Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • News
  • Pemain Meriam di Pontianak Harap Bantuan Pengadaan Balok dan Subsidi Karbit dari Pemerintah
  • Lokal
  • News

Pemain Meriam di Pontianak Harap Bantuan Pengadaan Balok dan Subsidi Karbit dari Pemerintah

Editor PI 15/03/2025
WhatsApp Image 2025-03-15 at 11.03.55

PONTIANAKINFORMASI.CO.ID, LOKAL – Subsidi pembelian bahan dasar meriam karbit, yakni batu karbit, sangat diharapkan oleh warga pesisir sungai kapuas yang hendak melestarikan permainan tersebut. Hal itu disampaikan oleh Ketua Meriam Asopwa Nurul Hidayah, Muhammad Andri. Ia berharap ada bantuan dari pemerintah dalam pengadaan bahan baku untuk pembuatan meriam, seperti balok dan karbit, serta subsidi untuk bahan peledak karbit.

Sebab, Andri mengatakan tradisi meriam karbit ini sudah menjadi bagian penting dari perayaan malam takbiran menjelang Hari Raya Idul Fitri di pesisir Sungai Kapuas.

“Kami sangat membutuhkan dukungan dari donatur untuk pengadaan bahan-bahan ini agar tradisi ini bisa terus berlangsung,” katanya.

Andri mengungkapkan saat ini pemain meriam karbit telah memulai proses pembuatan meriam. Namun, dia mengungkapkan bahwa untuk terus melanjutkan pembuatan meriam karbit, mereka sangat bergantung pada pengadaan bahan-bahan seperti balok meriam, rotan, dan karbit.

“Kami berharap pemerintah dan dewan-dewan yang ada di Kalbar juga mohonlah diperhatikan setiap pembuatan meriam ini agar tradisi ini tetap telaksana sampai nantinya, mengingat kelangkaan kayu yang semakin sulit didapatkan,” harap Andri

Selain itu, Andri mengungkapkan kekhawatiran atas kelangkaan bahan baku kayu balok yang biasa digunakan untuk membuat meriam.

“Sekarang banyak yang beralih menggunakan palun, namun itu tidak seefektif kayu balok. Kami berharap pemerintah dapat mempermudah pengadaan bahan ini, agar tradisi ini tetap terjaga,” tambahnya.

Para pembuat meriam karbit juga berharap agar pemerintah memberikan subsidi untuk karbit, bahan peledak yang digunakan dalam meriam. Andri menekankan bahwa meskipun ada risiko terkait penggunaan bahan peledak ini, keamanan tetap menjadi prioritas.

“Kami mengharapkan subsidi harga karbit untuk meriam yang dimainkan pada malam Idul Fitri. Ini penting untuk melestarikan tradisi yang telah lama ada,” ungkapnya.

“Kami sangat berhati-hati dalam setiap proses pembuatan meriam. Kami tidak ingin ada kejadian yang tidak diinginkan,” tambahnya.

Lebih lanjut, Andri berharap agar pemerintah memperhatikan masalah ini agar tradisi meriam karbit dapat tetap hidup dan dilestarikan, tidak hanya untuk generasi saat ini, tetapi juga untuk generasi mendatang.

“Kami ingin mengenalkan kepada anak-anak muda bahwa ini adalah tradisi yang harus dijaga, dan kami mengajak mereka untuk belajar membuat meriam dengan cara yang aman,” tutup Andri.

Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, terutama pemerintah, diharapkan tradisi meriam karbit yang telah menjadi bagian dari identitas masyarakat pesisir Sungai Kapuas ini dapat terus dilestarikan dan tidak punah.

Tags: Budaya Ekonomi Kalbar Pontianak

Continue Reading

Previous: Kualitas No Debat GEAR ULTIMA Bikin Performa Selalu Optimal
Next: Edi Serahkan Simbolis Bantuan Tunai bagi Warga Pontianak Tenggara dan Selatan

Related Stories

IMG_5017
  • Lokal
  • News

ISPA Masih Terkendali, Kasus Pneumonia di RSUD Soedarso Cenderung Naik di Tengah Kabut Asap

Editor PI 14/08/2026
77896e74-8aba-4158-a777-fe5939d5fa1b
  • Lokal
  • News

Wako Edi Kamtono Minta Warga Hentikan Aktivitas 3 Menit saat Detik-Detik Proklamasi

Editor PI 14/08/2026
IMG_4998
  • Lokal
  • News

Karhutla di Kalbar Tembus 28 Ribu Hektar, Gubernur Norsan Minta Warga Stop Bakar Ladang Sampai El Nino Berakhir

Editor PI 14/08/2026

Berita Terbaru

  • ISPA Masih Terkendali, Kasus Pneumonia di RSUD Soedarso Cenderung Naik di Tengah Kabut Asap 14/08/2026
  • Wako Edi Kamtono Minta Warga Hentikan Aktivitas 3 Menit saat Detik-Detik Proklamasi 14/08/2026
  • Karhutla di Kalbar Tembus 28 Ribu Hektar, Gubernur Norsan Minta Warga Stop Bakar Ladang Sampai El Nino Berakhir 14/08/2026
  • Kasus ISPA di Pontianak Tertinggi di Kalbar, Dinkes Minta Warga Waspadai Dampak Kabut Asap 14/08/2026
  • Anggota Satpol PP Pontianak Nyaris Diamuk Warga Saat Razia Layangan, Begini Kronologinya 14/08/2026
  • Wabup Sukir Apresiasi TMMD Percepat Pembangunan Desa di Kubu Raya 13/08/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

IMG_5017
  • Lokal
  • News

ISPA Masih Terkendali, Kasus Pneumonia di RSUD Soedarso Cenderung Naik di Tengah Kabut Asap

Editor PI 14/08/2026
77896e74-8aba-4158-a777-fe5939d5fa1b
  • Lokal
  • News

Wako Edi Kamtono Minta Warga Hentikan Aktivitas 3 Menit saat Detik-Detik Proklamasi

Editor PI 14/08/2026
IMG_4998
  • Lokal
  • News

Karhutla di Kalbar Tembus 28 Ribu Hektar, Gubernur Norsan Minta Warga Stop Bakar Ladang Sampai El Nino Berakhir

Editor PI 14/08/2026
IMG_5122
  • Lokal
  • News

Kasus ISPA di Pontianak Tertinggi di Kalbar, Dinkes Minta Warga Waspadai Dampak Kabut Asap

Editor PI 14/08/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.