Foto: ANTARA/NOVA WAHYUDI
PONTIANAK INFORMASI, Sports – Timnas Indonesia U-23 harus puas menelan kekalahan tipis 0-1 dari Filipina dalam laga perdana SEA Games 2025 yang berlangsung di Stadion 700 Anniversary, Chiang Mai, Thailand. Hasil ini membuat Filipina lolos ke babak semifinal sementara Indonesia harus memperbaiki performa di laga-laga berikutnya demi mempertahankan asa lolos dari grup.
Pelatih Timnas Indonesia, Indra Sjafri, mengakui hasil pertandingan tidak berjalan sesuai harapan. “Hasil yang kurang baik untuk kita,” ujar Indra Sjafri seusai pertandingan. Ia juga menyoroti kesalahan dalam menjaga pemain lawan pada situasi set piece yang berujung pada gol Filipina. “Saat injury time babak pertama ada throw in yang dilakukan oleh Filipina dan mengakibatkan kita kebobolan,” jelasnya.
Filipina berhasil mencetak gol tunggal melalui Otu Banatao di masa injury time babak pertama. Indonesia sempat menguasai permainan dan menciptakan sejumlah peluang, namun belum mampu membobol gawang Filipina yang dijaga Nicholas Guimares. Peluang terbaik didapat oleh Rafael Struick dan Mauro Zijlstra, namun tendangan mereka masih melambung atau bisa diamankan oleh kiper lawan.
Di babak kedua, Indra Sjafri melakukan sejumlah pergantian pemain, memasukkan Robi Darwis, Rahmat Arjuna, dan Toni Firmansyah untuk meningkatkan intensitas serangan. Namun, perubahan itu belum mampu mengubah skor. Rahmat Arjuna sempat mendapat peluang emas, namun tendangannya masih melambung di atas mistar gawang.
Pelatih Filipina, McPherson, mengakui permainan Indonesia sangat menyulitkan timnya. “Mereka [Indonesia] tim yang sangat bagus. Dan mereka menekan kami hingga batas kemampuan kami. Saya sangat senang dengan karakter yang ditunjukkan tim kami,” ujarnya dilansir dari CNN Indonesia. Menurutnya, sikap dan mentalitas para pemain Filipina menjadi faktor penentu kemenangan ini.
Indonesia kini harus segera bangkit dan memperbaiki performa di laga kedua kontra Myanmar pada Jumat (12/12). Indra Sjafri menekankan pentingnya fokus dan kerja keras agar tim bisa lolos dari grup. “Saya sudah tekankan kepada para pemain dan juga fokus karena bagaimanapun seperti yang kita rencanakan bahwa saya memberikan beban kepada pemain itu yaitu bertahap. Yang jelas kita lolos grup dahulu,” kata pelatih yang pernah membawa Indonesia meraih medali emas SEA Games 2023.
Hasil ini menjadi pelajaran penting bagi Timnas Indonesia U-23. Meski kalah, semangat dan permainan menyerang yang ditunjukkan anak-anak muda Garuda patut diapresiasi. Tim kini harus segera memperbaiki kekurangan dan mempersiapkan strategi terbaik untuk laga-laga selanjutnya demi meraih prestasi di SEA Games 2025.
