Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • News
  • Kasus ISPA di Pontianak Tertinggi di Kalbar, Dinkes Minta Warga Waspadai Dampak Kabut Asap
  • Lokal
  • News

Kasus ISPA di Pontianak Tertinggi di Kalbar, Dinkes Minta Warga Waspadai Dampak Kabut Asap

Editor PI 14/08/2026
IMG_5122

PONTIANAK INFORMASI – Di tengah kualitas udara yang mulai memburuk akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kalimantan Barat mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

Apalagi, Kota Pontianak menjadi daerah dengan jumlah kasus ISPA tertinggi di Kalbar sepanjang Januari hingga Juli 2026.

Kepala Dinas Kesehatan Kalbar, dr. Erna Yulianti, mengatakan kualitas udara yang masuk kategori tidak sehat berpotensi meningkatkan risiko gangguan saluran pernapasan, terutama pada balita, lansia, ibu hamil, serta masyarakat yang memiliki riwayat penyakit pernapasan.

“Kalau kondisi kualitas udara memasuki kategori tidak sehat, masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan. Kurangi aktivitas di luar ruangan, terutama apabila tidak diperlukan. Jika harus beraktivitas di luar, gunakan masker yang sesuai dan upayakan mengurangi paparan langsung terhadap udara yang tidak sehat,” ujar Erna, Senin (10/8/2026).

Berdasarkan data Dinkes Kalbar, sepanjang Januari hingga Juli 2026 tercatat rata-rata sekitar 5.015 kasus ISPA setiap pekan. Puncaknya terjadi pada minggu keempat Januari dengan 5.378 kasus. Setelah sempat menurun, jumlah kasus kembali meningkat pada awal Juli hingga mencapai 5.261 kasus.

Secara kewilayahan, peningkatan kasus tercatat di Kabupaten Bengkayang, Sambas, Landak, dan Kota Pontianak, meski kenaikannya dinilai belum signifikan.

Namun jika dilihat dari total akumulasi kasus, Kota Pontianak menjadi wilayah dengan angka ISPA tertinggi, yakni mencapai 31.228 kasus. Disusul Kabupaten Ketapang sebanyak 15.985 kasus dan Kabupaten Kubu Raya 14.371 kasus.

Erna menjelaskan, memburuknya kualitas udara memang dapat memperbesar risiko munculnya keluhan pada saluran pernapasan maupun memperparah kondisi penderita penyakit pernapasan. Meski demikian, ia mengingatkan bahwa tidak semua kasus ISPA disebabkan oleh kabut asap.

“Yang perlu dipahami, kondisi udara yang tidak sehat memang dapat meningkatkan risiko gangguan saluran pernapasan dan memperberat keluhan pada orang yang sudah memiliki gangguan pernapasan. Namun, kita tidak bisa langsung menyimpulkan bahwa seluruh kasus ISPA yang terjadi saat ini disebabkan oleh karhutla atau kabut asap, karena ISPA memiliki banyak faktor risiko,” jelasnya.

Selain menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan, masyarakat juga diminta menjaga kualitas udara di dalam rumah, menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), serta menghindari paparan asap rokok.

Berdasarkan kelompok usia, orang dewasa menjadi kelompok yang paling banyak mengalami ISPA dengan proporsi 39,8 persen. Selanjutnya balita 24,1 persen, anak-anak 13,8 persen, remaja 11,7 persen, dan lansia 10,6 persen.

Menurut Erna, data tersebut menunjukkan bahwa ISPA dapat menyerang seluruh kelompok usia. Namun balita dan lansia tetap menjadi kelompok yang paling rentan ketika kualitas udara menurun.

Ia mengimbau masyarakat segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala seperti batuk, pilek, sakit tenggorokan, sesak napas, atau keluhan pernapasan lainnya, terutama jika kondisi semakin berat.

“Jangan menunggu sampai muncul keluhan yang berat. Apabila mengalami batuk, pilek, sakit tenggorokan, sesak atau keluhan pernapasan lainnya, terutama jika keluhan semakin berat, segera periksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat,” tutupnya.

Tags: ISPA kabut asap karhutla Karhutla Kasus ISPA PONTIANAK Kesehatan

Continue Reading

Previous: Anggota Satpol PP Pontianak Nyaris Diamuk Warga Saat Razia Layangan, Begini Kronologinya
Next: Jibril-Farras Jadi Bujang Dare Pontianak 2026, Siap Promosiin Kota Khatulistiwa

Related Stories

Screenshot
  • Lokal
  • News
  • Sports

Kondisi Tak Fit, Dejan/Apri Pantang Menyerah hingga Amankan Tiket Semifinal

Editor PI 04/09/2026
IMG_8314
  • Lokal
  • News

Dendi Triansyah Tembus Semifinal Indonesia Masters 2026 di Pontianak

Editor PI 04/09/2026
IMG_8223
  • Lokal
  • News

Kemarau Panjang, Harga Air Isi Ulang Tembus Rp25 Ribu di Pontianak, Pemerintah Diminta Turun Tangan

Editor PI 04/09/2026

Berita Terbaru

  • Kondisi Tak Fit, Dejan/Apri Pantang Menyerah hingga Amankan Tiket Semifinal 04/09/2026
  • Dendi Triansyah Tembus Semifinal Indonesia Masters 2026 di Pontianak 04/09/2026
  • Kemarau Panjang, Harga Air Isi Ulang Tembus Rp25 Ribu di Pontianak, Pemerintah Diminta Turun Tangan 04/09/2026
  • Fari Lega, Tak Perlu Lagi Gendong Anak Setelah Dapat Kursi Roda Khusus dari Pemkot Pontianak 04/09/2026
  • Tiga Bulan Kesulitan Air Bersih, Pemprov Kalbar Salurkan Bantuan di Limbung Kubu Raya 04/09/2026
  • Pemprov Kalbar Raih 2 Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 04/09/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

Screenshot
  • Lokal
  • News
  • Sports

Kondisi Tak Fit, Dejan/Apri Pantang Menyerah hingga Amankan Tiket Semifinal

Editor PI 04/09/2026
IMG_8314
  • Lokal
  • News

Dendi Triansyah Tembus Semifinal Indonesia Masters 2026 di Pontianak

Editor PI 04/09/2026
IMG_8223
  • Lokal
  • News

Kemarau Panjang, Harga Air Isi Ulang Tembus Rp25 Ribu di Pontianak, Pemerintah Diminta Turun Tangan

Editor PI 04/09/2026
fc80a42d-f7c4-492b-bb83-149c63b55779
  • Lokal
  • News

Fari Lega, Tak Perlu Lagi Gendong Anak Setelah Dapat Kursi Roda Khusus dari Pemkot Pontianak

Editor PI 04/09/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.