Foto: dok. Big Punch Pictures
PONTIANAK INFORMASI, Nasional – Lisa Manoban dari BLACKPINK sedang sibuk menjalani proses syuting film action internasional berjudul Extraction: Tygo di berbagai lokasi ikonik Indonesia. Kehadirannya langsung memicu antusiasme warga dan penggemar K-Pop, sekaligus memengaruhi lalu lintas di kawasan syuting.
Polda Metro Jaya telah mengonfirmasi bahwa izin syuting dikeluarkan oleh Mabes Polri karena melibatkan warga negara asing (WNA) dan lintas wilayah hukum. “Perizinan dari Mabes Polri [karena melibatkan WNA dan dua wilkum Polda Metro Jaya serta Polda Jawa Barat],” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto saat dikonfirmasi pada 29 Januari 2026.
Proses pengambilan gambar film ini dijadwalkan berlangsung hingga 30 Maret 2026, dengan penyelenggara PT Asia Media Aliansi Group. Film Extraction: Tygo dibintangi Lisa bersama aktor laga Korea Selatan Ma Dong-seok, menandai debut akting panjang Lisa di platform streaming seperti Netflix.
Lokasi syuting di wilayah Polda Metro Jaya mencakup Kota Tua, Kastil Batavia, Gedung CTC, Jembatan Baru, Muara Baru, Cikini Hospital, Bekasi, dan Depok. Kawasan-kawasan ikonik ini dipilih untuk menampilkan nuansa urban dan historis Indonesia dalam adegan action yang intens.
“Tempat (wilkum PMJ) Kota Tua, Kastil Batavia, Gedung CTC, Jembatan Baru, Muara Baru, Cikini Hospital, Bekasi dan Kota Depok,” kata Kombes Budi Hermanto. Syuting di Kota Tua, khususnya Gedung Jasindo, telah memicu rekayasa lalu lintas sejak 28 Januari 2026.
“Betul, kemarin tanggal 28 Januari 2026 ada kegiatan shooting dari Korea tepatnya di gedung Jasindo Kawasan Kota Tua Jakbar,” ungkap AKP Teguh A, Kapolres Metro Jakarta Barat. Penutupan jalan seperti Jalan Kunir, Cengkeh, dan Teh berlangsung hingga 7 Februari untuk kelancaran produksi, meski sempat menimbulkan kemacetan.
Kehadiran Lisa tidak hanya membawa manfaat ekonomi melalui pariwisata dan industri kreatif, tapi juga meningkatkan citra Indonesia sebagai destinasi syuting global. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyambut positif, menyebut Jakarta sebagai kota global yang terbuka bagi produksi internasional. Momen ini menjadi sorotan bagi penggemar BLACKPINK di Tanah Air, yang berharap lebih banyak artis K-Pop datang ke Indonesia.
