Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • Sports
  • Tuntutan Patrick Kluivert Mundur dari Timnas Indonesia Menguat, Pengamat: PSSI Harus Matang Pilih Pengganti Agar Tak Lagi Bikin Dada Sesak
  • Sports

Tuntutan Patrick Kluivert Mundur dari Timnas Indonesia Menguat, Pengamat: PSSI Harus Matang Pilih Pengganti Agar Tak Lagi Bikin Dada Sesak

Tyo 14/10/2025
Tuntutan Patrick Kluivert Mundur dari Timnas Indonesia Menguat, Pengamat: PSSI Harus Matang Pilih Pengganti Agar Tak Lagi Bikin Dada Sesak

Tuntutan Patrick (Foto : KOMPAS.COM/SUCI RAHAYU)

PONTIANAK INFORMASI, Sports – Tuntutan publik agar Patrick Kluivert mundur dari kursi pelatih Tim Nasional Indonesia kian menguat menyusul kegagalan Garuda melaju ke babak selanjutnya Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Kekalahan beruntun dari Arab Saudi (3-2) dan Irak (1-0) pada putaran keempat yang digelar di Stadion King Abdullah Sports City Jeddah, 9 dan 12 Oktober dini hari WIB lalu, menjadi pemicu utama. Timnas Indonesia dipastikan tidak mampu menjadi runner-up Grup B untuk bertarung di putaran kelima, yang sekaligus mengubur mimpi tampil di Piala Dunia 2026.

Meski mantan striker Ajax Amsterdam dan Barcelona itu masih terikat kontrak hingga tahun 2027, desakan agar PSSI mengambil sikap tegas terus menggema. Kegagalan ini memicu pengamat sepak bola untuk angkat bicara mengenai nasib Kluivert dan kriteria pelatih pengganti yang ideal. Dilansir dari Bola.com, pengamat sepak bola nasional, Gusnul Yakin, menyarankan agar PSSI berpikir masak dalam memilih arsitek baru jika tuntutan mundur tersebut dipenuhi, “Jika Cari Pengganti, Dipikir Masak agar Tak Lagi Bikin Dada Sesak.”

Gusnul Yakin menilai, meski tuntutan publik menguat, PSSI memiliki tantangan tersendiri dalam mencari pengganti Kluivert. Berdasarkan Mou (Memorandum of Understanding) yang telah dibuat PSSI dengan KNVB (Federasi Sepak Bola Belanda), logikanya pengganti Patrick Kluivert juga harus berasal dari Belanda. Namun, ia menekankan agar PSSI tidak salah lagi dalam memilih. Gusnul menyatakan, “Negara itu punya banyak pelatih bagus, tapi PSSI jangan salah lagi memilih pelatih baru.”

Lebih lanjut, Gusnul Yakin menyebut beberapa kriteria yang harus dimiliki oleh calon pelatih baru. Kriteria pertama adalah pengalaman melatih yang mumpuni. Selain itu, ia juga menyoroti aspek kedekatan emosional. Ia mencontohkan Giovanni van Bronckhorst yang memiliki darah keturunan Ambon. Gusnul mengatakan, “Kriteria pertama jelas pengalaman melatihnya. Kedua Van Bronckhorst punya darah keturunan Ambon, seperti Simon Tahamata. Jadi saya kira kedekatan emosional ini juga bisa berpengaruh untuk Timnas Indonesia nanti.” Syarat lainnya, calon pelatih harus memahami karakter sepak bola Asia.

Aspek krusial lain yang disoroti adalah pondasi karakter tim yang telah dibangun oleh pelatih sebelumnya, Shin Tae-yong. Gusnul menilai, program yang sudah berjalan di era STY harus dilanjutkan. Dilansir dari Bola.com, mantan pelatih Arema ini menambahkan, “Program Shin Tae-yong harus dilanjutkan. Buktinya Patrick Kluivert gagal mengubah karakter Timnas Indonesia ala Eropa. Jadi nanti pelatih baru yang adaptasi dengan Timnas Indonesia. Bukan sebaliknya.”

