Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • Internasional
  • Rezim Kim Jong-Un Bereaksi Keras Usai Tentara Korea Selatan Lepaskan Tembakan Peringatan ke Korea Utara
  • Internasional

Rezim Kim Jong-Un Bereaksi Keras Usai Tentara Korea Selatan Lepaskan Tembakan Peringatan ke Korea Utara

Tyo 23/08/2025
Rezim Kim Jong-Un Bereaksi Keras Usai Tentara Korea Selatan Lepaskan Tembakan Peringatan ke Korea Utara

Zona Demiliterisasi (DMZ) antara Korea Utara dan Selatan (Foto : AFP/ANTHONY WALLACE)

PONTIANAK INFORMASI, Internasional – Rezim Kim Jong-Un memberikan reaksi keras seusai tentara Korea Selatan melepaskan tembakan peringatan ke arah pasukan Korea Utara di perbatasan. Insiden tersebut terjadi pada Selasa (19/8/2025), bertepatan dengan latihan militer musim panas gabungan Korea Selatan dan Amerika Serikat yang sedang berlangsung.

Menurut Wakil Kepala Staf Jenderal Angkatan Bersenjata Korea Utara, Ko Jong-chol, tembakan peringatan yang dilakukan oleh militer Korea Selatan merupakan provokasi serius yang sengaja dilakukan untuk meningkatkan ketegangan di kawasan tersebut. Ia menegaskan bahwa tindakan itu tidak bisa dianggap kecelakaan semata karena terjadi di saat pasukan Korut tengah memperkuat pertahanan perbatasan.

Dalam beberapa bulan terakhir, militer Korea Selatan memang kerap menggunakan pengeras suara dan tembakan peringatan untuk memukul mundur tentara Korea Utara yang melewati garis demarkasi militer. Namun tindakan keras yang dibalas dengan tembakan peringatan ini menjadi salah satu momen paling tegang dalam beberapa waktu terakhir.

Ko Jong-chol juga menjelaskan bahwa tentara Korea Utara saat insiden berlangsung sedang membangun penghalang anti-tank serta memasang ranjau sebagai bagian dari upaya memblokir perbatasan secara permanen. Hal ini mencerminkan upaya Pyongyang untuk mendisiplinkan wilayah perbatasannya yang semakin memanas.

Sementara itu, militer Korea Selatan menyatakan bahwa tindakan tembakan peringatan tersebut merupakan respons prosedural setelah puluhan tentara Korea Utara dilaporkan melanggar garis demarkasi militer. Kepala Staf Gabungan Korea Selatan mengungkapkan bahwa pihaknya selalu memantau aktivitas militer Korea Utara dengan cermat dan bertindak sesuai prosedur untuk menjaga stabilitas perbatasan.

Reaksi keras dari rezim Kim Jong-Un ini juga menjadi pengingat bahwa situasi di Semenanjung Korea masih sangat rawan dan bisa memicu konfrontasi lebih lanjut. Ko Jong-chol memperingatkan bahwa pihaknya siap menghadapi segala bentuk provokasi dan bertekad mempertahankan kedaulatan secara tegas.

Insiden tembakan peringatan terakhir ini menjadi sorotan dunia, mengingat kedua Korea secara teknis masih berstatus berperang sejak Perang Korea 1950-1953 berakhir dengan gencatan senjata, bukan perjanjian damai. Ketegangan di perbatasan marak dengan aktivitas militer yang saling balas dan siap siaga yang menunjukkan bahwa potensi konflik tidak boleh diabaikan begitu saja.

Tags: Konflik Internasional Korea Selatan Korea Utara Rezim Kim Jong-Un

Continue Reading

Previous: Pemkot Genjot Digitalisasi Pajak dan Retribusi Lewat QRIS
Next: Nova Arianto Berharap Lebih Banyak Pemain Diaspora Bergabung dengan Timnas Indonesia U-17 saat TC di Bulgaria

Related Stories

Drone Rusia Hantam Bus Antar‑Jemput Pekerja Tambang di Dnipropetrovsk, 12 Tewas dan 7 Luka‑Luka
  • Internasional

Drone Rusia Hantam Bus Antar‑Jemput Pekerja Tambang di Dnipropetrovsk, 12 Tewas dan 7 Luka‑Luka

Tyo 02/02/2026
Afrika Selatan Usir Wakil Dubes Israel, Harus Tinggalkan Negeri dalam 72 Jam
  • Internasional

Afrika Selatan Usir Wakil Dubes Israel, Harus Tinggalkan Negeri dalam 72 Jam

Tyo 31/01/2026
Pesawat Anggota DPR Kolombia Jatuh di Pegunungan, 15 Orang Tewas Termasuk Diogenes Quintero
  • Internasional

Pesawat Anggota DPR Kolombia Jatuh di Pegunungan, 15 Orang Tewas Termasuk Diogenes Quintero

Tyo 30/01/2026

Berita Terbaru

  • Ledakan di SMPN 3 Sungai Raya, Ini Penampakan Bom Molotov yang Dibawa Oleh Pelaku 03/02/2026
  • Heboh Suara Ledakan di SMPN 3 Sungai Raya, Terduga Pelaku Pelemparan Bom Molotov Diamankan 03/02/2026
  • Di Balik Kota Bersih Pontianak, Ada Satiman yang Mengabdi 33 Tahun Sebagai Penyapu Jalan 03/02/2026
  • Stok Beras SPHP Aman Jelang Imlek dan Ramadan, Warga Diimbau Tak Panic Buying 03/02/2026
  • Vokalis Coffternoon Wing Berpulang, Dunia Musik Kalimantan Barat Berduka 03/02/2026
  • Mahasiswa Asal Pontianak Ditemukan Meninggal di Area Makam Betek Malang, Polisi Ungkap Dugaan Gantung Diri 03/02/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

ae0344a6-3dc4-4889-b1ca-27aa8206f622
  • Lokal
  • News

Ledakan di SMPN 3 Sungai Raya, Ini Penampakan Bom Molotov yang Dibawa Oleh Pelaku

Lyd 03/02/2026
2943eb91-ff0f-46b3-9d4f-4726421b8ad7
  • Lokal
  • News

Heboh Suara Ledakan di SMPN 3 Sungai Raya, Terduga Pelaku Pelemparan Bom Molotov Diamankan

Lyd 03/02/2026
1d0ccd93-a8b1-4adb-b7c1-0fa3ed33d366
  • Lokal
  • News

Di Balik Kota Bersih Pontianak, Ada Satiman yang Mengabdi 33 Tahun Sebagai Penyapu Jalan

Lyd 03/02/2026
IMG_9739
  • Lokal
  • News

Stok Beras SPHP Aman Jelang Imlek dan Ramadan, Warga Diimbau Tak Panic Buying

Lyd 03/02/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.