernah janji kalau menang dia mau segera bangun jalan ini dan kenyataannya mana janjinya karena anak-anak kalau pulang pergi ngaji kasihan nengok jalannya parah sekali”, tambahnya dengan logat melayunya yang kental.

“Sebenarnya sih Bu Erlina harus cukup perhatian karena sudah beberapa kali masuk ke Simpang empat nih. Ya ada dua kali kalau nggak salah saya kira bulan ini juga tahulah kalau jalannya cukup parah.  Saya kira dia  nggaklah lupa kalau jalan ini memang rusak dan beliau pun pernah berjanji mau segera dibangun. Sebab sudah terlalu parah rusaknya”, ungkapnya.

“Pada waktu itu beliau pas kampanye kan masuk di kampung kami sini dan beliau berjanji seandainya beliau duduk dan menang dia akan segera membangun jalan ini karena sebenarnya udah nggak terlalu panjang lagi jalan ini yang rusak tinggal beberapa kilo lagi” jelas Jamaludin.

“Kurang lebih kemungkinan lebih dari 3 Km atau 4 Km  lagi. Tinggal sedikit lagi yang belum dibangun , itu sih yang udah parah bener sih paling kurang lebih sekitar 600 meter lagi”, tambahnya.

” Karena waktu pak Norsan dulu waktu masih jadi Bupati itu memang sudah dibangun.  Pas kebetulan sisa sedikit ini yang belum dibangun”, paparnya.

“Sampai saat ini kami nggak pernah mengeluhkan terkait jalan ini. Tapi enggak pernah ada perubahan”, beber Jamaludin lagi.

“Ya kenyataannya seperti inilah. Bisa dilihat sendiri pas kebetulan di kampung sini ini penduduknya nih lumayan banyak sekali. Yang jelas anak-anak pergi sekolah,  pergi ngaji karena kebetulan di dalam itu banyak sekolahan pondok pesantren jadi pas kebetulan hasil pertanian pun cukup banyak di Simpang Empat ini.  Dari jeruknya dan semangkanya dari hasil pertanian cukup lumayan, belum lagi sawitnya”, ungkapnya.

Bupati Mempawah Herlina ketika di coba di hubungi awak media dikediamannya di Mempawah tidak bisa ditemui. “Ibu lagi istirahat”, kata ajudannya. (RS)

Continue Reading

Previous: Merasa Dirugikan Dalam Pembagian Plasma, Ikatan Petani PT PSP HPI Agro Datangi Kantor DPRD Kalbar
Next: Wali Kota : Jangan Ada Lagi Anak yang Tidak Bersekolah

Related Stories

ff3cfb5f-268b-46fa-8023-2b032c24bcda
  • Lokal
  • News

Selundupkan Hampir 20 Kg Sabu dari Malaysia, WN Asing Terancam Hukuman Mati

Editor PI 27/06/2026
IMG_8696
  • Lokal
  • News

Berdiri Sejak Tahun 81, Toko Buku Juanda Jadi Andalan Warga Pontianak Berburu Perlengkapan Sekolah

Editor PI 27/06/2026
70759e9f-5ca5-47cb-babb-9709d060edd3
  • Lokal
  • News

Hari Keempat Pencarian, Korban Diterkam Buaya di Sungai Karawang Kubu Raya Belum Ditemukan

Editor PI 27/06/2026

Berita Terbaru

  • Selundupkan Hampir 20 Kg Sabu dari Malaysia, WN Asing Terancam Hukuman Mati 27/06/2026
  • Berdiri Sejak Tahun 81, Toko Buku Juanda Jadi Andalan Warga Pontianak Berburu Perlengkapan Sekolah 27/06/2026
  • Hari Keempat Pencarian, Korban Diterkam Buaya di Sungai Karawang Kubu Raya Belum Ditemukan 27/06/2026
  • Pemerintah Alokasikan Rp 27 Miliar untuk Revitalisasi Sekolah di Pontianak, Abdul Mu’ti: Kalau Ada Korupsi, Lapor ke Saya 27/06/2026
  • Sarawak Undang Pontianak ke BIHAS 2026, Buka Peluang UMKM Halal Tembus Pasar ASEAN 26/06/2026
  • Pontianak Jadi Daerah Ketiga di Indonesia Tebar Eco Enzyme ke Parit Agar Bersih 26/06/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

ff3cfb5f-268b-46fa-8023-2b032c24bcda
  • Lokal
  • News

Selundupkan Hampir 20 Kg Sabu dari Malaysia, WN Asing Terancam Hukuman Mati

Editor PI 27/06/2026
IMG_8696
  • Lokal
  • News

Berdiri Sejak Tahun 81, Toko Buku Juanda Jadi Andalan Warga Pontianak Berburu Perlengkapan Sekolah

Editor PI 27/06/2026
70759e9f-5ca5-47cb-babb-9709d060edd3
  • Lokal
  • News

Hari Keempat Pencarian, Korban Diterkam Buaya di Sungai Karawang Kubu Raya Belum Ditemukan

Editor PI 27/06/2026
IMG_8901
  • Lokal
  • News

Pemerintah Alokasikan Rp 27 Miliar untuk Revitalisasi Sekolah di Pontianak, Abdul Mu’ti: Kalau Ada Korupsi, Lapor ke Saya

Editor PI 27/06/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.