Menanggapi polemik ini, Ketua Badan Tim Nasional (BTN) Sumardji menyatakan bahwa nasib Patrick Kluivert akan ditentukan dalam Rapat Komite Eksekutif (Exco) PSSI. Sumardji, yang mendampingi tim sejak putaran pertama kualifikasi hingga saat ini, berjanji akan menyampaikan evaluasi secara transparan. Sumardji menegaskan, “Saya tidak akan tutup-tutupi mana yang baik, mana yang tidak baik. Semua akan saya sampaikan apa adanya.” Ia juga meminta agar anggota Exco PSSI berani mengambil sikap tegas.

Saat ini, PSSI berada dalam posisi dilematis. Kontrak Kluivert baru berakhir pada 2027, yang berarti PSSI harus menyiapkan dana kompensasi jika memutuskan untuk memutus kontraknya. Terlepas dari siapa yang akan menukangi Timnas Indonesia berikutnya, PSSI dituntut untuk tidak hanya fokus pada pergantian pelatih, tetapi juga menata ulang sistem dan konsep kompetisi di dalam negeri sebagai fondasi utama lahirnya talenta-talenta nasional.

Tags: Patrick Kluivert PSSI Sepak Bola Sports Timnas Indonesia

Continue Reading

Previous: Presiden Trump Umumkan ‘Perang Gaza Resmi Berakhir’, Sambut Era Baru di Timur Tengah
Next: Cedera Lutut Parah, Martin Odegaard Dipastikan Absen Panjang dan Lewatkan 7 Laga Arsenal

Related Stories

IMG_4247
  • Lokal
  • News
  • Sports

Berangkat Tanpa Sponsor, Atlet Taekwondo Ultra Gewinner Pontianak Borong 5 Emas dan 1 Perunggu di Malaysia

Editor PI 08/08/2026
5a2dce86-67bd-43c0-906f-c188a9fa95e3
  • Lokal
  • News
  • Sports

Wagub Krisantus Buka BBM x AIKA Basketball Tournament Season 2, Dorong Lahirnya Atlet Basket Berprestasi

Editor PI 03/08/2026
Lamine Yamal dan Haaland Jadi Pemain Termahal Dunia, Nilainya Tembus Rp4,5 Triliun
  • Sports
  • Sports

Lamine Yamal dan Haaland Jadi Pemain Termahal Dunia, Nilainya Tembus Rp4,5 Triliun

Editor PI 24/07/2026

Berita Terbaru

  • Karhutla Kubu Raya Jadi Perhatian Presiden, Armada dan Personel Ditambah 24/08/2026
  • Pemkab Kubu Raya Terima Aset Strategis di Rasau Jaya Seluas 4,6 Hektare 24/08/2026
  • Perluas Akses Air Bersih, Kubu Raya Bangun IPA Baru di Arang Limbung 24/08/2026
  • Polytron Pontianak International Challenge 2026 Digelar Besok, 17 Negara Siap Bertanding 24/08/2026
  • Kabut Asap Datang, Kesehatan Jangan Jadi Taruhan 24/08/2026
  • Tutup Rakorda MUI se-Kalimantan, Edi Dorong Sinergi Ulama dan Pemerintah 24/08/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

IMG_6568
  • News

Karhutla Kubu Raya Jadi Perhatian Presiden, Armada dan Personel Ditambah

Editor PI 24/08/2026
IMG_6567
  • News

Pemkab Kubu Raya Terima Aset Strategis di Rasau Jaya Seluas 4,6 Hektare

Editor PI 24/08/2026
IMG_6566
  • News

Perluas Akses Air Bersih, Kubu Raya Bangun IPA Baru di Arang Limbung

Editor PI 24/08/2026
IMG_6541
  • News

Polytron Pontianak International Challenge 2026 Digelar Besok, 17 Negara Siap Bertanding

Editor PI 24/08/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.