Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • News
  • Pontianak Dulu: Sejarah, Perkembangan Era Kesultanan hingga Pasca Proklamasi
  • Lokal
  • News

Pontianak Dulu: Sejarah, Perkembangan Era Kesultanan hingga Pasca Proklamasi

Editor PI 08/02/2023
Pontianak Dulu

Perkampungan Pontianak tahun 1920-an. (Foto: National Geographic Indonesia/Mahandis Yoanata Thamrin)

PONTIANAK INFORMASI, LOKAL – Pontianak dulu adalah hutan, berikut sejarah dan perkembangan Kota Khatulistiwa ini. Letak kota ini di provinsi Kalimantan Barat, Indonesia.

Kota ini merupakan salah satu kota yang terkenal di Indonesia karena posisinya sebagai ibu kota provinsi tersebut.

Pada masa dahulu, Pontianak memiliki beberapa sejarah yang sangat penting, seperti sejarah perkembangan pemerintahan dan budaya yang membentuk identitas kota ini. Namun, pastinya kondisi dan keadaan kota Pontianak pada masa dahulu berbeda dengan kota Pontianak saat ini.

Sejarah Pontianak

Sejarah Pontianak dimulai dari peradaban Kesultanan Pontianak yang didirikan pada abad ke-18 oleh Syarif Abdurrahman Alkadrie. Pada masa itu, Pontianak merupakan salah satu sentral bisnis dan perdagangan di Kalimantan Barat. Kota ini menjadi salah satu kota terpenting dalam sejarah Nusantara dan merupakan bagian penting dari sejarah kemerdekaan Indonesia.

Tempat Bersejarah di Pontianak Sejak Era Kesultanan

Beberapa tempat bersejarah di Kota Pontianak yang berasal dari era Kesultanan adalah:

  • Istana Kadriah: Istana ini merupakan residensi bagi sultan Pontianak pada masa kesultanan. Istana ini masih berdiri dan bisa dikunjungi sampai saat ini.
  • Masjid Sultan Iskandar Muda: Masjid ini dibangun pada masa pemerintahan Sultan Iskandar Muda dan masih berdiri sampai sekarang.
  • Taman Budaya Pontianak: Taman ini adalah taman yang dibangun pada masa kesultanan dan merupakan salah satu tempat wisata yang wajib dikunjungi bagi wisatawan yang ingin mengetahui sejarah Kota Pontianak.
  • Museum Sultan: Museum ini berisi koleksi peninggalan sejarah dan tradisi kesultanan Pontianak. Museum ini bisa menjadi salah satu tempat untuk mempelajari sejarah dan tradisi Kota Pontianak.
  • Mausoleum Sultan Syarif Hasanuddin: Makam ini adalah tempat pemakaman Sultan Syarif Hasanuddin yang memimpin Kota Pontianak pada masa kesultanan. Mausoleum ini menjadi salah satu tempat bersejarah yang harus dikunjungi bagi wisatawan yang ingin mempelajari sejarah Kota Pontianak.

Pontianak Dulu, Era Penjajahan hingga Pasca Proklamasi

Pada tahun 1824, Belanda memulai penjajahan di Pontianak dan membangun koloni Belanda di sana. Kota ini menjadi pusat administrasi pemerintahan Belanda di Kalimantan Barat dan mengalami perkembangan yang signifikan dalam bidang ekonomi dan budaya.

Setelah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia pada tahun 1945, Pontianak menjadi bagian dari Republik Indonesia dan mengalami perubahan yang signifikan dalam bidang pemerintahan dan ekonomi. Kota ini menjadi ibu kota provinsi Kalimantan Barat dan terus berkembang seiring dengan perkembangan dan modernisasi Indonesia.

Pontianak Dulu
Wisma Residen Pontianak pada 1940-an. (Foto: National Geographic Indonesia/Mahandis Yoanata Thamrin)

Sampai saat ini, Pontianak menjadi salah satu kota terpenting di Indonesia dan menjadi pintu gerbang bagi para wisatawan yang ingin menjelajahi keindahan dan sejarah Kalimantan Barat.

