PONTIANAK INFORMASI.CO, Lokal – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menyambut positif terpilihnya Kota Pontianak sebagai tuan rumah Proliga 2026 sekaligus kejuaraan bola voli tingkat Asia. Penyelenggaraan dua agenda besar ini dinilai tidak hanya mengangkat prestasi olahraga, tetapi juga memberi dampak ekonomi dan memperkuat posisi Kalbar di kancah internasional.
Apresiasi tersebut disampaikan Gubernur Kalimantan Barat, Drs. H. Ria Norsan, MM., MH., saat menghadiri Welcome Dinner Tim Proliga di Pendopo Gubernur, Rabu malam (7/1/2026). Acara tersebut berlangsung hangat dan dihadiri Wakil Gubernur Kalbar, Presiden Konfederasi Bola Voli Asia (AVC) Ramon Suzara, Kapolda Kalbar Irjen Pol Pipit Rismanto, perwakilan PBVSI, serta jajaran Forkopimda.
Dalam sambutannya, Gubernur Ria Norsan menegaskan bahwa kehadiran Proliga di Pontianak memiliki dampak strategis bagi perekonomian daerah.
“Dengan adanya event ini, sektor UMKM akan bergerak, tingkat hunian hotel meningkat, dan sektor jasa lainnya ikut merasakan manfaatnya,” ujar Ria Norsan.
Menurutnya, Proliga menjadi momentum penting bagi Kalimantan Barat untuk meningkatkan daya saing dan menunjukkan kapasitas sebagai tuan rumah event berskala besar. Ia juga mengapresiasi peran Kapolda Kalbar dan seluruh pihak yang telah bekerja keras sehingga kompetisi voli nasional tersebut kembali digelar di Bumi Khatulistiwa.
Selain Proliga, Kalimantan Barat juga diproyeksikan menjadi tuan rumah kejuaraan bola voli tingkat Asia pada Mei 2026. “Ini kesempatan besar untuk menunjukkan bahwa Kalbar mampu menyelenggarakan event olahraga berskala internasional,” tambahnya.
Di akhir sambutannya, Gubernur mengajak para atlet dan ofisial untuk mengenal lebih dekat budaya serta kuliner khas Kalimantan Barat. Dengan populasi sekitar 5,7 juta jiwa yang tersebar di 14 kabupaten/kota, Kalbar dikenal sebagai daerah yang menjunjung tinggi nilai toleransi dan keberagaman.
Sementara itu, Kapolda Kalbar Irjen Pol Pipit Rismanto yang juga menjabat sebagai Ketua Harian Olahraga Bola Voli Kalbar menekankan peran olahraga dalam menjaga optimisme masyarakat di tengah dinamika ekonomi global.
“Olahraga bola voli harus tetap hidup di Kalimantan Barat agar dapat menggerakkan roda ekonomi daerah,” ujarnya.
Kapolda turut mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi Kalbar serta pemerintah kabupaten dan kota terhadap penyelenggaraan berbagai agenda olahraga, mulai dari Kapolda Cup, Kapolri Cup, hingga Proliga. Ia juga menyampaikan kesiapan Kalbar menjadi tuan rumah AVC Asian Volleyball Men’s Club Championship pada Mei mendatang.
“Jika terlaksana, ini akan menjadi sejarah baru karena Kalbar menjadi provinsi pertama di luar Pulau Jawa yang menyelenggarakan turnamen voli internasional,” jelasnya.
Di kesempatan yang sama, Presiden AVC Ramon Suzara secara resmi menyambut penyelenggaraan Proliga 2026 di Pontianak. Ia menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Kalbar, Kapolda Kalbar, serta PBVSI atas komitmen menghadirkan event nasional dan internasional di daerah.
Suzara menyoroti dua agenda utama, yakni Proliga 2026 yang akan segera bergulir serta AVC Asian Men’s Champions League yang dijadwalkan berlangsung pada 13–17 Mei 2026 dengan menghadirkan delapan tim terbaik Asia, termasuk wakil Indonesia.
“Indonesia merupakan negara yang sangat penting bagi AVC. Kami berkomitmen untuk terus membawa lebih banyak event internasional ke sini,” ujar Suzara.
Ia berharap Proliga 2026 dapat berlangsung meriah, menjadi tontonan berkualitas bagi masyarakat, serta memperkuat citra Kalimantan Barat sebagai destinasi sport tourism unggulan di Indonesia.
