PONTIANAK INFORMASI – Pebulu tangkis Indonesia, Panji Reswara Utama Gunawan, harus bekerja keras untuk mengamankan kemenangan atas wakil Malaysia, Jia Ho Chung, pada hari pertama Polytron Pontianak International Challenge 2026 di GOR Terpadu Ayani, Pontianak, Selasa (25/8/2026).
Panji menang melalui pertarungan tiga gim yang berlangsung sengit dengan skor 21-19, 19-21, 21-15.
Pertandingan berjalan ketat sejak gim pertama. Setelah saling kejar poin, Panji berhasil mengamankan gim pembuka. Namun, Jia Ho Chung mampu bangkit dan merebut gim kedua sehingga pertandingan harus ditentukan melalui gim ketiga.
Panji akhirnya mampu menjaga konsistensi dan menutup gim penentuan dengan kemenangan 21-15.
Usai pertandingan, Panji mengaku laga tersebut sangat menguras tenaga. Ia menilai lawannya bermain cukup agresif dan kerap melakukan serangan secara terburu-buru.
“Rally yang sangat melelahkan. Kalau mengandalkan pukulan enggak ya. Saya lihat tadi lawan bermain agak grusak-grusuk juga, terus sama akhirnya main agak melambatkan, tapi akhirnya main tenaga juga,” kata Panji.
Menurutnya, pertandingan kemudian banyak ditentukan melalui reli panjang. Kondisi tersebut membuat dirinya harus mengeluarkan tenaga ekstra untuk mempertahankan permainan.
“Ujung-ujungnya maksa reli, untung-untungan juga,” ujarnya.
Panji juga mengakui sempat kehilangan fokus pada gim kedua. Ia merasa terlalu terburu-buru sehingga permainannya menjadi kurang rapi.
“Kurang tenang juga, saya agak terburu-buru di set kedua. Permainan lumayan kacau karena kurang fokus,” ungkapnya.
Untuk pertandingan berikutnya, Panji berencana melakukan evaluasi dan mematangkan kembali permainannya. Ia juga menyebut kondisi lapangan turut menjadi tantangan karena terasa cukup lambat saat digunakan untuk bermain.
“Pertandingan selanjutnya rencananya lebih dimatangkan lagi. Ini juga tadi di lapangan terasa agak lambat kalau buat mukul,” katanya.
Panji mengaku tidak memiliki pemain tertentu yang secara khusus ditakuti pada turnamen ini. Baginya, fokus utama adalah bermain maksimal dan menjaga optimisme di setiap pertandingan.
“Tidak ada pemain yang ditakutin sih. Yang penting all out, optimis aja, harus menang, main setnya,” tuturnya.
Selain teknik permainan, Panji juga akan memperbaiki waktu istirahatnya. Ia mengaku kurang mendapatkan waktu istirahat sebelum pertandingan sehingga kondisi staminanya sempat menurun.
“Yang dimatangkan istirahat. Kemarin istirahat kurang, jadi stamina agak berkurang,” pungkasnya.
