Ketua DPP PDIP, Puan Maharani. (Foto: ANTARA FOTO: Muhammad Adimaja)
Berita Nasional, PONTIANAK INFORMASI – Ketua DPR RI Puan Maharani menanggapi sorotan negatif sejumlah pihak soal pidato Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri yang menyebutkan kasihan Presiden Jokowi tanpa partainya. Puan mengatakan, Ibu Mega sangat sayang dan hormat sekali kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang juga kader PDIP.
“Ibu Mega itu sayang banget sama Pak Jokowi, dan hormat sekali dengan Pak Jokowi sebagai presiden,” kata Ketua DPP PDIP itu, dikutip dari CNNIndonesia.com, Senin (16/1/2023).
Puan pun memastikan bahwa pernyataan Megawati dalam potongan video peringatan HUT ke-50 PDIP beberapa hari lalu itu, tak bermaksud untuk merendahkan Presiden Jokowi. Puan menilai, yang disampaikan Megawati harus dilihat dalam konteks Jokowi sebagai keluarga dari PDIP.
“Karena itu acara internal PDIP. Dianggap semuanya itu anak-anaknya. Makanya sebelum pidato, Bu Mega mengatakan ‘kangen nggak dengan ibu?’ Itu Artinya Ibu Megawati ingin membawakan dirinya bukan hanya sebagai Ketum, tapi juga ibu (kader-kader PDIP),” terangnya.
Perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR di Tanah Air ini juga menjelaskan, makna ‘tanpa PDIP’ itu sebagai sebuah wadah. Menurut dia, Ibu Mega ingin memberi motivasi kader-kader PDIP agar kerja keras meraih kesuksesan seperti Presiden Jokowi.
“Maksudnya PDIP adalah wadah. (Ingin memotivasi untuk) ayo sama-sama kita maju, ayo sama-sama memberikan bakti kita untuk membangun bangsa dan negara,” pungkasnya.
Puan juga mengingatkan dalam pidatonya Megawati juga memberi pujian kepada Jokowi. Menurutnya, apa yang disampaikan Megawati adalah bentuk rasa sayang.
“Bu Megawati juga di pidatonya memuji kan, ‘Pak Jokowi itu pintar lho, kalau nggak pintar ngapain saya mau sama Pak Jokowi’. Saya bisa melihat itu rasa sayang kepada adiknya. Bukan ingin merendahkan atau nggak hormat, itu kebalikan,” tandasnya.
Untuk itu Puan pun berharap, publik tidak melihat pernyataan Megawati dalam konteks negatif. Sebab dalam beberapa kali kesempatan, Megawati juga kerap membela Jokowi manakala presiden mendapat respons buruk dari publik.
