Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • News
  • Tidak Tercatat Database BKN, Ratusan Honorer R4 Kalbar Desak Pemprov Usulkan ke Kemenpan RB
  • Lokal
  • News

Tidak Tercatat Database BKN, Ratusan Honorer R4 Kalbar Desak Pemprov Usulkan ke Kemenpan RB

Editor PI 25/07/2025
dab40e69-5ba5-4bc2-bb2f-e0a523ab0281

PIFA, Lokal – Puluhan Honorer Non Database (R4) yang tergabung dalam Forum Komunikasi Tenaga Kependidikan (Tendik) SMA/SMK/SLB, mendatangi Kantor Gubernur Kalbar untuk menyuarakan aspirasi mereka agar pengabdian mereka diakui dan diberikan kepastian status kepegawaian.

Honorer Non Database (R4) merasa cemas dan tidak memiliki kepastian status, yang mana mereka telah mengabdi bertahun-tahun dengan honor minim, namun tidak tercatat dalam database resmi BKN, sehingga secara administratif dianggap tidak ada.

Rian selaku Anggota Forum Komunikasi Tendik Kalbar dalam audiensinya bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat, Harisson, beserta Kepala Perangkat Daerah terkait, meminta Pemerintah Daerah dapat mengusulkan formasi ke Kemenpan RB untuk tenaga honorer yang telah mengikuti serangkaian tes PPPK Tahap II di instansi asal bekerja.

“Kami juga meminta Pemda memberikan payung hukum untuk tenaga honorer yang masih aktif bekerja, serta mengusulkan tenaga honorer R4 untuk mengisi jabatan ASN/PPPK sesuai dengan Keputusan Kemenpan RB Nomor 347 Tahun 2024 dan Amanat Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023,” ungkapnya.

Ia berharap kepada Pemerintah Provinsi Kalbar untuk mengusulkan kembali formasi kepada Kemenpan RB dan diangkat menjadi PPPK Paruh Waktu.

“Jadi kami yang tidak tercover dalam database BKN yang tidak mendapatkan formasi, dapat diusulkan kembali oleh Pemerintah Provinsi Kalbar untuk ditetapkan sebagai PPPK Paruh Waktu,” harapnya.

Menanggapi aspirasi tersebut, Sekda Kalbar menyatakan bahwa dirinya sudah diperintahkan langsung oleh Gubernur Kalbar untuk menyurati Kementerian Pendayagunaan  Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi terkait pengusulan Honorer Non Database tersebut.

“Kami akan membuat surat kepada Kemenpan RB, untuk mempercepat proses pengangkatan tenaga pendidikan ini baik yang masuk dalam database BKN atau yang tidak masuk dalam database BKN, maupun yang kemarin tidak ikut ujian seleksi PPPK namun dia tercatat sebagai tenaga honor untuk segera diangkat menjadi tenaga PPPK Paruh Waktu,” ungkap Harisson.

Ia menambahkan ada sebanyak 986 orang tenaga pendidikan yang belum lulus dan sebanyak 817 dari jumlah tersebut merupakan non-database BKN.

“Jadi semuanya ini, kita akan usulkan untuk menjadi tenaga PPPK Paruh Waktu waktu, dan selanjutnya kita akan menunggu kebijakan atau keputusan dari Kemenpan RB,” tutupnya.

Dengan langkah proaktif Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat yang akan menyurati Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, ada secercah harapan bagi Tenaga Honorer Non Database (R4) di Kalbar.

Komitmen untuk mengusulkan semua tenaga kependidikan, baik yang terdaftar maupun tidak terdaftar di BKN, bahkan yang belum mengikuti tes PPPK, agar diangkat menjadi PPPK Paruh Waktu, merupakan bentuk pengakuan atas dedikasi mereka.

Diharapkan kebijakan pusat akan segera turun, memberikan kepastian status dan kesejahteraan yang layak bagi para honorer yang telah lama mengabdi demi kemajuan pendidikan di Kalimantan Barat.

Tags: Kalimantan Barat Pemprov Kalbar Tenaga Honorer Tendik

Continue Reading

Previous: 625 Burung Akan Diselundupkan Lewat Kapal Sapi, Termasuk Beo Kalimantan dan Cucak Ijo
Next: Felix Seniman Cilik di Pontianak Bikin Mainan Robot dari Alat Tulis Bekas

Related Stories

IMG_2360
  • Lokal
  • News

Bayar Pajak di Pontianak Makin Mudah Melalui Aplikasi e-Ponti

Editor PI 22/04/2026
36a2a82e-cd08-432b-a146-9365f1532ce4
  • Lokal
  • News

Proyek Jalan Tol Supadio-Kijing, Ria Nosan: Baru Tahap Studi Kelayakan, Lagi Cari Investor

Editor PI 22/04/2026
IMG_2322
  • Lokal
  • News

Mengenal Pabayo, Penanda Sakral Suku Dayak Saat Gawai-Buka Lahan

Editor PI 22/04/2026

Berita Terbaru

  • Bayar Pajak di Pontianak Makin Mudah Melalui Aplikasi e-Ponti 22/04/2026
  • Proyek Jalan Tol Supadio-Kijing, Ria Nosan: Baru Tahap Studi Kelayakan, Lagi Cari Investor 22/04/2026
  • Mengenal Pabayo, Penanda Sakral Suku Dayak Saat Gawai-Buka Lahan 22/04/2026
  • Lepas 73 ASN Pemkot Berhaji, Wako Edi: Jaga Kesehatan dan Fokus Ibadah 22/04/2026
  • WN China Liu Xiaodang Dituntut 3 Tahun Penjara, Kasus Tambang Emas Ilegal di Ketapang 22/04/2026
  • Mantan Karyawan di Kapuas Hulu Curi Kratom Hampir 1 Ton, Bobol Gudang Saat Bos Lebaran ke Pontianak 22/04/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

IMG_2360
  • Lokal
  • News

Bayar Pajak di Pontianak Makin Mudah Melalui Aplikasi e-Ponti

Editor PI 22/04/2026
36a2a82e-cd08-432b-a146-9365f1532ce4
  • Lokal
  • News

Proyek Jalan Tol Supadio-Kijing, Ria Nosan: Baru Tahap Studi Kelayakan, Lagi Cari Investor

Editor PI 22/04/2026
IMG_2322
  • Lokal
  • News

Mengenal Pabayo, Penanda Sakral Suku Dayak Saat Gawai-Buka Lahan

Editor PI 22/04/2026
8f82d752-c91b-4f04-a8d3-87d879e9cd73
  • Lokal
  • News

Lepas 73 ASN Pemkot Berhaji, Wako Edi: Jaga Kesehatan dan Fokus Ibadah

Editor PI 22/04/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.