PONTIANAK INFORMASI – Menjelang tahun ajaran baru 2026/2027, sejumlah toko perlengkapan sekolah di Pontianak mulai ramai dikunjungi warga. Salah satu yang paling dipadati adalah Toko Buku Juanda, di Jalan Juanda, Pontianak.
Pantauan dilokasi pada Rabu (24/6/26) tampak para pengunjung, yang didominasi ibu-ibu, memenuhi lorong-lorong toko. Mereka sibuk memilih perlengkapan sekolah seperti buku tulis, pulpen, pensil, kaos kaki, hingga tas.
Toko buku yang sudah beroperasi sejak tahun 1980an ini memang selalu menjadi primadona dikunjungi oleh pembeli. Bahkan pembelinya tak hanya warga Pontianak dan sekitarnya, tetapi juga dari Mempawah hingga Singkawang.
Manajer Toko Buku Juanda, Junita, mengatakan peningkatan aktivitas belanja sudah terlihat sejak Mei 2026, seiring masuknya stok barang baru.
“Mulai masuk barang dari bulan Mei, lalu bulan Juni sudah mulai ramai karena pembeli biasanya sudah selesai ujian dan mulai membeli perlengkapan sekolah. Banyak juga yang datang sebelum masa liburan, termasuk pembeli dari daerah yang sengaja berbelanja lebih dulu ke Pontianak,” kata Junita,
Menurut Juniarti, barang yang paling banyak dicari adalah alat tulis, buku tulis, serta tas sekolah yang biasanya dibeli untuk menyambut pergantian tahun ajaran.
Ia memperkirakan lonjakan jumlah pembeli akan semakin terlihat pada awal Juli mendatang. Namun, keramaian sebenarnya sudah terjadi dalam beberapa bulan terakhir.
“Awal Juli biasanya peningkatannya lebih terasa, tetapi sejak beberapa bulan terakhir memang sudah ramai,” ujarnya.
Untuk mengantisipasi tingginya permintaan, pihak toko menambah pasokan berbagai produk sejak Mei. Pilihan barang yang tersedia pun diperbanyak, mulai dari buku tulis, tas, alat makan, hingga kalkulator.
Di sisi lain, Junita mengakui adanya kenaikan harga pada sejumlah barang akibat meningkatnya harga dari pemasok. Meski demikian, pihaknya berupaya menjaga harga agar tetap terjangkau bagi masyarakat.
“Jujur memang terpengaruh, karena harga barang dari pemasok juga naik. Tapi kami berusaha menekan harga semaksimal mungkin supaya tetap ekonomis,” katanya.
Harga buku tulis yang dijual dibanderol sekitar Rp 30 ribu per paket.
Ia menjelaskan, penyesuaian harga dilakukan secara terbatas dan tidak terlalu tinggi. Hal itu dilakukan karena Toko Buku Juanda juga melayani kebutuhan alat tulis kantor (ATK) di berbagai daerah di Kalimantan Barat.
“Kami berusaha menjangkau seluruh pelosok Kalbar karena masih banyak toko di daerah yang belum terjangkau ATK. Jadi kami juga berperan sebagai pemasok ke berbagai daerah,” tuturnya.
Menurut Junita, beberapa pelanggan sempat menyampaikan keluhan terkait kenaikan harga. Namun, pihak toko meminta pengertian karena kenaikan tersebut mengikuti harga dari distributor.
“Tidak mungkin kalau harga modal naik, lalu harga jual tetap sama. Kecuali memang pemasok tidak menaikkan harga, tentu kami akan mempertahankan harga yang ada,” ujarnya.
Tak hanya warga Pontianak, pembeli yang datang juga berasal dari sejumlah daerah lain di Kalimantan Barat, seperti Kapuas Hulu, Sintang, Singkawang, hingga Bengkayang.
“Banyak pelanggan dari daerah yang sudah mengenal kami dan rutin berbelanja ke sini. Selain itu, kami juga menjadi pemasok untuk beberapa wilayah tersebut,” kata Junita.
