Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • Lokal
  • GNPK-RI Kalbar Minta Gubernur Klarifikasi Surat Pengunduran Diri Dirut Bank Kalbar Rokidi
  • Lokal

GNPK-RI Kalbar Minta Gubernur Klarifikasi Surat Pengunduran Diri Dirut Bank Kalbar Rokidi

Editor PI 15/10/2025
bank

Bank Kalbar. (ANTARA)

PONTIANAK INFORMASI, Lokal – Gerakan Nasional Pencegahan Korupsi Republik Indonesia (GNPK-RI) Provinsi Kalimantan Barat meminta Gubernur Kalbar memberikan klarifikasi terkait surat pengunduran diri Rokidi, Direktur Utama Bank Kalbar, yang telah diajukan sejak 30 Maret 2025 namun hingga kini belum mendapat tanggapan resmi.

Permintaan tersebut tertuang dalam surat resmi GNPK-RI Kalbar bernomor 28/GNPK-RI/KB/X/2025 tertanggal 15 Oktober 2025, yang ditujukan kepada Gubernur Kalbar dan ditembuskan ke OJK RI Perwakilan Kalbar, DPRD Kalbar, serta Ombudsman RI Kalbar.

Ketua PW GNPK-RI Kalbar, Ellysius Aidy, menegaskan bahwa Gubernur seharusnya segera menanggapi dan memberi kejelasan kepada masyarakat mengenai status pengunduran diri Rokidi, apakah diterima atau tidak, serta menjelaskan alasan di balik keputusan tersebut.

“Gubernur harusnya menyikapi, minimal menyampaikan kepada masyarakat diterima atau tidak surat pengunduran (dari Rokidi, red) tersebut dan harus menjelaskan apa alasannya,” ujar Ellysius di Pontianak, Rabu (15/10).

Menurut Ellysius, bila alasan pengunduran diri Rokidi karena sakit, seharusnya yang bersangkutan diberi waktu untuk beristirahat dan tidak memaksakan diri tetap menjalankan tugas berat sebagai pimpinan Bank Kalbar.

“Kalau memang sakit, kan harusnya istirahat saja. Masak orang sakit mondar-mandir ke sana ke mari, kasihan. Kita tentunya minta benar-benar orang yang fit jasmani dan rohani untuk memimpin Bank Kalbar,” ujarnya.

Ellysius menjelaskan, GNPK-RI Kalbar juga menyoroti banyaknya persoalan internal di tubuh Bank Kalbar yang membutuhkan penanganan serius dari jajaran manajemen maupun pihak terkait. Persoalan-persoalan itu, kata dia, bukan semata urusan teknis, tetapi juga berkaitan dengan tata kelola, profesionalitas, dan kepercayaan publik terhadap bank daerah tersebut.

“Banyak persoalan internal di Bank Kalbar yang perlu ditangani lebih baik oleh manajemen. Kami tidak ingin ada potensi yang bisa merugikan masyarakat atau melemahkan kepercayaan terhadap Bank Kalbar,” tegasnya.

Ia menambahkan, langkah GNPK-RI ini murni bagian dari fungsi kontrol sosial dan hak masyarakat untuk mendapatkan kejelasan publik, bukan karena adanya kepentingan pribadi atau politik.

“Kami tidak ada kepentingan apa pun. Hanya saja ini kan memang tanggung jawab Gubernur untuk memberkan kepastian. Lagi pula kalau benar Rokidi sakit di tengah-tengah memimpin Bank Kalbar kan Gubernur juga yang repot. Selain itu, sebagai masyarakat sekaligus nasabah Bank Kalbar, kami punya hak untuk mempertanyakan hal ini agar ada kepastian,” ucap Ellysius.

Dalam surat tersebut, GNPK-RI Kalbar juga menegaskan dasar hukum tindakan mereka, yakni Undang-Undang Nomor 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Negara yang Bersih dari KKN serta PP Nomor 68 Tahun 1999 tentang Peran serta Masyarakat dalam Pengawasan Penyelenggara Negara.

Tags: Bank Kalbar Direktur Bank Kalbar GNPK RI Rokidi

Continue Reading

Previous: Anggota DPRD Kalbar Ingatkan Pemerintah Tak Gegabah Terapkan Pajak Gula
Next: Anggota DPRD Kalbar Kritiki Rencana Hapus Tunggakan Iuran BPJS: “Jangan Jadi Ajang Pencitraan”

Related Stories

IMG_6062
  • Lokal
  • News

Polres Kubu Raya Bubarkan Dugaan Tawuran Remaja, 22 Anak Diamankan

Editor PI 26/05/2026
f82273e6-4ac2-420d-8a80-35644b886641
  • Lokal
  • News

Bahasan Minta ASN Pahami KUHP Nasional, Soroti Tantangan Era Digital

Editor PI 26/05/2026
9a3ead62-eb9d-471c-ba91-730d430e77dd
  • Lokal
  • News

Pemkot Pontianak Raih WTP ke-15, Edi: Bukti Komitmen Kelola Keuangan Secara Akuntabel

Editor PI 26/05/2026

Berita Terbaru

  • Polres Kubu Raya Bubarkan Dugaan Tawuran Remaja, 22 Anak Diamankan 26/05/2026
  • Bahasan Minta ASN Pahami KUHP Nasional, Soroti Tantangan Era Digital 26/05/2026
  • Pemkot Pontianak Raih WTP ke-15, Edi: Bukti Komitmen Kelola Keuangan Secara Akuntabel 26/05/2026
  • Satu Jemaah Haji Asal Pontianak Wafat di Mekkah 26/05/2026
  • Waspada Penipuan Modus Donor Darah di Pontianak 26/05/2026
  • Cari Rotan di Sungai Kapuas, Pria Paruh Baya di Sanggau Hilang Diduga Alami Kecelakaan Air 26/05/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

IMG_6062
  • Lokal
  • News

Polres Kubu Raya Bubarkan Dugaan Tawuran Remaja, 22 Anak Diamankan

Editor PI 26/05/2026
f82273e6-4ac2-420d-8a80-35644b886641
  • Lokal
  • News

Bahasan Minta ASN Pahami KUHP Nasional, Soroti Tantangan Era Digital

Editor PI 26/05/2026
9a3ead62-eb9d-471c-ba91-730d430e77dd
  • Lokal
  • News

Pemkot Pontianak Raih WTP ke-15, Edi: Bukti Komitmen Kelola Keuangan Secara Akuntabel

Editor PI 26/05/2026
IMG_6058
  • Lokal
  • News

Satu Jemaah Haji Asal Pontianak Wafat di Mekkah

Editor PI 26/05/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.