PONTIANAK INFORMASI – Harga cabai di Pontianak melonjak hingga Rp76 ribu per kilogram setelah banjir dan cuaca buruk mengganggu panen.
Salah satu pedagang cabai di Pasar Flamboyan, Feri mengatakan kenaikan yang cukup signifikan itu telah berangsur hampir sebulan.
“Kemarin sempat Rp38 ribu, sekarang Rp76 ribu. Ini musim banjir, jadi banyak panen yang mentah,” ungkapnya.
Ia juga memperkirakan harga bisa tembus Rp100 ribu jika cuaca buruk berlanjut menjelang Natal dan Tahun Baru 2025.
Sementara itu, Menteri Perdagangan, Budi Santoso mengakui adanya kenaikan harga cabai. Ia menjelaskan bahwa kondisi ini dipengaruhi oleh faktor cuaca yang membuat proses panen menjadi lebih sulit.
“Kami sudah koordinasi dengan Asosiasi Champion Cabai Indonesia. Pada prinsipnya, pasokan cabai cukup, hanya saja karena cuaca metiknya susah jadi butuh waktu. Teman-teman produsen tetap memasok, semoga pasokan tetap aman,” ujarnya.
