Simon Tahamata (NurPhoto via Getty Images)
PONTIANAK INFORMASI, Sports – PSSI secara resmi mengumumkan penunjukan Simon Tahamata sebagai Kepala Pemandu Bakat (Head of Scouting) Sepakbola Nasional Indonesia. Langkah strategis ini merupakan bagian dari komitmen federasi dalam memperkuat fondasi pengembangan pemain nasional, khususnya dalam upaya menuju Piala Dunia 2026 dan masa depan sepak bola Indonesia.
Simon Tahamata, mantan pemain Timnas Belanda berdarah Maluku yang memiliki pengalaman panjang di klub-klub top Eropa seperti Ajax Amsterdam, Standard Liege, dan Feyenoord, akan bertanggung jawab mengidentifikasi serta merekrut talenta potensial baik dari dalam negeri maupun diaspora Indonesia di luar negeri, khususnya di Belanda. Pria berusia 68 tahun ini akan bekerja erat dengan pelatih kepala Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, serta staf pelatih lain seperti Gerald Vanenburg dan Nova Arianto, guna memastikan keberlanjutan, kualitas, dan perkembangan Timnas Garuda.
Dalam pernyataan resminya, Simon mengungkapkan antusiasmenya untuk segera bekerja bersama tim pelatih Indonesia. “Saya menantikan bekerja bersama coach Patrick Kluivert dan staf teknis lainnya di Indonesia,” ujar Simon. Ia juga menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan hangat dari para pendukung sepak bola nasional.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menyambut positif kehadiran Simon Tahamata. “Pengalaman dan keahliannya dalam pengembangan pemain muda akan menjadi aset berharga dalam perjalanan kami menuju panggung dunia,” tegas Erick Thohir.
Penunjukan Simon Tahamata menambah nuansa Belanda di tubuh Timnas Indonesia, seiring dengan hadirnya Patrick Kluivert sebagai pelatih kepala. Diharapkan, pengalaman Simon dalam membina pemain muda di akademi Ajax Amsterdam dan klub-klub Eropa lainnya dapat mempercepat lahirnya generasi emas sepak bola Indonesia yang siap bersaing di level internasional.
