PONTIANAK INFORMASI – Memasuki hari keempat operasi pencarian pada Jumat (26/6), Tim SAR Gabungan masih belum menemukan Sulyadi (41), warga yang diduga diterkam buaya di Sungai Karawang, Kecamatan Batu Ampar, Kabupaten Kubu Raya.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Pontianak, I Made Junetra, mengatakan operasi pencarian dimulai sejak pukul 06.00 WIB. Tim SAR Gabungan menyisir permukaan Sungai Karawang hingga radius 4 nautical mile (Nm) dari lokasi korban dilaporkan hilang.
“Tim SAR Gabungan telah melakukan penyisiran di sejumlah titik yang dianggap berpotensi menjadi lokasi keberadaan korban. Namun hingga pukul 17.30 WIB, korban masih belum ditemukan,” kata I Made Junetra.
Pencarian kemudian dihentikan sementara pada pukul 17.30 WIB. Selanjutnya, tim melakukan evaluasi, pemantauan, dan koordinasi untuk mempersiapkan operasi pencarian pada hari berikutnya.
I Made Junetra menyampaikan, operasi SAR akan dilanjutkan pada Sabtu (27/6) mulai pukul 06.00 WIB. Tim kembali akan menyisir permukaan Sungai Karawang hingga radius 4 Nm dari lokasi kejadian.
Selain fokus melakukan pencarian, Basarnas juga mengingatkan masyarakat agar lebih waspada saat beraktivitas di kawasan sungai yang menjadi habitat buaya.
“Kami mengimbau masyarakat yang tinggal di bantaran sungai maupun yang sering beraktivitas di sungai untuk selalu berhati-hati, terutama di wilayah yang kerap muncul buaya. Jika terjadi kondisi yang membahayakan manusia, segera hubungi layanan darurat SAR di nomor 115,” ujarnya.
Hingga berita ini ditulis, Tim SAR Gabungan masih terus berupaya menemukan Sulyadi yang dilaporkan hilang setelah diduga diterkam buaya di Sungai Karawang, Kecamatan Batu Ampar, Kabupaten Kubu Raya.
