PONTIANAK INFORMASI – Rencana pembangunan pendopo di Kantor Bupati Mempawah dengan anggaran sekitar Rp15 miliar menuai sorotan dari kalangan mahasiswa. Salah satunya Ketua BEM Politeknik Negeri Pontianak (Polnep), Muhammad Iqbal.
Sebagai mahasiswa asal Mempawah, Iqbal menilai, pemerintah seharusnya mempertimbangkan kembali prioritas pembangunan, terutama jika anggaran yang digunakan cukup besar.
Menurutnya, sektor pendidikan dan kebutuhan dasar masyarakat masih perlu mendapat perhatian lebih serius.
“Kalau berbicara soal pembangunan yang ikonik, tentu boleh saja. Tapi jangan sampai mengesampingkan hak dan kebutuhan masyarakat, terutama di bidang pendidikan,” ujarnya, saat ditemui di Politeknik Negeri Pontianak, Rabu (3/3/26).
Ia mengatakan, masih banyak fasilitas pendidikan dan infrastruktur lain di Mempawah yang perlu diperbaiki. Karena itu, pembangunan pendopo dinilai belum menjadi kebutuhan mendesak saat ini.
“Tentu dari BEM ya, sangat akan mengkritisi daripada pembangunan ini berjalan ketika memang tidak sesuai dengan harapan,” katanya
“Maka dari BEM Polnel ini khususnya akan mengkritisi sehabis-habisnya ketika memang pembangunan ini tidak berdampak impak kepada masyarakat,” tambahnya.
Ia juga menyinggung Stadion Opu Daeng Manambon yang dinilai lebih layak untuk diperhatikan dan diperbarui. Menurutnya, fasilitas publik seperti stadion memiliki dampak langsung bagi masyarakat, terutama generasi muda.
Sebagai mahasiswa, Iqbal menegaskan bahwa BEM Polnep akan terus menjalankan fungsi kontrol sosial sesuai Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam hal pengabdian kepada masyarakat. Ia berharap masyarakat dan mahasiswa asal Mempawah bisa dilibatkan dalam proses pengambilan kebijakan.
“Kami ingin masyarakat tidak hanya menjadi penonton, tapi juga dilibatkan sebagai subjek dalam pembangunan daerah. Legislatif juga harus benar-benar menjalankan fungsi pengawasan, bukan hanya diam,” tegasnya.
Ia pun mengajak seluruh mahasiswa asal Mempawah untuk bersama-sama mengawal kebijakan pemerintah daerah agar pembangunan yang dilakukan benar-benar berdampak dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
“saya mengajak juga kepada teman-teman asal Kabupaten Mempawah, bukan hanya dari Bem Polnep saja, Mahasiswa asal Kabupaten Mempawah juga, kita sama-sama bangun untuk Kabupaten Mempawah di sini mengawasi daripada kebijakan-kebijakan pemerintah. Kalau bisa kita mengambil juga keputusan-keputusan yang ada memang sangat urgensi untuk Kabupaten kita sendiri,” tukasnya. (Lid)
