Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • News
  • Proses Alih Media Sertifikat Tanah ke Elektronik Bertahap
  • Lokal
  • News

Proses Alih Media Sertifikat Tanah ke Elektronik Bertahap

Editor PI 05/12/2023
IMG-20231205-WA0011

PONTIANAK INFORMASI, LOKAL – Kanwil ATR/BPN Kalimantan Barat bakal mengonversi 3 jutaan sertifikat tanah analog ke dalam bentuk sertifikat elektronik secara berkala. Konversi tersebut dilakukan melalui proses permohonan oleh pemilik tanah.

Kepala Kanwil ATR/BPN Kalbar, Andi Tenri Abeng menjelaskan, proses konversi sertifikat melalui permohonan ini sekaligus menepis anggapan dan ketakutan masyarakat terkait penguasaan sertifikat oleh pemerintah.

“Jadi atas permohonan. Jadi isunya yang dulu itu akan ditarik itu gak ada. Jadi atas permohonan yang bersangkutan,” katanya, usai penyerahan sertifikat tanah dan peluncuran sertifikat tanah elektronik bersama Presiden Joko Widodo secara virtual, Senin (4/12/2023).

Tenri mengatakan, sertifikat analog masyarakat yang akan diproses menjadi elektronik itu nantinya akan dialih mediakan oleh Kanwil ATR/BPN. Hal tersebut dilakukan atas kemauan sendiri dari masyarakat.

“Kalau yang bersangkutan mau tetap pegang, ya gak apa-apa. Tapi di sistem kita sudah beralih ke elektronik,” ujarnya.

Dia mengatakan, Pemerintah Provinsi Kalbar mendata 3,5 juta bidang tanah. Namun yang terdaftar saat ini baru menyentuh angka 2,4 juta. Sehingga masih terdapat 1 juta lebih yang belum terdata. Hal ini memengaruhi konversi ke sistem elektronik. Maka itu proses yang dilakukan oleh BPN secara bertahap.

“Kami masih punya PR. Presiden Jokowi bilang sampai 2024 kita harus menyelesaikan sampai 120 juta se Indonesia. Artinya kita di Kalbar akan berusaha menyelesaikan sisa dari yang belum bersertifikat tadi,” jelasnya.

Sejauh ini sambung Tenri, alih media atau konversi sertifikat tanah dari analog ke elektronik baru dilakukan terhadap Barang Milik Negara (BMN), aset instansi pemerintah, pemerintah daerah baik provinsi maupun kabupaten dan kota.

“Masyarakat belum, karena baru diluncurkan tadi. Jadi kita baru akan melaksanakan untuk masyarakat. Nanti untuk PTSL dan redistribusi tahun depan itu semua sudah elektronik,” pungkasnya.

Pemerintah melakukan penyerahan sertifikat tanah sekaligus peluncuran sertifikat tanah elektronik yang dipimpin oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara dan diikuti Kanwil ATR/BPN se-Indonesia secara virtual, Senin (4/12/2023).

Di Kalbar kegiatan tersebut digelar di Aula Garuda, Kantor Gubernur Kalbar, Jalan Ahmad Yani, Kota Pontianak. Sedikitnya 224 penerima sertifikat hadir dalam agenda yang dihadiri Pj Gubernur Kalbar, Harisson.

Pj Gubernur Kalbar, Harisson secara simbolis menyerahkan sertifikat tanah kepada penerima. Diantaranya dari program PTSL sebanyak 141 bidang tanah, redistribusi tanah 52 bidang, program wakaf tanah empat bidang, BMN lima bidang dan aset pemprov ada 18 bidang tanah.

“Ini merupakan langkah cepat pemerintah dalam proses penerbitan sertifikat dari yang telah melakukan pendaftaran melalui PTSL. Sampai saat ini Pemprov telah menerbitkan sebanyak 659 sertifikat elektronik, hal ini dilakukan dalam rangka menyukseskan program strategis nasional,” katanya.

Harisson juga mengapresiasi lima kabupaten yang telah memberikan keringanan/pembebasan Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) yakni Sambas, Sekadau, Landak, Sintang dan Bengkayang.

“Saya berharap daerah yang belum memberikan keringanan atau pembebasan BPHTB agar dapat mengikuti atau mengupayakan keringanan untuk program strategis nasional,” harapnya.

Dia juga mengapresiasi langkah ATR/BPN dengan menerbitkan sertifikat elektronik. Hal ini merupakan bagian dari kepastian hukum hak atas tanah bagi masyarakat.

“Semoga tidak terjadi lagi sengketa tanah. Dan ini yang harus dihindari, agar konflik dan sengketa tanah bisa segera diselesaikan dengan memberikan sertifikat sebagai tanda bukti hukum atas tanah kepada masyarakat,” pungkasnya. (ap)

Tags: Jokowi Kalbar Pemprov Kalbar Pontianak

Continue Reading

Previous: Peran Komunitas Masyarakat Penting Tekan Angka HIV
Next: 139 Imigran Rohingya Gelombang 2 yang Ditolak Warga Sabang Ditampung di Lahan Dermaga

Related Stories

Lim Mui Hong, pemilik toko Alfa Lim
  • Lokal

Tak Perlu Mudik, Oleh-oleh Khas Pontianak Kini Bisa Dikirim ke Berbagai Kota dengan Lion Parcel

Editor PI 23/06/2026
IMG_8644
  • Lokal
  • News

Sekda Harisson Hadiri Paripurna DPRD, Sebut Angka Kemiskinan hingga Stunting di Kalbar Menurun

Editor PI 23/06/2026
IMG_8641
  • Lokal
  • News

Sujiwo Targetkan Batu Ampar Jadi Desa Wisata, Listrik Jadi Langkah Awal

Editor PI 23/06/2026

Berita Terbaru

  • Tak Perlu Mudik, Oleh-oleh Khas Pontianak Kini Bisa Dikirim ke Berbagai Kota dengan Lion Parcel 23/06/2026
  • Yamaha Safety Riding Day 2026 Ajak Masyarakat #PILIHSELAMAT Saat Berkendara 23/06/2026
  • Auto Lebih Percaya Diri! Kolaborasi Yamaha x Kahf Sulap Grand Filano Hybrid Jadi Ala Classy Modern Explorer 23/06/2026
  • Sekda Harisson Hadiri Paripurna DPRD, Sebut Angka Kemiskinan hingga Stunting di Kalbar Menurun 23/06/2026
  • Sujiwo Targetkan Batu Ampar Jadi Desa Wisata, Listrik Jadi Langkah Awal 23/06/2026
  • Dermaga Sumber Agung Ambruk, Bupati Sujiwo Pastikan akan Segera Diperbaiki 23/06/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

Lim Mui Hong, pemilik toko Alfa Lim
  • Lokal

Tak Perlu Mudik, Oleh-oleh Khas Pontianak Kini Bisa Dikirim ke Berbagai Kota dengan Lion Parcel

Editor PI 23/06/2026
Safety Riding
  • Otomotif

Yamaha Safety Riding Day 2026 Ajak Masyarakat #PILIHSELAMAT Saat Berkendara

Editor PI 23/06/2026
Modification Yamaha Grand Filano Hybrid x Kahf Collaboration_2
  • Otomotif

Auto Lebih Percaya Diri! Kolaborasi Yamaha x Kahf Sulap Grand Filano Hybrid Jadi Ala Classy Modern Explorer

Editor PI 23/06/2026
IMG_8644
  • Lokal
  • News

Sekda Harisson Hadiri Paripurna DPRD, Sebut Angka Kemiskinan hingga Stunting di Kalbar Menurun

Editor PI 23/06/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.