Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • News
  • Cegah Korupsi, Pemkot Pontianak Dorong Transaksi Pelayanan Jadi Cashless
  • Lokal
  • News

Cegah Korupsi, Pemkot Pontianak Dorong Transaksi Pelayanan Jadi Cashless

Editor PI 11/09/2026
e45ea7e9-1716-4d84-9932-4128ec240b5c

PONTIANAK INFORMASI – Pemerintah Kota Pontianak memperkuat pengawasan dan digitalisasi pelayanan publik sebagai upaya mencegah korupsi maupun pungutan liar (pungli).

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengatakan, korupsi dapat merugikan masyarakat karena menghambat program pembangunan dan pelayanan publik.

“Yang pasti korupsi merugikan kita semua. Program-program tidak berjalan. Oleh sebab itu, kita perkuat APIP dan Inspektorat untuk pengawasan dan monitoring,” ujar Edi saat membuka Sosialisasi Anti Korupsi bagi Masyarakat di Kantor Wali Kota Pontianak, Kamis (10/9/2026).

Selain memperkuat pengawasan internal, Pemkot Pontianak mendorong digitalisasi dalam berbagai pelayanan. Transaksi yang sebelumnya dilakukan secara tunai secara bertahap diarahkan menjadi nontunai atau cashless.

Menurut Edi, pembayaran melalui e-money, kartu kredit, QRIS, maupun aplikasi pembayaran digital dapat mengurangi kontak langsung antara petugas dan masyarakat. Dengan begitu, celah terjadinya penyimpangan juga dapat ditekan.

“Itu mengurangi kontak langsung,” katanya.

Namun, Edi mengakui penerapan sistem cashless tidak dapat dilakukan secara sekaligus. Pemerintah harus mempertimbangkan kesiapan masyarakat, termasuk warga yang belum memiliki rekening atau belum terbiasa menggunakan layanan pembayaran digital.

“Ini tidak bisa serta-merta kita terapkan, karena diperlukan kreativitas dan inovasi agar pembayaran cashless bisa berlangsung dengan baik,” ujarnya.

Ia mencontohkan penerimaan retribusi parkir, pelabuhan, hingga pasar yang masih banyak melibatkan transaksi tunai. Menurutnya, transaksi tunai memiliki risiko lebih besar karena petugas berhadapan langsung dengan uang setiap hari.

“Kecenderungan untuk tergoda itu bisa ada karena melihat uang setiap hari,” jelasnya.

Karena itu, penerapan transaksi digital juga perlu dibarengi sosialisasi, edukasi, pendampingan, hingga pemberian insentif kepada masyarakat.

“Saya bilang jangan sekaligus, tetapi diberikan sosialisasi, pemahaman, dan reward,” katanya.

Edi menambahkan, upaya pencegahan korupsi juga perlu dimulai sejak dini melalui pendidikan karakter. Nilai disiplin, integritas, dan kejujuran perlu dibiasakan sejak jenjang PAUD hingga pendidikan berikutnya.

“Kita mulai membiasakan untuk belajar disiplin, menjaga integritas, dan seterusnya,” ucapnya.

Selain digitalisasi, Pemkot Pontianak juga memperkuat pengawasan di titik-titik pelayanan. Salah satunya dengan memasang CCTV untuk memantau proses pelayanan, termasuk di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil).

“Di pelayanan Dukcapil, misalnya, kita pasang CCTV,” ujarnya.

Edi mengatakan, membangun pelayanan publik yang bebas korupsi membutuhkan proses dan tidak bisa dilakukan secara instan. Menurutnya, yang terpenting adalah memperkecil peluang terjadinya penyimpangan melalui pengawasan dan sistem pelayanan yang lebih transparan.

Tags: Cashless Korupsi Pemkot Pontianak

Continue Reading

Previous: 31 WNA Malaysia-Taiwan Diamankan, Operasikan Scamming di Pontianak
Next: Wapres Gibran Minta Maaf, Asap Karhutla di Kalimantan Belum Juga Pulih

Related Stories

e5343ff0-451f-4496-80f2-da2bc26adb16
  • Lokal
  • News

Usia 81 Tahun, RRI Ubah Paradigma: Jemput Bola Pendengar di Era Digital

Editor PI 11/09/2026
b51057ea-93ff-4f55-a1be-97999e9522c1
  • Lokal
  • News

Dampingi Wapres Gibran Tinjau Karhutla Kubu Raya, Ria Norsan Minta Api Dipadamkan hingga Tuntas

Editor PI 11/09/2026
Screenshot
  • Lokal
  • News

Wapres Gibran Minta Maaf, Asap Karhutla di Kalimantan Belum Juga Pulih

Editor PI 11/09/2026

Berita Terbaru

  • Usia 81 Tahun, RRI Ubah Paradigma: Jemput Bola Pendengar di Era Digital 11/09/2026
  • Dampingi Wapres Gibran Tinjau Karhutla Kubu Raya, Ria Norsan Minta Api Dipadamkan hingga Tuntas 11/09/2026
  • Wapres Gibran Minta Maaf, Asap Karhutla di Kalimantan Belum Juga Pulih 11/09/2026
  • Cegah Korupsi, Pemkot Pontianak Dorong Transaksi Pelayanan Jadi Cashless 11/09/2026
  • 31 WNA Malaysia-Taiwan Diamankan, Operasikan Scamming di Pontianak 11/09/2026
  • Wapres Gibran Tinjau Langsung Penanganan Karhutla di Kubu Raya 11/09/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

e5343ff0-451f-4496-80f2-da2bc26adb16
  • Lokal
  • News

Usia 81 Tahun, RRI Ubah Paradigma: Jemput Bola Pendengar di Era Digital

Editor PI 11/09/2026
b51057ea-93ff-4f55-a1be-97999e9522c1
  • Lokal
  • News

Dampingi Wapres Gibran Tinjau Karhutla Kubu Raya, Ria Norsan Minta Api Dipadamkan hingga Tuntas

Editor PI 11/09/2026
Screenshot
  • Lokal
  • News

Wapres Gibran Minta Maaf, Asap Karhutla di Kalimantan Belum Juga Pulih

Editor PI 11/09/2026
e45ea7e9-1716-4d84-9932-4128ec240b5c
  • Lokal
  • News

Cegah Korupsi, Pemkot Pontianak Dorong Transaksi Pelayanan Jadi Cashless

Editor PI 11/09/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.