PONTIANAK INFORMASI – Pengalaman tampil pada Polytron Pontianak International Challenge 2026 menjadi modal berharga bagi pebulu tangkis Indonesia, Henrikho Wibowo KHO, saat kembali bertanding di GOR Terpadu Ahmad Yani, Pontianak.
Henrikho mengawali kiprahnya di Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026 dengan kemenangan meyakinkan. Menghadapi wakil India, Aditya Tripathi, pada babak kualifikasi, Selasa (1/9/2026), Henrikho menang dua gim langsung 21-13, 21-16.
Kemenangan tersebut tidak lepas dari pengalaman yang didapatnya saat tampil di venue yang sama pada turnamen pekan sebelumnya.
Henrikho mengaku sudah lebih memahami karakter lapangan dan atmosfer pertandingan sehingga proses adaptasinya kali ini berjalan lebih cepat.
“Minggu lalu saya juga main di sini, jadi sedikit banyak saya belajar dari minggu lalu, keadaan lapangan, keadaan situasi turnamennya seperti bagaimana. Jadi coba evaluasi dari minggu kemarin, jadi minggu ini mainnya terasa lebih bisa adaptasi,” ujar Henrikho seusai pertandingan.
Kembali tampil di Pontianak, Henrikho memanfaatkan turnamen sebelumnya sebagai bahan evaluasi. Ia tidak hanya memperbaiki aspek teknis permainan, tetapi juga berusaha membangun kesiapan mental sebelum bertanding.
Menurutnya, persiapan secara teknis sudah menjadi bagian dari rutinitas sehari-hari. Ia menjalani latihan pagi dan sore untuk menjaga kondisi sekaligus mempersiapkan diri menghadapi persaingan.
“Buat saya sebenarnya kita latihan setiap hari pagi sore. Jadi tinggal pikirannya buat bisa mikir untuk siap,” katanya.
Saat menghadapi Aditya, Henrikho memilih bermain lebih tenang dan tidak terburu-buru mengejar poin. Ia berusaha menjaga kestabilan permainan sambil menunggu momentum untuk mendapatkan angka.
“Hari ini saya cuma bisa siap terus untuk bisa tidak terlalu ingin poin, tidak terlalu ingin menyerang. Jadi berusaha stabil dan tenang,” jelasnya.
Strategi tersebut berjalan efektif. Henrikho mampu menjaga kontrol permainan hingga menyelesaikan pertandingan dalam dua gim.
Kemenangan atas Aditya sekaligus membuka peluang Henrikho untuk melangkah lebih jauh di Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026, yang merupakan bagian dari rangkaian BWF World Tour Super 100.
Untuk pertandingan berikutnya, Henrikho mengaku belum mengetahui calon lawan yang akan dihadapinya. Namun, ia tidak ingin terlalu memikirkan siapa pemain yang akan menjadi lawannya.
“Untuk pertandingan selanjutnya saya belum lihat lawannya siapa. Tapi yang jelas, lawan siapapun kita harus siap,” tegas Henrikho.
Kemenangan ini menjadi awal positif bagi Henrikho. Pengalaman bermain di venue yang sama, evaluasi dari turnamen sebelumnya, serta kemampuan menjaga ketenangan menjadi bekal penting untuk menghadapi persaingan di babak berikutnya.
