Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • News
  • Miris! Kepsek SMA Taruna Bumi Khatulistiwa Pontianak Tampar Siswi, Keluarga Lapor ke Polda Kalbar
  • Lokal
  • News

Miris! Kepsek SMA Taruna Bumi Khatulistiwa Pontianak Tampar Siswi, Keluarga Lapor ke Polda Kalbar

Editor PI 13/05/2023
IMG-20230513-WA0035

PONTIANAK INFORMASI, KUBU RAYA – Buntut penamparan siswi oleh Oknum Kepala SMA Taruna Bumi Khatulistiwa membuat orang tua siswi merasa geram dan melakukan upaya hukum dengan membuat Laporan Polisi di Kepolisian Negara Republik Indonesia Daerah Kalimantan Barat (Polda Kalbar), Jumat, 12 Mei 2023.

“Kedatangan kami ke Polda Kalbar untuk melaporkan Oknum Kepala Sekolah karena melakukan pemukulan atau kekerasan terhadap Anak saya dan kami meminta pihak Kepolisian untuk menindak tegas dan cepat sesuai dengan semangat Presisi yang dicanangkan Kapolri Sigit,” ungkap ayah korban anak yang tidak ingin disebutkan namanya, dalam keterangan tertulis, Sabtu, (13/5/2023) di Pontianak.

Ayah Korban juga menambahkan pihaknya sudah membuat Laporan Polisi dengan Nomor: LP/B/131/V/2023/SPKT/POLDA KALIMANTAN BARAT tanggal 12 Mei 2023, dengan harapan meminta penegakan hukum ditegakkan seadil-adilnya demi kepentingan terbaik anak.

Mengingat, kekerasan di lingkungan sekolah sangat tidak dapat ditoleransi demi keberlangsungan dan kemajuan Pendidikan di Indonesia apalagi orang yang melakukan kekerasan tersebut memegang jabatan sebagai Kepala Sekolah.

“Harusnya Kepala Sekolah itu menjadi Role Model atau teladan bagi semua orang di lingkungan sekolah tanpa terkecuali, saya menyekolahkan anak saya jauh-jauh dari kampung ke sini (red SMA Taruna Bumi Khatulistiwa) dengan harapan anak saya mendapatkan Pendidikan yang layak dan dapat mengenyam Pendidikan demi masa depan yang terjamin, bukan untuk ditampar dan diperlakukan dengan tidak manusiawi, kami minta keadilan dan proses hukum secara tegas,” tegas ayah korban anak.

Selain itu ayah korban anak juga menyampaikan akan bertemu dengan pihak Yayasan serta Melaporkan hal tersebut kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Barat dan Komisi Penyelenggara Perlindungan Anak Daerah Provinsi Kalimantan Barat (KPPAD Kalbar).

“Pemerintah Daerah Provinsi punya tanggung jawab di sini. Mengingat urusan pendidikan menengah (SMA dan SMK) dan pendidikan khusus menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi. Selama ini yang melakukan pembinaan adalah Dinas Provinsi. Kami mau lihat bagaimana keseriusan Gubernur dalam hal melihat perkara ini melalui Dinas Pendidikan dan sejauh mana pembinaan yang dilakukan oleh Dinas sehingga hal seperti ini dapat terjadi,” ujarnya.

Maria Putri Anggraini Saragi, Tim Pengacara dari Korban Anak juga menyampaikan bahwa Pihaknya akan mengawal perkara kekerasan terhadap anak ini hingga Laporan Polisi yang sudah ada ditingkatkan ke Tahap Penyidikan. Mengingat, dugaan kuat terjadinya tindak pidana kekerasan tersebut sudah dapat ditentukan Bukti Permulaan yang Cukup berdasarkan Alat Bukti seperti Keterangan Saksi dan Alat Bukti lainnya.

“Sudah jelas ada dugaan kuat tindak pidana di sini, kami akan melaporkan juga ke Komisi Penyelenggara Perlindungan Anak Daerah Provinsi Kalimantan Barat (KPPAD Kalbar) dan ke Dinas Pendidikan Provinsi karena faktanya ketika kejadian pemukulan itu terjadi saat apel pagi di SMA Taruna Bumi Khatulistiwa disaksikan oleh banyak siswa dan siswi dan beberapa guru,” ungkap Mariam

“Kejadian ini juga membuat anak korban mengalami trauma sehingga merasa malu bertemu teman-temannya dan hari ini masuk ke rumah sakit karena kondisi tidak stabil,” tandasnya.

Maria juga menambahkan bahwa kejadian ini patut menjadi atensi semua stakeholder yang berkepentingan mengingat anak adalah aset bangsa dan negara, sudah sepatutnya tindak kekerasan di lingkungan sekolah tidak perlu terulang kembali. Jadi, pihaknya meminta Pihak Kepolisian untuk mengawal perkara ini bersama-sama.

“Perlu saya ingatkan kembali kekerasan di lingkungan sekolah itu sudah tidak jaman. Mari kita kawal proses hukum yang sudah berjalan ini bersama-sama agar kejadian seperti ini tidak pernah terulang kembali ke anak-anak kita,” tutupnya. (RS)

Tags: Kalbar Kubu Raya Polda Kalbar

Continue Reading

Previous: Manfaatkan Teknologi Informasi, Pemkot Pontianak Serap Aspirasi Warga
Next: Wujudkan Prestasi Olahraga Menuju Pontianak Sport City

Related Stories

Screenshot
  • Lokal
  • News

Ria Norsan Sebut Pengangguran di Kalbar Menurun, Meski Investasi Belum Maksimal Serap Tenaga KerjaP

Editor PI 01/05/2026
IMG_3487
  • Lokal
  • News

KSBSI Soroti Nasib Buruh Kalbar: Minim Perlindungan, Penegakan Hukum Dinilai Timpang

Editor PI 01/05/2026
IMG_3504
  • Lokal
  • News

Petani di Ketapang Desak Pemda Cabut Izin PT Mayawana Persada di Momen May Day 2026

Editor PI 01/05/2026

Berita Terbaru

  • Ria Norsan Sebut Pengangguran di Kalbar Menurun, Meski Investasi Belum Maksimal Serap Tenaga KerjaP 01/05/2026
  • KSBSI Soroti Nasib Buruh Kalbar: Minim Perlindungan, Penegakan Hukum Dinilai Timpang 01/05/2026
  • Petani di Ketapang Desak Pemda Cabut Izin PT Mayawana Persada di Momen May Day 2026 01/05/2026
  • Buruh di Kalbar Gelar Aksi May Day di Kantor Gubernur 01/05/2026
  • May Day 2026, Gubernur Ria Norsan Tekankan Hubungan Harmonis Pekerja dan Pengusaha 01/05/2026
  • KORMI Kubu Raya Dilantik, Sekda Yusran Ajak Lawan Penyakit dengan Olahraga 30/04/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

Screenshot
  • Lokal
  • News

Ria Norsan Sebut Pengangguran di Kalbar Menurun, Meski Investasi Belum Maksimal Serap Tenaga KerjaP

Editor PI 01/05/2026
IMG_3487
  • Lokal
  • News

KSBSI Soroti Nasib Buruh Kalbar: Minim Perlindungan, Penegakan Hukum Dinilai Timpang

Editor PI 01/05/2026
IMG_3504
  • Lokal
  • News

Petani di Ketapang Desak Pemda Cabut Izin PT Mayawana Persada di Momen May Day 2026

Editor PI 01/05/2026
IMG_3532
  • Lokal
  • News

Buruh di Kalbar Gelar Aksi May Day di Kantor Gubernur

Editor PI 01/05/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.