Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • News
  • Bukan Main, KPK Sebut Lukas Enembe Belanja Makan dan Minum Rp 1 Miliar Sehari
  • Nasional
  • News

Bukan Main, KPK Sebut Lukas Enembe Belanja Makan dan Minum Rp 1 Miliar Sehari

Editor PI 28/06/2023
Lukas Enembe

Momen sidang Luka Enembe, Senin (26/6/2023). (Liputan6.com)

PONTIANAK INFORMASI, NASIONAL – Kasus korupsi yang melibatkan mantan Gubernur Papua, Lukas Enembe kembali mengguncang publik. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) baru-baru ini mengungkapkan bahwa Lukas Enembe telah menggunakan dana operasional mencapai Rp 1 triliun setiap tahunnya, dengan pengeluaran harian sebesar Rp 1 miliar selama menjabat sebagai Gubernur.

Hal ini mengejutkan publik karena jumlah pengeluaran yang fantastis tersebut sehari-hari digunakan hanya untuk membeli makanan dan minuman.

Fakta-fakta ini diungkapkan oleh Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata, dalam sebuah konferensi pers pada Senin (26/6/2023) terkait tindak pidana pencucian uang yang dilakukan oleh Lukas Enembe.

“Ini dana operasional yang bersangkutan itu rata-rata tiap tahunan itu satu triliunan dan sebagian besar setelah kita telisik itu dibelanjakan untuk biaya makan dan minum. Bayangkan kalau Rp 1 triliun itu sepertiga digunakan makan dan minum itu satu hari Rp 1 miliar untuk belanja makan dan minum,” ujar Alex menjelaskan.

KPK juga menduga adanya penyelewengan anggaran dalam penggunaan dana tersebut. Lukas Enembe diduga menggunakan bukti-bukti palsu terkait pembelian makanan dan minuman tersebut.

Dalam penyelidikan mereka, KPK menemukan banyak kwitansi fiktif pembelian makanan dan minuman yang berasal dari penggunaan dana operasional Lukas Enembe

“Kami sudah cek di beberapa lokasi di tempat kuitansi itu diterbitkan ternyata itu juga banyak yang fiktif. Jadi restorannya tidak mengakui bahwa kwitansi itu diterbitkan oleh rumah makan tersebut,” katanya.

Selain itu, KPK juga menemukan banyak laporan pertanggungjawaban yang tidak menyertakan bukti-bukti yang jelas terkait penggunaan dana operasional Lukas Enembe.

“Ini termasuk juga kita lihat ini tentu proses SPJ atau pertanggungjawaban dana operasional itu yang sebenarnya tidak berjalan dengan baik. SPJ hanya disampaikan berupa pengeluaran-pengeluaran yang sering tidak disertai dengan bukti pengeluaran untuk apa,” tutur Alex.

KPK Sita Rp 144 Miliar Aset Lukas Enembe

Kasus ini semakin meruncing dengan penemuan KPK terkait aset-aset Lukas Enembe yang terkait dengan tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Hingga saat ini, KPK telah menyita 27 aset senilai total Rp 144,5 miliar yang diduga terkait dengan pencucian uang yang dilakukan oleh mantan Gubernur Papua tersebut.

Aset-aset ini meliputi uang tunai, perhiasan, hingga hotel. KPK juga mengungkapkan bahwa nilai total aset pencucian uang tersebut masih dapat bertambah seiring dengan identifikasi lebih lanjut terhadap aset-aset lain yang diduga berasal dari korupsi.

“Sejauh ini untuk jumlah sementara sekitar Rp 144,5 miliar karena masih ada beberapa aset yang masih ada dalam proses taksiran nilai dan harganya. Jumlah tersebut sangat mungkin akan terus bertambah karena kami masih mengidentifikasi aset-aset lain yang diduga dari hasil pidana korupsi” kata Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri, Selasa (27/6/2023). (ad)

Tags: Korupsi Koruptor Nasional

Continue Reading

Previous: Inovasi Rumus Bumil Cerdas Antisipasi Ibu Bersalin Risiko Tinggi Akibat Bakteri Mulut
Next: Terkuak! Mahasiswi Pelapor Penemuan Bayi di Bawah Pohon Pisang Kubu Raya Ternyata Ibu Kandungnya

Related Stories

IMG_6740
  • Lokal
  • News

Nilai Tukar Dolar Naik, Wagub Kalbar Minta Pusat Jaga Stabilitas Ekonomi

Editor PI 02/06/2026
E945A4D2-B2B1-462C-AB83-4AC9A6647680
  • Lokal
  • News

SPMB 2026, Disdikbud Kalbar Soroti Penumpukan Pendaftar di SMA Kota Pontianak

Editor PI 02/06/2026
E945A4D2-B2B1-462C-AB83-4AC9A6647680
  • Lokal
  • News

Disdikbud Kalbar Siapkan Akun Demo SPMB, Orang Tua Bisa Simulasi Daftar Sekolah

Editor PI 02/06/2026

Berita Terbaru

  • Nilai Tukar Dolar Naik, Wagub Kalbar Minta Pusat Jaga Stabilitas Ekonomi 02/06/2026
  • Seminar Kebangsaan: Kebangkitan Nasional di Tengah Multikrisis Identitas Bangsa 02/06/2026
  • SPMB 2026, Disdikbud Kalbar Soroti Penumpukan Pendaftar di SMA Kota Pontianak 02/06/2026
  • Disdikbud Kalbar Siapkan Akun Demo SPMB, Orang Tua Bisa Simulasi Daftar Sekolah 02/06/2026
  • Pemkot Genjot Program Pembangunan di Tengah Tekanan Ekonomi 02/06/2026
  • Touring Bareng Ratusan Scooterist, Krisantus: Solidaritas Komunitas Vespa Layak Dicontoh 01/06/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

IMG_6740
  • Lokal
  • News

Nilai Tukar Dolar Naik, Wagub Kalbar Minta Pusat Jaga Stabilitas Ekonomi

Editor PI 02/06/2026
Seminar Kebangsaan Bahas Nilai Kebangkitan Nasional di Tengah Multikrisis Identitas Bangsa
  • Lokal

Seminar Kebangsaan: Kebangkitan Nasional di Tengah Multikrisis Identitas Bangsa

Editor PI 02/06/2026
E945A4D2-B2B1-462C-AB83-4AC9A6647680
  • Lokal
  • News

SPMB 2026, Disdikbud Kalbar Soroti Penumpukan Pendaftar di SMA Kota Pontianak

Editor PI 02/06/2026
E945A4D2-B2B1-462C-AB83-4AC9A6647680
  • Lokal
  • News

Disdikbud Kalbar Siapkan Akun Demo SPMB, Orang Tua Bisa Simulasi Daftar Sekolah

Editor PI 02/06/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.