Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • News
  • Ketua Komisi V DPRD Kalbar Dukung Langkah Pemprov Cari Solusi 400 Tenaga Honorer S1 dan S2 di Kalbar
  • Lokal
  • News

Ketua Komisi V DPRD Kalbar Dukung Langkah Pemprov Cari Solusi 400 Tenaga Honorer S1 dan S2 di Kalbar

Editor PI 26/06/2022
EDY YACOUB

Foto: Dok. DPRD Kalbar

Berita Kalbar, PONTIANAK INFORMASI – Ketua Komisi V DPRD Provinsi Kalimantan Barat, Edy R Yacoeb mendukung langkah Pemerintah Provinsi (Pemprov) dalam hal ini Gubernur Sutarmidji yang mencari solusi terbaik untuk rencana melakukan penghapusan tenaga honorer tahun 2023. Setidaknya ada 400 tenaga honorer S1 dan S2 yang terancam kehilangan pekerjaannya di Kalbar.

Keputusan penghapusan tenaga honorer tersebut tertuang dalam Surat edaran bernomor B/165/M.SM.02.03/2022 itu telah diundangkan pada 31 Mei 2022. Berdasarkan SE yang ditandatangani oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Tjahjo Kumolo, penghapusan tenaga honorer akan dilaksanakan pada 28 November 2023.

Menanggapi kebijakan tersebut, Ketua Komisi V DPRD Kalbar Edy R Yacoeb dalam narasinya yang dimuat oleh Pontianak Post (27/6) mengungkapkan bahwa penghapusan tenaga honorer memang memunculkan keresahan di kalangan mereka yang bekerja dibidang itu. Edy berujar, harusnya pemerintah pusat membuat semacam kearifan lokal lantaran tenaga honorer yang bekerja sudah sangat lama, belum diangkat-angkat.

“Harusnya memang pempus ada kebijakan baru, terutama tenaga honorer pendidikan, tenaga guru dan bidang kesehatan. Jumlah mereka justru paling banyak,” tegasnya, demikian dikutip dari Pontianak Post.

Edy menambahkan, beberapa waktu lalu memang pernah dibuka peluang test untuk tenaga honorer. Namun saat ujian, mereka tidak lulus atau belum masuk penilaian. Dia menilai, penyebabnya adalah rating penilaian dari pempus terlampau tinggi.

Edy pun meminta agar test-test seperti itu diperhitungkan pempus, sebagai pemberi NIP kepada mereka yang sudah mengabdi lama.

“Ini kan tidak. Semuanya dipukul rata. Kebijakan emosional seperti begini bakalan berdampak daerah,” tambahnya.

Dilansir dari Pontianak Post, Komisi V dan Komisi I DPRD Kalbar sendiri telah melakukan rapat kerja untuk mencari penyelesaian tenaga honorer. Salah satu solusinya, pempus harus berani membuat kebijakan berbau kearifan lokal.

“Ini yang sampai sekarang belum ketemu titik temu. Kami sudah ketemu pempus (Kementriaan Pendidikan dan BKN), namun hasilnya memang belum ada. Tapi kami akan terus cari jalan keluar bagi 400-an tenaga honorer dengan status S1 dan S2,” tuturnya.

Gubernur Kalbar Sutarmidji juga memastikan Pemprov Kalbar akan mencari solusi terkait rencana pemerintah melakukan penghapusan tenaga honorer per 28 oktober 2023. Sutarmidji menerangkan, seluruh tenaga honorer dan kontrak di lingkungan Pemprov Kalbar semula berjumlah 1353, namun 983 orang sudah berhasil dialihkan.

“Kita tinggal mencari solusi untuk 400 an orang tenaga honor yang rata-rata S1 dan S2,” unggah Gubernur Sutarmidji di akun Instagram @bang. Midji, pada (26/6).

Gubernur Sutarmidji pun berharap, gonjang-ganjing soal penghapusan tenaga honorer dan kontrak tak mengganggu kerja honorer. Ia turut menjamin bahwa Pemprov Kalbar akan mencari solusi terbaik untuk mereka.

“Kita sedang cari solusinya,” tegasnya.

Tags: DPRD Kalbar Kalbar

Continue Reading

Previous: Wako Berencana Bangun Lapangan Mini Soccer di Sekolah
Next: Tanggapi Kritik PKS Soal Karbitan Ditunjuk Jadi Ketua INASPOC 2022, Gibran: Sini ke Solo Gantikan Saya!

Related Stories

IMG_2254
  • News

Harga LPG Non-Subsidi di Pontianak Naik, DPRD Kalbar Minta Stok Dijaga

Editor PI 23/04/2026
8b51248c-78ba-4acc-a6ed-d4d69d5cc076
  • Lokal
  • News

Pontianak Tuan Rumah Rakor APEKSI se-Kalimantan 2026

Editor PI 23/04/2026
be20164a-7548-44a4-b788-bad228fb3d81
  • Lokal
  • News

Dorong Pemerataan Pendidikan hingga Desa, Pemprov Kalbar Luncurkan Desa Sakti

Editor PI 23/04/2026

Berita Terbaru

  • NasDem Dukung Usulan KPK: Capres dari Kaderisasi Partai Dinilai Perkuat Loyalitas 23/04/2026
  • Golkar: Capres-Cawapres Tak Harus dari Kader Partai, Semua Tokoh Terbaik Perlu Diberi Ruang 23/04/2026
  • PAN: Masa Jabatan Ketum Parpol Sebaiknya Diatur Internal, KPK Diminta Fokus Penegakan Hukum 23/04/2026
  • Harga LPG Non-Subsidi di Pontianak Naik, DPRD Kalbar Minta Stok Dijaga 23/04/2026
  • Pontianak Tuan Rumah Rakor APEKSI se-Kalimantan 2026 23/04/2026
  • Dorong Pemerataan Pendidikan hingga Desa, Pemprov Kalbar Luncurkan Desa Sakti 23/04/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

Anggota Komisi IX DPR RI Irma Suryani Chaniago di kompleks parlemen, Jakarta, Kamis (27/11/2025).
  • Politik

NasDem Dukung Usulan KPK: Capres dari Kaderisasi Partai Dinilai Perkuat Loyalitas

Editor PI 23/04/2026
Sekretaris Jenderal Partai Golkar sekaligus Anggota Komisi VI DPR RI Muhammad Sarmuji.
  • Politik

Golkar: Capres-Cawapres Tak Harus dari Kader Partai, Semua Tokoh Terbaik Perlu Diberi Ruang

Editor PI 23/04/2026
Ketua Komisi VII DPR RI Saleh Partaonan Daulay
  • Politik

PAN: Masa Jabatan Ketum Parpol Sebaiknya Diatur Internal, KPK Diminta Fokus Penegakan Hukum

Editor PI 23/04/2026
IMG_2254
  • News

Harga LPG Non-Subsidi di Pontianak Naik, DPRD Kalbar Minta Stok Dijaga

Editor PI 23/04/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.