PONTIANAK INFORMASI – Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, menutup Kejuaraan Karate Pelajar INKANAS Dikbud Kalbar Open Tournament 2026 di GOR Terpadu A. Yani, Pontianak, Minggu (28/6). Dalam kesempatan itu, ia menyatakan Kalimantan Barat siap menggelar kejuaraan karate berskala nasional.
Turnamen yang berlangsung selama tiga hari, sejak 26 hingga 28 Juni 2026, itu diikuti 1.084 atlet dari 46 kontingen yang berasal dari berbagai daerah di Kalimantan Barat. Selama kejuaraan, panitia mempertandingkan 82 kelas yang terdiri dari kategori open dan festival.
Krisantus mengatakan, kejuaraan tersebut bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana pembinaan atlet karate usia pelajar sekaligus mempererat hubungan antarpaguyuban atau perguruan karate di Kalimantan Barat.
“Kejuaraan ini bukan hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi wadah pembinaan atlet karate pelajar sekaligus mempererat silaturahmi antarperguruan karate di Kalimantan Barat,” kata Krisantus.
Ia mengapresiasi seluruh panitia, perangkat pertandingan, pelatih, pendamping, dan semua pihak yang telah menyukseskan penyelenggaraan turnamen hingga berjalan lancar dan menjunjung tinggi sportivitas.
Menurut Krisantus, pembinaan atlet harus dilakukan secara berkelanjutan agar karateka Kalimantan Barat mampu bersaing di tingkat nasional. Karena itu, Pemprov Kalbar berencana menggelar kejuaraan karate dengan skala yang lebih besar.
“Saya berpesan kepada seluruh karateka agar terus tekun berlatih. Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat berencana menyelenggarakan kejuaraan karate berskala lebih besar. Ketika nantinya kita menjadi tuan rumah kejuaraan nasional, saya berharap atlet-atlet Kalimantan Barat mampu menunjukkan prestasi terbaik dan tidak kalah di rumah sendiri,” ujarnya.
Ia menegaskan, dukungan terhadap pembinaan olahraga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kalimantan Barat. Menurutnya, prestasi olahraga juga dapat menjadi tolok ukur keberhasilan pembinaan generasi muda.
Krisantus berharap turnamen ini mampu melahirkan bibit-bibit atlet karate yang dapat mengharumkan nama Kalimantan Barat di tingkat nasional hingga internasional.
“Prestasi olahraga tidak lahir secara instan, melainkan melalui proses pembinaan yang berkesinambungan, dukungan yang kuat, serta semangat pantang menyerah,” tutupnya.
