Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • Internasional
  • Trump Ngotot Caplok Greenland: Ancaman Serius bagi Stabilitas Dunia
  • Internasional

Trump Ngotot Caplok Greenland: Ancaman Serius bagi Stabilitas Dunia

Tyo 17/01/2026
Trump Ngotot Caplok Greenland: Ancaman Serius bagi Stabilitas Dunia

Foto: Anadolu

PONTIANAK INFORMASI, Internasional – Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali menyuarakan ambisinya untuk menguasai Greenland, wilayah otonom milik Denmark, yang berpotensi mengguncang tatanan global. Pernyataan tegasnya ini memicu kekhawatiran luas di Eropa dan dunia internasional, karena dianggap menantang norma kedaulatan negara. Keinginan Trump ini bukan hal baru, mengingat ia pernah mengusulkannya pada 2019, tapi kini semakin kencang pasca-pelantikannya kembali.
​
Dalam pidato di Gedung Putih pada Jumat, 9 Januari 2026, Trump menyatakan, “Greenland whether they like it or not because if we don’t do it, Russia or China will take over Greenland and we’re not going to have Russia or China as a neighbor”. Ia menekankan bahwa Greenland krusial untuk keamanan nasional AS, terutama menghadapi aktivitas Rusia dan China di Arktik. Pernyataan ini disampaikan usai serangan militer AS di Venezuela, menunjukkan pola agresif kebijakan luar negerinya.
​
Pakar internasional menilai langkah ini berpotensi merusak hukum internasional. Nur Rachmat Yuliantoro dari UGM menyebut, “Apa yang dilakukan oleh Amerika Serikat tersebut merupakan bentuk tantangan terbuka terhadap kedaulatan negara dan penentuan nasib sendiri,” dilansir dari ugm.ac.id. Menurutnya, kebijakan Trump mencerminkan ekspansionisme transaksional yang menguji batas diplomatik dan menggeser norma global. Hal ini juga memicu reaksi keras dari Uni Eropa dan NATO, yang khawatir hubungan trans-Atlantik terganggu.
​
Greenland memiliki nilai strategis tinggi karena posisinya di Celah GIUK, yang menghubungkan Arktik ke Atlantik, serta sumber daya mineral langka yang terbuka akibat pencairan es. Trump mengklaim wilayah itu “dipenuhi kapal-kapal Rusia dan China,” sehingga AS harus bertindak cepat, dilansir dari CNBC Indonesia. Obsesi ini juga didorong perubahan iklim yang membuka rute pelayaran baru, menguntungkan ekonomi dan militer AS.
​
Kekhawatiran Eropa semakin memuncak, termasuk di Polandia. Profesor Wojciech Nowiak dari Universitas Adam Mickiewicz menyebut pernyataan Trump mengancam kedaulatan dan mengguncang tatanan dunia. Denmark menolak keras, dengan Menteri Luar Negeri Ruby Melfort menyatakan pembelian Greenland selalu jadi niat Trump sejak awal. Reaksi ini menunjukkan potensi konflik dengan sekutu tradisional AS.
​
Dampaknya bisa meluas ke disintegrasi NATO secara politik dan melemahnya legitimasi tatanan berbasis aturan. Pakar UGM memperingatkan bahwa jika Trump berhasil, norma internasional akan tergantikan oleh kekuatan material dan pemaksaan. Rusia dan China justru bisa memanfaatkan kegaduhan ini untuk memperkuat pengaruh di Arktik. Stabilitas global berisiko tinggi, dengan risiko eskalasi militer di wilayah kutub.

Tags: Donald Trump Greenland Internasional Stabilitas Dunia

Continue Reading

Previous: Juara Ganda Putri Hobart International 2026: Janice Tjen Cetak Sejarah Baru untuk Indonesia
Next: Titik Api Mulai Muncul di Kubu Raya, Sujiwo Ingatkan Kesiapsiagaan Hadapi Karhutla 2026

Related Stories

Badai Salju Dahsyat Landa New York Akumulasi 30 Cm Lumpuhkan Kota Metropolitan
  • Internasional

Badai Salju Dahsyat Landa New York Akumulasi 30 Cm Lumpuhkan Kota Metropolitan

Tyo 24/02/2026
Surat Duka dari Singapura untuk Sheyna: “Kamu Seharusnya Aman”
  • Internasional

Surat Duka dari Singapura untuk Sheyna: “Kamu Seharusnya Aman”

Tyo 11/02/2026
Bocah WNI 6 Tahun Tewas Ditabrak Mobil di Kawasan Wisata Singapura, Sopir Ditahan
  • Internasional

Bocah WNI 6 Tahun Tewas Ditabrak Mobil di Kawasan Wisata Singapura, Sopir Ditahan

Tyo 09/02/2026

Berita Terbaru

  • Ria Norsan Sebut Pengangguran di Kalbar Menurun, Meski Investasi Belum Maksimal Serap Tenaga KerjaP 01/05/2026
  • KSBSI Soroti Nasib Buruh Kalbar: Minim Perlindungan, Penegakan Hukum Dinilai Timpang 01/05/2026
  • Petani di Ketapang Desak Pemda Cabut Izin PT Mayawana Persada di Momen May Day 2026 01/05/2026
  • Buruh di Kalbar Gelar Aksi May Day di Kantor Gubernur 01/05/2026
  • May Day 2026, Gubernur Ria Norsan Tekankan Hubungan Harmonis Pekerja dan Pengusaha 01/05/2026
  • KORMI Kubu Raya Dilantik, Sekda Yusran Ajak Lawan Penyakit dengan Olahraga 30/04/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

Screenshot
  • Lokal
  • News

Ria Norsan Sebut Pengangguran di Kalbar Menurun, Meski Investasi Belum Maksimal Serap Tenaga KerjaP

Editor PI 01/05/2026
IMG_3487
  • Lokal
  • News

KSBSI Soroti Nasib Buruh Kalbar: Minim Perlindungan, Penegakan Hukum Dinilai Timpang

Editor PI 01/05/2026
IMG_3504
  • Lokal
  • News

Petani di Ketapang Desak Pemda Cabut Izin PT Mayawana Persada di Momen May Day 2026

Editor PI 01/05/2026
IMG_3532
  • Lokal
  • News

Buruh di Kalbar Gelar Aksi May Day di Kantor Gubernur

Editor PI 01/05/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.