PONTIANAK INFORMASI – Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat Harisson menyebut masih ada sekitar 139 ribu penduduk di Kalbar yang belum memiliki pekerjaan.
Hal itu disampaikan Harisson saat melepas tenaga kerja dan peserta pemagangan gelombang I hasil kerja sama DPW Forum Komunikasi PKBM Kalbar dengan PT Agrinas Palma Nusantara di Pontianak, Selasa (4/8).
Harisson mengatakan kondisi itu menjadi alasan pemerintah terus mendorong program pemagangan sebagai salah satu solusi mengurangi angka pengangguran.
“Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, pada Februari 2026 masih terdapat sekitar 139 ribu orang atau 4,57 persen dari total angkatan kerja yang belum memperoleh pekerjaan. Ini menjadi pengingat bahwa penciptaan lapangan kerja harus terus ditingkatkan,” kata Harisson.
Menurutnya, persoalan ketenagakerjaan tidak bisa diselesaikan pemerintah sendiri. Dibutuhkan kolaborasi antara dunia usaha, lembaga pendidikan, dan masyarakat agar semakin banyak peluang kerja yang tercipta.
Harisson menilai program pemagangan menjadi jembatan penting antara dunia pendidikan dengan kebutuhan industri. Selain memperoleh pengalaman kerja, peserta juga dibekali keterampilan dan budaya kerja yang dibutuhkan perusahaan.
“Peserta tidak hanya mendapatkan teori, tetapi juga pengalaman nyata sehingga memiliki bekal yang lebih kuat untuk membangun karier di masa depan,” ujarnya.
Ia juga menyoroti masih besarnya jumlah tenaga kerja di sektor informal dibanding sektor formal. Karena itu, peningkatan kompetensi menjadi faktor penting agar masyarakat mampu bersaing di pasar kerja.
Menurut Harisson, perusahaan saat ini tidak lagi hanya melihat ijazah calon pekerja, tetapi juga menilai kedisiplinan, kemampuan bekerja sama, kemauan belajar, hingga kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi.
Kepada para peserta magang, Harisson berpesan agar memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengembangkan kemampuan dan membangun karakter profesional.
“Hari ini adalah awal perjalanan kalian memasuki dunia kerja yang sesungguhnya. Bekerja bukan hanya mencari penghasilan, tetapi juga membangun karakter, meningkatkan kemampuan, dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik,” katanya.
Ia berharap kerja sama antara DPW Forum Komunikasi PKBM Kalbar dan PT Agrinas Palma Nusantara dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak masyarakat Kalbar memperoleh kesempatan kerja sekaligus meningkatkan kompetensi mereka.
“Kami ingin semakin banyak generasi muda Kalbar memiliki daya saing dan mampu menjadi tenaga kerja profesional. Karena itu, kemitraan seperti ini harus terus diperluas,” tutup Harisson.
