PONTIANAK INFORMASI – Wakil Gubernur Kalimantan Barat Krisantus Kurniawan memastikan Pemerintah Provinsi Kalbar akan merehabilitasi lapangan tembak milik Persatuan Menembak Indonesia (Perbakin) Kalbar agar dapat digunakan untuk latihan peluru tajam.
Hal itu disampaikannya saat menghadiri peresmian Lapangan Tembak Indoor Kodaeral XII di Wajok, Kabupaten Mempawah, Selasa (4/8).
Krisantus mengungkapkan rencana tersebut akan diusulkan melalui perubahan anggaran 2026 dan anggaran murni 2027 sebagai bagian dari penguatan pembinaan atlet menembak di Kalimantan Barat.
“Perbakin Kalimantan Barat saat ini memiliki fasilitas lapangan tembak di kawasan GOR, namun belum dapat digunakan untuk peluru tajam. Insyaallah melalui perubahan anggaran tahun ini dan anggaran murni 2027, lapangan tersebut akan direhabilitasi sehingga dapat digunakan untuk latihan peluru tajam,” kata Krisantus
Selain merehabilitasi lapangan, sekretariat Perbakin Kalbar juga direncanakan dipusatkan di kawasan tersebut agar pembinaan atlet lebih terintegrasi.
Krisantus yang juga menjabat Ketua Perbakin Kalbar mengatakan, selama ini atlet menembak di Kalbar masih bergantung pada fasilitas milik TNI dan Polri, seperti Lapangan Tembak Indoor Rahmad Kodam XII/Tanjungpura dan sejumlah lapangan tembak di lingkungan satuan lainnya.
Karena itu, menurutnya, penambahan sarana latihan menjadi kebutuhan penting untuk meningkatkan kualitas pembinaan sekaligus memperluas akses bagi atlet di berbagai daerah.
Ia berharap kehadiran Lapangan Tembak Indoor Kodaeral XII yang baru diresmikan juga dapat dimanfaatkan tidak hanya oleh prajurit TNI Angkatan Laut, tetapi juga menjadi tempat pembinaan atlet Perbakin, khususnya generasi muda Kalimantan Barat.
“Kehadiran lapangan tembak ini akan menambah kapasitas dan pemerataan tempat berlatih bagi atlet menembak Kalimantan Barat,” ujarnya.
Krisantus optimistis, dengan semakin lengkapnya fasilitas latihan, Kalimantan Barat mampu melahirkan atlet menembak yang mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional.
Ia pun mengajak pemerintah daerah, Forkopimda, Perbakin, dan seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperkuat kolaborasi dalam mendukung pengembangan olahraga prestasi di Kalimantan Barat.
