(Foto: x.com/@WhiteHouse)
PONTIANAK INFORMASI, Internasional – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengakhiri kunjungannya ke Jepang pada Selasa, 28 Oktober 2025, dengan pertemuan penting bersama Perdana Menteri baru Jepang, Sanae Takaichi. Dalam pertemuan tersebut, Trump menyampaikan dukungan penuh Amerika Serikat kepada Jepang dan menegaskan kembali komitmen aliansi yang kuat antara kedua negara.
Dilansir dari Antara News, Trump mengucapkan selamat kepada Takaichi yang baru saja ditetapkan sebagai perdana menteri wanita pertama dalam sejarah Jepang. “Anda akan menjadi salah satu perdana menteri yang hebat. Saya juga ingin mengucapkan selamat kepada Anda karena menjadi perdana menteri wanita pertama … Itu pencapaian yang besar. Dan saya ingin mengucapkan selamat atas itu,” kata Trump saat pertemuan berlangsung.
Selain ucapan selamat, Trump menegaskan bahwa Amerika Serikat akan selalu siap mendukung Jepang kapan pun diperlukan. “Jika negara tersebut memiliki pertanyaan, kekhawatiran, atau permintaan bantuan, Washington selalu siap membantu,” imbuhnya. Kunjungan ini juga menandai penandatanganan nota kesepahaman penting terkait investasi, termasuk perjanjian mengenai logam tanah jarang senilai sekitar Rp 8.138 triliun yang akan mendukung pengembangan teknologi dan militer AS di masa depan.
Dalam suasana yang penuh keakraban di Akasaka Palace, Trump dan Takaichi menandatangani dokumen yang mengumumkan “zaman keemasan” baru dalam hubungan AS-Jepang. Kesepakatan tersebut meliputi komitmen untuk meneruskan perjanjian tarif 15% yang telah disepakati sebelumnya dan memperkuat kerja sama ekonomi dan keamanan.
Lebih jauh, keduanya juga membahas isu internasional seperti usaha bersama mengakhiri perang di Ukraina. Takaichi memberikan Trump hadiah berupa alat golf milik mantan PM Shinzo Abe serta perlengkapan golf yang telah ditandatangani oleh pegolf profesional Jepang Hideki Matsuyama, sebagai simbol persahabatan kedua negara.