Asal Kata Pontianak

Kata “Pontianak” berasal dari bahasa Melayu yang memiliki arti sebagai roh dari seorang ibu yang meninggal saat melahirkan. Kota Pontianak diberi nama demikian karena diduga terdapat legenda tentang seorang wanita yang meninggal saat melahirkan dan membawa keberuntungan dan kekayaan bagi wilayah tersebut.

Namun, ada juga versi lain yang menyatakan bahwa nama Pontianak berasal dari sebuah tempat yang diduga sebagai tempat pemakaman seorang ibu yang meninggal saat melahirkan.

Menurut mitos yang beredar, asal kata “Pontianak” berasal dari pohon. Ada sebuah cerita rakyat yang mengatakan bahwa nama Pontianak berasal dari pohon yang terdapat di sekitar Sungai Kapuas.

Pada saat itu, ada seorang perempuan hamil yang meninggal saat berada di bawah pohon tersebut dan setelah melahirkan, perempuan tersebut menjadi roh jahat dan memangsa orang yang lewat di bawah pohon itu. Oleh karena itu, orang setempat memberi nama “pontianak” pada pohon tersebut, yang berarti “perempuan hamil yang meninggal dan menjadi roh jahat”.

Nama “pontianak” kemudian menjadi nama bagi kota ini karena kota tersebut didirikan di sekitar pohon tersebut. Dengan demikian, kota Pontianak memiliki sejarah yang sangat kuat dengan mitos dan cerita rakyat setempat. (yd)

Tags: Kalbar Pontianak

Continue Reading

Previous: Wali Kota: Upaya Ciptakan Hunian Pemukiman di Kota Pontianak Lebih Tertata
Next: Pertambahan Penduduk, Tantangan Pembangunan di Pontianak Barat

Related Stories

IMG_2254
  • News

Harga LPG Non-Subsidi di Pontianak Naik, DPRD Kalbar Minta Stok Dijaga

Editor PI 23/04/2026
8b51248c-78ba-4acc-a6ed-d4d69d5cc076
  • Lokal
  • News

Pontianak Tuan Rumah Rakor APEKSI se-Kalimantan 2026

Editor PI 23/04/2026
be20164a-7548-44a4-b788-bad228fb3d81
  • Lokal
  • News

Dorong Pemerataan Pendidikan hingga Desa, Pemprov Kalbar Luncurkan Desa Sakti

Editor PI 23/04/2026

Berita Terbaru

  • Dinkes Kalbar Kick Off Pelaksanaan CKG Bagi ASN Pemprov Kalbar 24/04/2026
  • NasDem Dukung Usulan KPK: Capres dari Kaderisasi Partai Dinilai Perkuat Loyalitas 23/04/2026
  • Golkar: Capres-Cawapres Tak Harus dari Kader Partai, Semua Tokoh Terbaik Perlu Diberi Ruang 23/04/2026
  • PAN: Masa Jabatan Ketum Parpol Sebaiknya Diatur Internal, KPK Diminta Fokus Penegakan Hukum 23/04/2026
  • Harga LPG Non-Subsidi di Pontianak Naik, DPRD Kalbar Minta Stok Dijaga 23/04/2026
  • Pontianak Tuan Rumah Rakor APEKSI se-Kalimantan 2026 23/04/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

Dinkes Kalbar Kick Off Pelaksanaan CKG Bagi ASN Pemprov Kalbar
  • Kesehatan

Dinkes Kalbar Kick Off Pelaksanaan CKG Bagi ASN Pemprov Kalbar

Editor PI 24/04/2026
Anggota Komisi IX DPR RI Irma Suryani Chaniago di kompleks parlemen, Jakarta, Kamis (27/11/2025).
  • Politik

NasDem Dukung Usulan KPK: Capres dari Kaderisasi Partai Dinilai Perkuat Loyalitas

Editor PI 23/04/2026
Sekretaris Jenderal Partai Golkar sekaligus Anggota Komisi VI DPR RI Muhammad Sarmuji.
  • Politik

Golkar: Capres-Cawapres Tak Harus dari Kader Partai, Semua Tokoh Terbaik Perlu Diberi Ruang

Editor PI 23/04/2026
Ketua Komisi VII DPR RI Saleh Partaonan Daulay
  • Politik

PAN: Masa Jabatan Ketum Parpol Sebaiknya Diatur Internal, KPK Diminta Fokus Penegakan Hukum

Editor PI 23/04/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.