Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • News
  • Viral Guru di India Suruh Siswa Bergantian Tampar Teman Muslim
  • Internasional
  • News

Viral Guru di India Suruh Siswa Bergantian Tampar Teman Muslim

Editor PI 28/08/2023
video-guru-suruh-murid-tampar-siswa-muslim-picu-kemarahan-di-india-qvb

Tangkapan layar video viral guru suruh murid tampar siswa Muslim picu kemarahan di India. (National Herald)

PONTIANAK INFORMASI, INTERNASIONAL – Sebuah video yang viral di media sosial menghebohkan masyarakat internasional setelah mengungkapkan adegan kontroversial di sebuah sekolah di distrik Muzaffarnagar, negara bagian Uttar Pradesh. Dalam video tersebut, seorang guru perempuan terlihat memaksa para siswa di kelasnya untuk menampar seorang murid laki-laki berusia 7 tahun yang beragama Islam.

Dilansir dari CNN, video tersebut menampilkan sang guru duduk sambil memerintahkan para siswa untuk menampar teman sekelasnya yang beragama Islam. Murid laki-laki tersebut terlihat ketakutan dan bingung saat ia berdiri di depan teman-temannya, sedangkan sang guru memanggil sejumlah siswa lain untuk memukulinya.

Dalam rekaman yang beredar, bocah tersebut terlihat menangis seiring teman-temannya secara bergantian menamparnya. Secara tak terduga, sang guru secara aktif mendorong para murid untuk memukuli anak tersebut “dengan benar,” bahkan mendapatkan respon tawa dari seorang pria.

Video ini segera mencuri perhatia dan memicu kemarahan dari berbagai kalangan masyarakat. Polisi distrik Muzaffarnagar segera merespons dengan memulai penyelidikan untuk mengungkap kebenaran di balik adegan kekerasan yang terjadi di sekolah tersebut.

Inspektur polisi Muzaffarnagar, Satyanarayan Prajapat, mengungkapkan bahwa guru tersebut mengklaim bahwa ia meminta para murid untuk memukuli bocah tersebut karena tidak bisa “mengingat jadwal pelajaran.”

“Guru perempuan itu menyatakan: ‘Ketika ibu-ibu siswa Muslim tidak memperhatikan studi anak-anak mereka, kinerja mereka hancur.'” kata Prajapat.

Sementara guru tersebut mengklaim mendapatkan instruksi dari ayah bocah tersebut untuk menghukumnya. Ia juga mengatakan bahwa ia tidak mampu melakukan tindakan tersebut sendiri karena kondisinya yang cacat. Oleh karena itu, ia meminta beberapa anak murid untuk melakukan tindakan tersebut sebagai bentuk pendisiplinan.

Meskipun video ini telah memicu kecaman luas dan kontroversi, hingga saat ini guru tersebut belum menghadapi tuntutan hukum secara resmi. Di samping itu, sekolah tempat insiden ini terjadi telah diminta untuk ditutup sebagai tanggapan atas kejadian ini.

Politisi oposisi terkemuka, Rahul Gandhi, menyuarakan kritik tajam terhadap aksi kejam ini.

Melalui media sosial, Gandhi berbicara, “Mengubah lembaga suci seperti sekolah menjadi tempat penyebaran kebencian adalah perbuatan terburuk yang bisa dilakukan oleh seorang pendidik terhadap negara.”

Gandhi juga mengarahkan tanggung jawab kepada partai berkuasa di India, Bharatiya Janata Party (BJP), yang menurutnya telah memperburuk ketegangan komunal di negara tersebut. Ia menulis, “BJP telah memicu api yang sama yang telah membakar sudut-sudut India.”

BJP sendiri belum memberikan tanggapan resmi terkait tuduhan ini. Namun demikian, partai tersebut telah lama mengklaim bahwa mereka tidak melakukan diskriminasi terhadap minoritas dan memperlakukan seluruh warga negara dengan adil.

Peristiwa tragis ini terjadi dalam konteks ketegangan komunal yang semakin meningkat di India dalam beberapa tahun terakhir. Studi yang dilakukan oleh ekonom Deepankar Basu mencatat lonjakan drastis dalam kejahatan berbasis ras terhadap minoritas di India sejak tahun 2014, terutama setelah kemenangan BJP. (ad)

Tags: India Internasional Kriminal

Continue Reading

Previous: Berjasa Kepada Negara Jadi Alasan MA Sunat Hukuman Mati Ferdy Sambo
Next: Lagi Asyik Nyabu di Pangkalan Pasir, Dua Pemuda di Rasau Jaya Diciduk Polisi

Related Stories

IMG_8061
  • Lokal
  • News

Pulang Haji, Khusnul Khatimah Bawa 20 Boneka Unta Untuk Anak

Editor PI 17/06/2026
d6bc6015-121f-41c8-9b33-fe7b3d075e41
  • Lokal
  • News

PAD Pontianak 2025 Tembus Target, Pemkot Fokus Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak

Editor PI 17/06/2026
IMG_8019
  • Lokal
  • News

Duka Haryono, Rumahnya di Sungai Kakap Hangus Terbakar Saat Anak Sedang Kuliah Daring

Editor PI 17/06/2026

Berita Terbaru

  • Pulang Haji, Khusnul Khatimah Bawa 20 Boneka Unta Untuk Anak 17/06/2026
  • PAD Pontianak 2025 Tembus Target, Pemkot Fokus Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak 17/06/2026
  • Duka Haryono, Rumahnya di Sungai Kakap Hangus Terbakar Saat Anak Sedang Kuliah Daring 17/06/2026
  • Sidang Perdana Korupsi Dana Hibah SMA Mujahidin Pontianak Memanas, Terdakwa Mengaku Tak Paham Dakwaan 17/06/2026
  • Pontianak Dukung Sensus Ekonomi 2026 Berkualitas 16/06/2026
  • SMPN 8 Pontianak Kembangkan Sekolah Hijau Berbasis Digital Lewat Program Digulis Ceria 16/06/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

IMG_8061
  • Lokal
  • News

Pulang Haji, Khusnul Khatimah Bawa 20 Boneka Unta Untuk Anak

Editor PI 17/06/2026
d6bc6015-121f-41c8-9b33-fe7b3d075e41
  • Lokal
  • News

PAD Pontianak 2025 Tembus Target, Pemkot Fokus Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak

Editor PI 17/06/2026
IMG_8019
  • Lokal
  • News

Duka Haryono, Rumahnya di Sungai Kakap Hangus Terbakar Saat Anak Sedang Kuliah Daring

Editor PI 17/06/2026
Screenshot
  • Lokal
  • News

Sidang Perdana Korupsi Dana Hibah SMA Mujahidin Pontianak Memanas, Terdakwa Mengaku Tak Paham Dakwaan

Editor PI 17/06/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.