Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • News
  • Anggota DPRD Kalbar Kritiki Rencana Hapus Tunggakan Iuran BPJS: “Jangan Jadi Ajang Pencitraan”
  • News

Anggota DPRD Kalbar Kritiki Rencana Hapus Tunggakan Iuran BPJS: “Jangan Jadi Ajang Pencitraan”

Editor PI 16/10/2025
IMG_5163

PONTIANAK INFORMASI -Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Barat, Heri Mustamin, menyoroti rencana pemerintah yang akan membebaskan masyarakat dari tunggakan iuran BPJS Kesehatan.

Ia menilai, kebijakan tersebut berpotensi menjadi ajang pencitraan, terlebih di saat bersamaan pemerintah juga berencana menaikkan iuran pada tahun 2026.

“Saya agak bingung, karena sebenarnya tidak ada orang yang berutang ke BPJS. Kalau iuran tidak dibayar, otomatis pelayanannya juga tidak diberikan. Jadi, bagaimana bisa disebut utang?” ujarnya saat dimintai tanggapan, Sabtu 12 Oktober 2025.

Heri menilai, langkah penghapusan tunggakan yang disertai kewajiban daftar ulang dengan tarif baru justru membebani masyarakat.

“Sekilas memang tampak seperti program luar biasa, karena seolah-olah ada pemutihan tunggakan. Tapi kalau setelah itu peserta disuruh daftar ulang dan iurannya dinaikkan, artinya sama saja. Pemerintah dapat citra baik, tapi rakyat tetap harus bayar lebih mahal,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan agar pemerintah tidak hanya mengejar kesan populis, melainkan benar-benar memperhatikan kondisi ekonomi masyarakat.

“Kalau orang tidak membayar iuran, alasannya sederhana karena tidak mampu atau sedang kesulitan keuangan. Jadi, harus ada data yang valid, mana masyarakat yang benar-benar tidak mampu dan layak dibantu,” katanya.

Politisi asal Kalimantan Barat itu menekankan pentingnya verifikasi agar program bantuan iuran BPJS tepat sasaran.

“Kita bisa saja tertipu, ada yang pura-pura miskin supaya dapat bantuan, padahal mampu. Tapi yang benar-benar miskin justru tidak terdata. Makanya perbaikam basis data nya dulu,” ujarnya.

Lebih lanjut, Heri berharap kebijakan ini tidak dijadikan alat politik semata.

“Kalau mau membantu rakyat, bantu dengan benar. Jangan seolah berbuat untuk rakyat tapi ujung-ujungnya malah menyengsarakan rakyat. Kalau memang ingin hapus tunggakan, jangan disertai dengan kenaikan iuran,” tegasnya.

Menurutnya, solusi terbaik adalah memperjelas mekanisme bantuan bagi masyarakat tidak mampu, terutama yang termasuk dalam kategori miskin ekstrem, agar iurannya benar-benar ditanggung oleh negara.

“Jangan rakyat terus yang dijadikan objek pencitraan. Kalau niatnya menolong, ya tolong sungguh-sungguh,” pungkasnya

Tags: BPJS Kesehatan DPRD Kalbar Kebijakan Pemerintah Pemerintah Pusat

Continue Reading

Previous: GNPK-RI Kalbar Minta Gubernur Klarifikasi Surat Pengunduran Diri Dirut Bank Kalbar Rokidi
Next: Edi Kamtono Ajak Warga Pontianak Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Related Stories

IMG_6062
  • Lokal
  • News

Polres Kubu Raya Bubarkan Dugaan Tawuran Remaja, 22 Anak Diamankan

Editor PI 26/05/2026
f82273e6-4ac2-420d-8a80-35644b886641
  • Lokal
  • News

Bahasan Minta ASN Pahami KUHP Nasional, Soroti Tantangan Era Digital

Editor PI 26/05/2026
9a3ead62-eb9d-471c-ba91-730d430e77dd
  • Lokal
  • News

Pemkot Pontianak Raih WTP ke-15, Edi: Bukti Komitmen Kelola Keuangan Secara Akuntabel

Editor PI 26/05/2026

Berita Terbaru

  • Polres Kubu Raya Bubarkan Dugaan Tawuran Remaja, 22 Anak Diamankan 26/05/2026
  • Bahasan Minta ASN Pahami KUHP Nasional, Soroti Tantangan Era Digital 26/05/2026
  • Pemkot Pontianak Raih WTP ke-15, Edi: Bukti Komitmen Kelola Keuangan Secara Akuntabel 26/05/2026
  • Satu Jemaah Haji Asal Pontianak Wafat di Mekkah 26/05/2026
  • Waspada Penipuan Modus Donor Darah di Pontianak 26/05/2026
  • Cari Rotan di Sungai Kapuas, Pria Paruh Baya di Sanggau Hilang Diduga Alami Kecelakaan Air 26/05/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

IMG_6062
  • Lokal
  • News

Polres Kubu Raya Bubarkan Dugaan Tawuran Remaja, 22 Anak Diamankan

Editor PI 26/05/2026
f82273e6-4ac2-420d-8a80-35644b886641
  • Lokal
  • News

Bahasan Minta ASN Pahami KUHP Nasional, Soroti Tantangan Era Digital

Editor PI 26/05/2026
9a3ead62-eb9d-471c-ba91-730d430e77dd
  • Lokal
  • News

Pemkot Pontianak Raih WTP ke-15, Edi: Bukti Komitmen Kelola Keuangan Secara Akuntabel

Editor PI 26/05/2026
IMG_6058
  • Lokal
  • News

Satu Jemaah Haji Asal Pontianak Wafat di Mekkah

Editor PI 26/05/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.