Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • News
  • Divhubinter Polri Klaim Pakai Sistem Baru Buru Harun Masiku PDIP, Bisakah Ditemukan?
  • Nasional
  • News

Divhubinter Polri Klaim Pakai Sistem Baru Buru Harun Masiku PDIP, Bisakah Ditemukan?

Editor PI 28/10/2022
harun-masiku-rri.co.id-

Buron KPK yang tak kunjung ditemukan, Harun Masiku. (Foto: RRI.co.id)

PONTIANAK INFORMASI, NASIONAL – Kepala Divisi Hubungan International (Divhubinter) Polri Irjen Pol Krishna Murti mengklaim bahwa pihaknya mempunyai sistem baru untuk memburu buron kasus dugaan suap Komisioner KPU, kader PDIP Harun Masiku. Sistem integrasi I-24/7 yang akan digunakan disebutkan bisa lebih optimal.

Khrisna mengungkapkan para anggota kepolisian yang tergabung di interpol Polri baru saja menuntaskan program pelatihan sebagai operator sistem integrasi I-24/7.

“Itu adalah sistem yang menyala terus selama 24 jam tujuh hari selama dalam seminggu,” terang Krishna, di Hotel El Royal Yogyakarta, Kamis (27/10/2022), dikutip dari CNNIndonesia.com.

Dia menambahkan, sistem integrasi itu akan dijadikan sebagai perangkat pelacak pelaku kejahatan melalui teknologi pengenalan wajah. Tujuan sistem integrasi I-24/7 ialah untuk memperkecil celah para pelaku kejahatan lintas negara dengan memperkuat pengamanan.

Dengan sistem ini, lanjut dia, bukan tak mungkin perburuan sosok Harun Masiku dapat dilakukan lebih optimal. Sebab menurutnya, para pelaku kejahatan akan sulit mengelabui teknologi pengenal wajah ini, meskipun mereka telah mengganti paspor maupun mengubah tampilan wajah.

“Kalau sistem masuk di kami, dilacak kalau dia (Harun Masiku) melintas, datanya wajahnya dikenali biometri insyallah akan mengoptimalkan,” pungkas Khrisna.

Seperti diketahui, Harun Masiku sudah masuk ke dalam daftar red notice oleh Interpol. Untuk itu, sistem yang bekerja berdasarkan pangkalan data kepolisian dan Kemenkumham RI serta terhubung ke sekretariat pada 190 negara yang tergabung dalam interpol ini diharapkan bisa menemukan Harun.

Khrisna merangkan, sistem itu dapat memberikan peringatan kepada operator lewat pengawasan pintu perlintasan negara terhadap ancaman langsung atau baru sebatas rencana kejahatan.

“Sistem yang dibangun imigrasi ini sedang menjadi penjajakan dengan sistem kami, sehingga kami bisa mengenali dan mendeteksi pelaku kejahatan ini hanya dari wajah. Dulu kan harus cocokan ini dan itu. Sekarang cocokan wajah saja cukup,” terangnya.

“Dalam satu detik nanti data-data itu akan muncul. Jadi tidak perlu pencocokan lagi,” tandas Khrisna..

Lebih lanjutnya, Direktur Sistem dan Teknologi Informasi Kemigrasian Kemenkumham RI, Agato Simamora mengatakan sistem itu membuat proses identikasi tanpa perlu cek paspor.

“Kami tidak perlu lagi paspor, identitasnya itu bisa dilacak. Jadi kalau mereka menggunakan nama palsu, paspor palsu dan paspor mirip dengannya tetap bisa dikenali,” jelasnya.

Diketahui, mantan calon legislatif (caleg) PDIP Harun Masiku masuk ke dalam daftar DPO KPK pada 20 Januari 2020 silam; sudah hampir 3 tahun lamanya ia masuk dalam daftar buron. Harun diduga menyuap mantan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan agar bisa ditetapkan sebagai pengganti Nazarudin Kiemas yang lolos ke DPR, namun meninggal dunia.

Harun Masiku diduga menyiapkan uang sekitar Rp850 juta untuk pelicin agar bisa melenggang ke Senayan.

Sebagai upaya penanganan, pada 31 Mei 2021 lalu, KPK telah mengirim surat permohonan penerbitan red notice e Sekretaris National Central Bureau (NCB) untuk memburu Harun. (yd)

Tags: Korupsi Koruptor Nasional

Continue Reading

Previous: Geger! Jasad Pria Ditemukan Tewas di Dalam Kamar Mandi Rumahnya, ini Kronologinya
Next: 94 Tahun Sumpah Pemuda, Bahasan Ajak Pemuda Berkontribusi

Related Stories

IMG_8547
  • Lokal
  • News
  • Otomotif

Terinspirasi Kecelakaan di Bekasi, Dua Pelajar Pontianak Buat Sistem Keselamatan Kereta Api

Editor PI 22/06/2026
IMG_8585
  • Lokal
  • News

DPRD Kalbar Minta BGN Evaluasi Menyeluruh Program Makan Bergizi Gratis

Editor PI 22/06/2026
IMG_8581
  • News

Kontingen Kubu Raya Targetkan Pertahankan Gelar Juara Umum POPDA Kalbar

Editor PI 22/06/2026

Berita Terbaru

  • Terinspirasi Kecelakaan di Bekasi, Dua Pelajar Pontianak Buat Sistem Keselamatan Kereta Api 22/06/2026
  • DPRD Kalbar Minta BGN Evaluasi Menyeluruh Program Makan Bergizi Gratis 22/06/2026
  • Kontingen Kubu Raya Targetkan Pertahankan Gelar Juara Umum POPDA Kalbar 22/06/2026
  • Fiskal Kubu Raya Tertekan, Bupati Sujiwo Prioritaskan Perbaikan Sekolah dan Layanan Kesehatan 22/06/2026
  • Ria Norsan Hadiri HUT ke-62 Kuda Kepang Maju Tresno, Ajak Masyarakat Jaga Warisan Budaya 22/06/2026
  • Gubernur Ria Norsan Ajak Santri Kalbar Jadi Teladan dan Penggerak Perubahan di Masyarakat 22/06/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

IMG_8547
  • Lokal
  • News
  • Otomotif

Terinspirasi Kecelakaan di Bekasi, Dua Pelajar Pontianak Buat Sistem Keselamatan Kereta Api

Editor PI 22/06/2026
IMG_8585
  • Lokal
  • News

DPRD Kalbar Minta BGN Evaluasi Menyeluruh Program Makan Bergizi Gratis

Editor PI 22/06/2026
IMG_8581
  • News

Kontingen Kubu Raya Targetkan Pertahankan Gelar Juara Umum POPDA Kalbar

Editor PI 22/06/2026
IMG_8352
  • News

Fiskal Kubu Raya Tertekan, Bupati Sujiwo Prioritaskan Perbaikan Sekolah dan Layanan Kesehatan

Editor PI 22/06/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.