John Herdman (Foto: Tangkapan Layar)
PONTIANAK INFORMASI, Sports – Pelatih baru Timnas Indonesia, John Herdman, resmi memulai perjalanan dinasnya melintasi Benua Biru. Misi utamanya kali ini sangat spesifik: memantau langsung perkembangan dan kondisi fisik para pemain diaspora yang menjadi pilar kekuatan skuad Garuda di luar negeri.
Aktivitas ini dibagikan langsung oleh pelatih asal Inggris tersebut melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, @officialjohnherdman, pada Senin (2/2/2026) dini hari WIB. Dalam unggahan tersebut, terlihat Herdman tidak membuang waktu untuk segera terjun ke lapangan guna melihat performa anak asuhnya secara dekat.
Destinasi pertama yang disambangi Herdman adalah markas Borussia Monchengladbach. Di sana, ia mengamati sesi latihan Kevin Diks. Kehadiran pelatih sangat penting mengingat bek tangguh tersebut sedang dalam masa pemulihan setelah absen dalam dua laga terakhir Bundesliga akibat cedera kepala yang didapat saat melawan Hamburg SV pada medio Januari lalu.
Latihan ini merupakan bagian dari persiapan Monchengladbach sebelum menjamu Bayer Leverkusen pada 7 Februari mendatang. Herdman tentu ingin memastikan bahwa palang pintu andalannya tersebut sudah benar-benar fit sebelum kembali dipanggil ke tugas internasional.
Tak hanya ke Jerman, Herdman juga bertolak ke Belanda untuk menyaksikan laga antara Go Ahead Eagles melawan FC Volendam. Ia melihat langsung penampilan Dean James yang turun sebagai starter di posisi bek kiri.
Meski laga berakhir imbang 1-1, Dean James menunjukkan performa yang sangat solid. Berdasarkan data dari Fotmob, statistik pemain ini cukup impresif:
Kreasi Peluang: 2 kali
Tekel: 4 kali
Sapuan: 5 kali
Akurasi Duel: 80%
Akurasi Umpan: 83%
Perjalanan Herdman di Eropa dipastikan belum akan berakhir dalam waktu dekat. Masih ada sederet nama besar lainnya yang masuk dalam daftar kunjungannya. Beberapa di antaranya adalah Jay Idzes dan Emil Audero yang merumput di Italia, serta penyerang Ole Romeny yang kini berkarier di Inggris.
Langkah jemput bola ini menunjukkan keseriusan Herdman dalam membangun kedekatan personal sekaligus mengevaluasi kualitas pemain secara objektif sebelum menghadapi agenda krusial Timnas Indonesia ke depan.
