Screenshot
Pontianak Informasi – Pemerintah Kota Pontianak masih meliburkan kegiatan belajar mengajar di sekolah menyusul kualitas udara yang masuk kategori berbahaya akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengatakan sekolah akan kembali beraktivitas seperti biasa setelah kondisi cuaca dan kualitas udara membaik.
“Sekolah-sekolah masih kita liburkan sampai kondisi cuaca membaik,” kata Edi.
Menurut Edi, kualitas udara di Kota Pontianak telah berada pada kategori berbahaya selama empat hari terakhir. Kondisi tersebut dipengaruhi asap yang terbawa angin dari wilayah lain.
“Kita berharap angin dari daerah-daerah lain yang membawa asap ke Kota Pontianak dapat segera berkurang, karena hal tersebut menyebabkan kualitas udara di kota semakin memburuk,” ujarnya.
Edi mengimbau masyarakat menggunakan masker dan mengurangi aktivitas di luar ruangan selama kondisi udara belum membaik.
Ia menyebut Pemkot Pontianak saat ini telah menetapkan kondisi tersebut sebagai darurat asap. Posko penanganan juga disiapkan di sejumlah puskesmas dan rumah sakit.
Sementara itu, pelayanan di lingkungan Pemkot Pontianak tetap berjalan. Pegawai yang bekerja di dalam ruangan tetap menjalankan aktivitas seperti biasa.
“Bagi pegawai yang sakit dapat menerapkan sistem bekerja dari rumah atau WFH,” kata Edi.
